By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Netizen Marah Gegara Cuitan ‘Allahmu Lemah’ Ferdinand Hutahaean
Headline

Netizen Marah Gegara Cuitan ‘Allahmu Lemah’ Ferdinand Hutahaean

akurasi 2019
Last updated: Januari 5, 2022 3:59 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Netizen Marah Gegara Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean
Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean Picu Amarah Netizen. (tangkapan layar dari twitter)
SHARE
Netizen Marah Gegara Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean
Cuitan ‘Allahmu Lemah’ Ferdinand Hutahaean Picu Amarah Netizen. (tangkapan layar dari twitter)

Akurasi.id, Jakarta – Ramai tagar #TangkapFerdinand di media sosial terutama Twitter. Saat ini, Rabu (5/1/2022) tagar itu menempati posisi pertama trending topic dengan lebih dari 29 ribu tweet terlontar. Netizen marah gegara cuitan ‘Allahmu Lemah’ dari Ferdinan Hutahaean.

Seperti diberitakan, dalam akun Twitternya @FerdinandHaean3, dia sempat mencuit soal ‘Allahmu ternyata lemah’. Cuitan itu dibuat Selasa (4/1) kemarin. Namun cuitan itu kini sudah dihapus. Namun tetap saja netizen marah gegara cuitan tersebut.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah, harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” bunyi cuitan Ferdinand.

“Ini sih benar benar nantangin nih… Yth. Pak Kapolri @ListyoSigitP, mohon orang ini Ferdinand Hutahaean diproses hukum dan masukkan ke penjara aja.
Ini jelas dan meyakinkan PENISTAAN AGAMA ISLAM,” tulis seorang netizen.

[irp]

“#FerdinandHutahaean sudah offside, memasuki ranah yg salah. Kini dia ketakutan meminta maaf, boleh dimaafkan tapi proses hukum tetap harus berjalan.
@ListyoSigitP,” sebut yang lain.

“Tolong se tolong tolongnya bg.. Penjarakan dia bg.. Ini yg namanya membuat kegaduhan publik bg… Apakah bisa cepat dia di proses Ferdinand Hutahaean ini?” demikian bunyi komentar berikutnya.

“Ferdinand H tau nya apa ya, ngaku pling NKRI tp gk ngerti NKRI sok pling pancasilais tp gk ngerti pancasila…. sok pling ngotot bicara lmbang negara tp gk prnh tau tentang garuda.”

Ferdinand sendiri telah melakukan penjelasan terhadap cuitan yang menghebohkan itu. Dia mengaku cuitannya itu adalah dialog imajiner.

[irp]

“Jadi pertama cuitan saya itu tidak sedang menyasar kelompok tertentu, agama tertentu, orang tertentu, atau kaum tertentu. Tapi dalam kondisi down kemarin, saya juga hampir pingsan. Saya tidak perlu bercerita masalah saya apa. Tapi itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya, bahwa ketika saya down, pikiran saya berkata kepada saya, ‘Hei, Ferdinand, kau akan hancur, Allahmu lemah tidak akan bisa membela kau, tapi hati saya berkata, oh tidak hey pikiran, Allahku kuat, tidak perlu dibela, saya harus kuatlah’. Kira-kira seperti itu intinya,” kata Ferdinand Hutahaean. (*)

Sumber: Detik.com

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:“Allahmu Lemah”Cuitan FerdinandHeadlineTrending Topic
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi 8+4+5, Target Pertumbuhan 5,2% Persen di 2025
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi 8+4+5, Target Pertumbuhan 5,2% Persen di 2025

By
Wili Wili
Akibat Tanggul Jebol, Banjir Rob Rendam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
HeadlinePeristiwa

Akibat Tanggul Jebol, Banjir Rob Rendam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

By
akurasi 2019
Dipaksa Masuk Kamar, Anak 13 Tahun di Bontang Menjadi Korban Rudapaksa
HeadlineHukum & KriminalNews

Dipaksa Masuk Kamar, Anak 13 Tahun di Bontang Menjadi Korban Rudapaksa

By
Devi Nila Sari
Prabowo Puji Intelijen Australia, Sepakati Perjanjian Keamanan Baru dengan PM Anthony Albanese
HeadlineKabar Politik

Prabowo Puji Intelijen Australia, Sepakati Perjanjian Keamanan Baru dengan PM Anthony Albanese

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?