By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > UAS Tanggapi Tudingan Singapura Soal Ekstremisme dan Cap Kafir
HeadlineTrending

UAS Tanggapi Tudingan Singapura Soal Ekstremisme dan Cap Kafir

akurasi 2019
Last updated: Mei 19, 2022 1:54 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
UAS Tanggapi Tudingan Singapura Soal Ekstremisme dan Cap Kafir
Ustaz Abdul Somad. (CNN Indonesia)
SHARE

UAS tanggapi tudingan Singapura yang menganggap ceramahnya Ekstremisme dan cap kafir. UAS tanggapi tudingan Singapura bahwa materi ceramahnya sudah sesuai ajaran Islam.

Akurasi.id, Jakarta – Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro terhadap ekstremisme sehingga tertolak untuk masuk ke dalam negara tersebut.

Ia mengatakan, semua yang ia sampaikan dalam materi ceramahnya selama ini sudah sesuai dengan ajaran agama Islam.

“Kalau menganggap itu sebagai ekstremis, sebagai segregasi, maka biarlah semua orang mengatakan itu, karena itu bagian dari ajaran agama. Saya akan tetap mengajar,” kata UAS dalam sebuah video unggahan di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (18/5).

UAS mencontohkan materi ceramahnya soal martir bunuh diri. Baginya materi itu berdiri dalam konteks perang antara Palestina dengan Israel. Ia juga mengklaim materi dakwah yang ia ucapkan memiliki dasar dari para ulama.

“Masalah tentang martir bunuh diri. Itu konteks di Palestina ketika tentara Palestina tidak punya alat apa pun untuk membalas serangan Israel dan itu bukan pendapat saya. Saya menjelaskan pendapat ulama, dan konteksnya saya menyampaikan itu di dalam masjid, menjawab pertanyaan jemaah,” kata dia.

Tak hanya itu, UAS juga menjelaskan soal materi ceramah jin yang berada dalam patung. Ia mengklaim pernyataan itu berlandaskan pada hadis nabi. Hadis nabi itu, kata dia, mengatakan bahwa malaikat tak akan masuk ke rumah yang terdapat patung.

“Innal malaikata, malaikat, la tadkhulul buyut, tidak masuk ke dalam rumah, fiha tamasil, di dalam rumah itu ada patung. Kenapa tidak mau malaikat masuk? Karena malaikat tidak masuk satu majelis dengan jin. Bukan malaikat itu takut. Dia tidak mau kotor. Itulah maka di rumah orang Islam tak boleh ada patung,” ucap dia.

Beranjak ke materi ceramah soal Kafir. Ia berpendapat bahwa istilah kafir merupakan istilah dalam ajaran agama Islam yang artinya ingkar. Karena itu, Ia tak mau menghilangkan istilah tersebut karena sudah termuat dalam ajaran Islam.

“Kan siapa saja yang tidak percaya Nabi Muhammad adalah rasul utusan Allah, maka dia adalah. Dan saya ini kafir. Saya tidak percaya kepada ajakan iblis dan setan, maka saya ini kafir. Kafir itu artinya ingkar. Itu adalah istilah dalam agama, agama kita. Masak kita hilangkan istilah-istilah agama hanya karena tidak mau orang lain tersinggung,” kata dia.

[irp]

Tak Berhenti Dakwah Meski Banyak Penolakan

Di sisi lain, UAS mengaku tak akan berhenti melakukan dakwah meski terjadi insiden penolakan di Singapura. Ia juga tak akan berhenti untuk menyampaikan materi ceramah yang sudah sesuai dengan ajaran Islam.

Ia turut mencontohkan materinya soal babi, minuman keras dan perilaku LGBT sebagai tindakan haram sudah sesuai dengan ajaran Islam. Ia pun tak mempersoalkan tak boleh masuk ke suatu negara bila pemerintah negara tersebut mempersoalkan materi ceramahnya tersebut.

“Nanti bisa aja keluar peraturan, ‘Anda tidak boleh, kenapa? Karena mengatakan khamar haram, karena kita suka minum khamar. Anda tidak boleh masuk ke negara kami karena kami homo dan lesbi, Anda menolak itu’. Itu kan ajaran agama kita. Saya tidak pernah berhenti mengajarkan ajaran itu,” kata dia.

UAS ditolak masuk ke Singapura oleh otoritas setempat. Kementerian Dalam Negeri Singapura menganggap UAS menyebarkan ajaran yang pro ekstremis dan segregasi. Singapura juga menyampaikan kritik terhadap pernyataan UAS yang pernah membahas soal bom bunuh diri dalam ceramahnya.

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,” mengutip situs resmi Kemendagri Singapura. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:DeportasiSingapuraTrendingUAS
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KJRI Jeddah: Saudi Izinkan Sinovac untuk Jemaah Umrah
Trending

KJRI Jeddah: Saudi Izinkan Sinovac untuk Jemaah Umrah

By
Devi Nila Sari
Gegara Zoom Meeting 'Lemot,' Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah
HeadlineTrending

Gegara Zoom Meeting ‘Lemot,’ Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah

By
Devi Nila Sari
Nikita Mirzani Sakit Gigi, Sidang Kasus TPPU Ditunda
SelebritisTrending

Nikita Mirzani Sakit Gigi, Sidang Kasus TPPU Ditunda

By
Wili Wili
Anggota DPR RI Irwan saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
HeadlineParlemenRagam

Apresiasi Rencana Kemah Jokowi di IKN, Irwan: Waspada Pohon Eukaliptus

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
  • tonidunlap.com
  • slot apk RK88
  • Apk Slot Paling Gacor
  • Kontak Agen Slot Resmi
  • Ketentuan Situs Slot Apk
  • link slot apk gacor hari ini
  • Range Hood
  • Update Terbaru Link Slot Apk Mahjong Terbaru Simak Cara Paling Gacor Agar Bisa Maxwin
  • Surga Langit
  • Data Live Draw
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?