By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Gegara Tak Tepuk Tangan, Gubernur Sumut Jewer dan Usir Pelatih PON
Headline

Gegara Tak Tepuk Tangan, Gubernur Sumut Jewer dan Usir Pelatih PON

akurasi 2019
Last updated: Desember 29, 2021 10:43 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Gegara Tak Tepuk Tangan, Gubernur Sumut Jewer dan Usir Pelatih PON
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. (inews.id)
SHARE
Gegara Tak Tepuk Tangan, Gubernur Sumut Jewer dan Usir Pelatih PON
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. (inews.id)

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menjewer dan usir pelatih PON gegara tak tepuk tangan. Tindakan Edy menjewer dan mengusir pelatih PON gegara tak tepuk tangan ini pun ramai diperbincangkan di media sosial.

Akurasi.id, Jakarta – Rekaman video Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjewer lalu mengusir pelatih biliar Sumut untuk tim PON di Papua, Khoirudin (Choki) Aritonang pada Senin (27/12) gegara tak tepuk tangan viral di media sosial.

Dalam cuplikan rekaman yang tersebar tersebut terlihat itu Edy sedang memberikan sambutan dalam acara penyerahan tali asih kepada atlet PON di rumah dinas gubenur Sumut, Medan. Dia lalu memanggil salah seorang peserta karena tak tepuk tangan, dan memanggilnya naik ke atas panggung.

[irp]

Edy lalu menanyakan identitas sosok tersebut dari mulai asal hingga posisinya di dalam kontingen. Choki kemudian menjawab dirinya adalah pelatih.

“Pelatih tak tepuk tangan. Tak cocok jadi pelatih ini,” kata Edy sambil menjewer pelatih biliar itu.

Terdengar tawa di antara hadirin. Namun sesaat kemudian suasana terdengar tegang setelah Edy mengusir pelatih itu dari ruangan. Edy Rahmayadi meminta agar pelatih itu tak berada di dalam ruangan.

“Tak usah dipakai lagi. Kau langsung keluar. Tak usah di sini,” ucap Edy dalam rekaman video tersebut.

Sehari kemudian, Edy menjawab singkat alasan dirinya menjewer pelatih biliar tersebut.

“Jewer sayang itu,” ujar Edy saat ditanya soal aksinya itu, Selasa (28/12).

Terpisah, Choki mengatakan marah-marahnya Edy pada dirinya hanya karena tak tepuk tangan itu adalah sikap emosional pemimpin yang tidak jelas.

“Marah-marah, maki-maki tak nyambung, itu kan aneh, emosional tidak jelas. Kalau marah-marah, maki-maki tapi dunia olahraga maju, ya bagus, ini kan tidak,” ujar Choki kepada wartawan, Selasa.

Choki pun menyanggah dirinya diusir, melainkan memilih keluar setelah dijewer dan merasa dihina Edy.

[irp]

“Aku bukan diusir, tapi keluar saja aku setelah dimaki-maki. Bukan aku saja yang dimaki, hampir semua orang di ruangan itu dimarah-marahinya,” tuturnya.

Choki juga mengaku bingung kenapa dirinya harus tepuk tangan saat Edy bicara. Choki mengatakan hal disampaikan Edy biasa saja sehingga dia tidak bertepuk tangan.

“Aku bingungnya apa yang harus ditepuk tangankan dari beliau? Toh, semua-semuanya biasa saja, jadi kenapa hanya karena tidak tepuk tangan jadi kena marah di depan orang ramai?” ucapnya.

[irp]

Dia menyebut biliar jarang mendapat perhatian dari Pemprov Sumut. Choki mengatakan hal ini menjadi salah satu alasan cabang biliar tidak mendapatkan medali emas saat PON Papua yang lalu.

“Minus perhatian terhadap dunia olahraga, tapi gila hormat dan tepukan tangan dari pegiat olahraga. Hal spektakuler apa dibuatnya sehingga penting kali tepuk tangan?” jelasnya. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Biliar SumutEdy Jewer Pelatih BiliarHeadlinePelatih Biliar Dijewer
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • https://hardcore.xvideosfap.cc/ berkata:
    Oktober 19, 2026 pukul 11:35 pm

    Hey there, I think your blog might be having browser compatibility issues.
    When I look at your website in Ie, it looks fine but when opening in Internet Explorer,
    it has some overlapping. I just wanted to give you a quick heads up!
    Other then that, excellent blog! xnxx

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Joe Biden Mundur Kamala Harris di Ujung Tanduk Sebagai Pengganti
HeadlineParlemen

Joe Biden Mundur Kamala Harris di Ujung Tanduk Sebagai Pengganti

By
akurasi 2019
Korlantas Polri Terapkan One Way Arus Balik Lebaran 2026, Ini Tahapan dan Lokasinya
HeadlinePeristiwa

Korlantas Polri Terapkan One Way Arus Balik Lebaran 2026, Ini Tahapan dan Lokasinya

By
Wili Wili
Dugaan Desainer Arnold Putra Terlibat Sindikat Pengiriman Organ Manusia Ilegal
HeadlineHukum & Kriminal

Dugaan Desainer Arnold Putra Terlibat Sindikat Pengiriman Organ Manusia Ilegal

By
akurasi 2019
Gas Air Mata di Tamansari Merembet ke Unisba dan Unpas, Polisi Klarifikasi
HeadlinePeristiwa

Gas Air Mata di Tamansari Merembet ke Unisba dan Unpas, Polisi Klarifikasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?