By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Tutup Pintu Bagi Afrika, Upaya Negara-negara Cegah Covid-19 Varian Botswana
HeadlineTrending

Tutup Pintu Bagi Afrika, Upaya Negara-negara Cegah Covid-19 Varian Botswana

Devi Nila Sari
Last updated: November 27, 2021 2:35 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Tutup Pintu Bagi Afrika, Upaya Negara-negara Cegah Covid-19 Varian Botswana
Ilustrasi. Sejumlah negara bersiap mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Botswana dengan menutup pintu bagi pendatang dari negara-negara Afrika. (AP/Bianca De Marchi)
SHARE
Tutup Pintu Bagi Afrika, Upaya Negara-negara Cegah Covid-19 Varian Botswana
Ilustrasi. Sejumlah negara bersiap mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Botswana dengan menutup pintu bagi pendatang dari negara-negara Afrika. (AP/Bianca De Marchi)

Akurasi.id — Sejumlah negara bersiap mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Botswana dengan tutup pintu bagi Afrika. Melarang pendatang dari negara-negara Afrika Selatan masuk.
Sebelumnya, diketahui bahwa temuan Covid-19 varian baru B.1.1.529 atau dinamakan WHO, Omicron, pertama kali ditemukan di Botswana.

Inggris menjadi negara pertama yang mengumumkan larangan tersebut pada Kamis (25/11) waktu setempat, dengan menghentikan sementara perjalanan dari Afrika Selatan dan beberapa negara tetangganya mulai Jumat (26/11) kemarin.

Pemerintah Inggris mengaku khawatir varian baru Covid-19 yang jago bermutasi ini dapat menurunkan efektivitas vaksin.

Pada hari yang sama, Israel juga mengumumkan bahwa negaranya melarang warga untuk pergi ke Afrika Selatan. Selain itu, pendatang dari Afrika Selatan juga tak boleh memasuki Israel, seperti dilansir Reuters.

Pemerintah Israel juga melarang warganya untuk pergi ke negara-negara daftar merah, kecuali bila mendapatkan izin khusus dari Kementerian Kesehatan Israel.

Tak hanya itu, masyarakat yang baru datang dari negara-negara tadi harus melakukan karantina selama tujuh sampai 14 hari.

Jepang juga memutuskan memperketat perbatasan negara itu dengan lima negara Afrika pada Jumat (26/11). Begitu pula Jerman hanya akan mengizinkan masuk warga Jerman yang berada di Afrika untuk kembali ke negara asalnya.

[irp]

Sementara itu, Indonesia mengantisipasi munculnya varian baru tersebut dengan menutup penerbangan dari Afrika. Tutup pintu bagi Afrika.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menyebut Indonesia baru menerima Warga Negara Asing (WNA) dari 19 negara.

“Antisipasi kami masih sama, karena aturan WNA yang masuk ke Indonesia kan juga masih terbatas di 19 negara,” kata Nadia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (26/11).

WNA yang diperbolehkan masuk Indonesia di antaranya berasal dari Saudi Arabia, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

[irp]

Nadia juga mengatakan varian yang disebut lebih ganas menular itu belum terdeteksi di Indonesia.

“Belum [ditemukan] ya, belum masuk Indonesia,” kata Nadia.

Yang terbaru, Brasil juga menyatakan akan menutup perbatasannya untuk pelancong yang datang dari enam negara selatan Afrika. Keenam negara itu adalah: Afrika Selatan, Eswatini, Lesotho, Namibia, Botswana, dan Zimbabwe.

Pada Jumat (26/11) waktu setempat, kepala staf Presiden Jair Bolsonaro mengatakan pembatasan ini untuk memerangi Covid-19 varian Omicron atau Botswana yang baru diidentifikasi dari virus corona.

“Brasil akan menutup perbatasan udaranya ke enam negara di Afrika karena varian virus corona baru,” tulis Kepala Staf Ciro Nogueira dalam sebuah unggahan Twitter, seperti dikutip Reuters.

[irp]

“Kami akan melindungi warga Brasil dalam fase baru pandemi di negara ini. Pemberitahuan resmi akan diterbitkan besok dan akan mulai berlaku pada hari Senin.”

Sebelumnya para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi yakni B.1.1529 atau lebih dikenal sebagai varian Botswana. Varian Covid-19 satu ini disebut lebih menular karena lebih mudah menginfeksi sel manusia.

Varian B.1.1.529 atau Covid-19 varian Botswana memiliki setidaknya 10 mutasi. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan dua mutasi untuk varian Delta dan tiga mutasi untuk varian Beta. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:Covid-19HeadlineTutup PintuVarian Botswana
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sesalkan pernyataan kontroversial Edy Mulyadi, Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi beri tanggapan - Akurasi.id
Trending

Pernyataan Kontroversial Edy Mulyadi, PWI Kaltim: Menyakiti Hati Warga Kaltim

By
Devi Nila Sari
Fariz RM Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sudah Keempat Kalinya
Hukum & KriminalTrending

Fariz RM Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sudah Keempat Kalinya

By
Wili Wili
Update Terbaru Konflik Israel-Palestina: Reaksi Negara Arab dan Dampaknya pada Pasar Global
HeadlineTrending

Update Terbaru Konflik Israel-Palestina: Reaksi Negara Arab dan Dampaknya pada Pasar Global

By
akurasi 2019
KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT Suap Pemeriksaan Pajak di Jakut
HeadlinePeristiwa

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT Suap Pemeriksaan Pajak di Jakut

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?