By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Pakai Ban Kapten Pelangi, Selebritis FC Klarifikasi Bantah Dukung LGBT
HeadlineTrending

Pakai Ban Kapten Pelangi, Selebritis FC Klarifikasi Bantah Dukung LGBT

akurasi 2019
Last updated: Mei 26, 2022 4:35 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Pakai Ban Kapten Pelangi, Selebritis FC Klarifikasi Bantah Dukung LGBT
Ilustrasi ban kapten pelangi. (AFP/CHRISTOF STACHE)
SHARE

Gegara pakai ban kapten pelangi saat bertanding, Selebritis FC viral. Selebritis FC mengaku tak sengaja pakai ban kapten pelangi.

Akurasi.id, Jakarta – Selebritis FC melalui Darius Sinathrya membuat klarifikasi soal penggunaan ban kapten pelangi dalam pertandingan ekshibisi di pembukaan Stadion Internasional Banten, Senin (9/5).

Dalam peresmian itu Selebritis FC dijadwalkan menghadapi Banten FC pada pukul 19:30 WIB. Akan tetapi karena kendala non-teknis, laga itu mundur sehingga muncul insiden penggunaan ban kapten pelangi.

Dalam dunia sepak bola penggunaan ban kapten pelangi merupakan simbol dukungan kesetaraan terhadap LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Penggunaan ban kapten itu terlihat dalam unggahan di Instagram Selebritis FC pada 12 Mei, yang akhirnya menuai kontroversi dan protes.

Maraknya komplain masyarakat membuat Selebritis FC membuat klarifikasi pada Kamis (26/5) atau lebih dari dua pekan usai pertandingan.

“Saya harus bikin video klarifikasi. Saya pertama-tama atas nama pribadi dan juga Selebritis FC mau minta maaf buat teman-teman semua atas hal yang terjadi, dan juga kami ingin minta maaf kepada panitia Pemprov Banten, Pak Kadis, Pak Gubernur yang telah mengundang kami dan akhirnya harus terlibat dalam situasi seperti ini,” ujar Darius.

“Yg pasti teman-teman, dari saya atau dari Selebritis FC tidak ada niat atau intensi untuk mengampanyekan apa yang teman-teman tuduhkan. Apa yang teman-teman sampaikan, apa yang teman-teman tuduhkan di komentar itu tidak ada,” ucap Darius menambahkan.

Menurut Darius penggunaan ban kapten pelangi itu semata-mata karena ketidaktahuan dan kurangnya ketelitian karena situasi sebelum pertandingan yang rumit.

“Karena kita diundang untuk bisa main itu sekitar jam 19:30 tapi kita baru bisa masuk stadion itu jam 23:00 karena jalanan begitu macet, dan jadi beban buat kami karena kami diundang dan tentu kami sudah ditunggu masyarakat di Stadion Internasional Banten,” tutur Darius.

[irp]

Lupa Bawa Ban Kapten

Karena waktu yang singkat dan mepet itu skuad Selebritis FC harus minta maaf kepada warga yang hadir dengan keliling stadion, termasuk menyalami tim lawan.

“Saya biasanya selain Judika Presiden Selebritis FC yang kebetulan tidak hadir diminta jadi kapten tim, karena lupa bawa ban kapten, ada Coach Shin (Hyun Joon) yang inisiatif mengambil ban kapten yang dibawa dan dipasangkan sama Coach Shin,” ucap Darius.

“Kejadiannya cepat sekali dan kita enggak sadar apa yg terjadi. Ada puluhan panitia di sana, ada perangkat pertandingan, ada dua tim yg main sama kita,
tidak ada satu pun yang menegur, tidak ada yang minta dilepas. Kita benar-benar tidak sadar sampai pertandingannya selesai,” kata Darius melanjutkan.

Dalam video itu Shin Hyun Joon yang juga mantan pemain beberapa klub Indonesia: PSM Makassar hingga Deltras Sidoarjo meminta maaf atas insiden itu.

“Saya juga mohon maaf buat kepada teman-teman Selebritis FC dan di seluruh Indonesia. Awalnya saya punya teman yang bikin dan jual ban kapten ke saya. Akhirnya saya pilih-pilih warna, awalnya saya pilih yang putih dan hijau, kedua dia kirim ke saya yang pelangi, menurut saya yang bagus warna pelangi. Saya gak tahu di Indonesia ada masalah apa, saya cuma pilih yang bagus,” kata Shin. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:LGBTSelebritis FCStadion International BantenTrending
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ragam Pakaian Adat Warnai Upacara Perdana di Ibu Kota Nusantara: Semangat Kebersamaan Menuju Indonesia Emas
HeadlinePeristiwa

Ragam Pakaian Adat Warnai Upacara Perdana di Ibu Kota Nusantara: Semangat Kebersamaan Menuju Indonesia Emas

By
akurasi 2019
Jonatan Christie Kalah dari Shi Yu Qi di BWF World Tour Finals 2024, Ini Kata Jojo Usai Pertandingan
OlahragaTrending

Jonatan Christie Kalah dari Shi Yu Qi di BWF World Tour Finals 2024, Ini Kata Jojo Usai Pertandingan

By
Wili Wili
Pertamina Duga Penyelewengan Industri Sawit dan Pertambangan, Alasan Solar Langka
HeadlineTrending

Pertamina Duga Penyelewengan Industri Sawit dan Pertambangan, Alasan Solar Langka

By
akurasi 2019
Proliga 2025 Memanas: Jakarta Popsivo Polwan vs Pertamina Enduro Penentu Tiket Grand Final, LavAni Tantang Bhayangkara Presisi
OlahragaTrending

Proliga 2025 Memanas: Jakarta Popsivo Polwan vs Pertamina Enduro Penentu Tiket Grand Final, LavAni Tantang Bhayangkara Presisi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?