By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Ribuan Nakes di Singapura Mundur, Lelah Hadapi Lonjakan Corona
HeadlineTrending

Ribuan Nakes di Singapura Mundur, Lelah Hadapi Lonjakan Corona

Devi Nila Sari
Last updated: November 3, 2021 3:05 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Ribuan Nakes di Singapura Mundur, Lelah Hadapi Lonjakan Corona
Seorang pekerja medis menyiapkan jarum suntik di pusat vaksinasi COVID-19 di Singapura. (Edgar Su/REUTERS)
SHARE
Ribuan Nakes di Singapura Mundur, Lelah Hadapi Lonjakan Corona
Seorang pekerja medis menyiapkan jarum suntik di pusat vaksinasi COVID-19 di Singapura. (Edgar Su/REUTERS)

Akurasi.id – Tenaga kesehatan (nakes) di Singapura mulai ‘rontok’. Jumlah nakes di Singapura yang mengundurkan diri di tengah lonjakan corona makin banyak.

“Tingkat pengunduran diri petugas kesehatan tahun ini naik di tengah krisis tenaga kerja di rumah sakit,” kata Menteri Kesehatan Singapura Janil Puthucheary dikutip dari Channel News Asia, Rabu (3/11).

Sekitar 1.500 nakes di Singapura mengundurkan diri pada paruh pertama tahun 2021. Padahal sebelum pandemi COVID-19 jumlah nakes yang mundur rata-rata 2000an per tahun. Yang lebih banyak mundur adalah nakes warga negara asing. Jumlahnya hampir 500 dokter maupun perawat.

“Dibandingkan dengan sekitar 500 pada keseluruhan tahun 2020 dan sekitar 600 pada tahun 2019,” kata dia. Pengunduran diri ini sebagian besar diajukan karena alasan pribadi. Untuk migrasi atau pindah kembali ke negara asal mereka.

Putchueary menggambarkan, kondisi nakes di Singapura seperti menghadapi maraton yang tidak berujung. Mereka lelah dan waktu bekerja mereka semakin tidak masuk akal.

“Orang-orang kami kelelahan secara fisik, mental, emosional – apakah mereka akan mengakuinya atau tidak.”

“Oleh karena itu, tidak mengherankan jika tingkat pengunduran diri meningkat tahun ini,” kata Dr Puthucheary.

[irp]

Singapura kini tengah menghadapi gelombang COVID-19 kedua. Kasusnya terus meroket bahkan menyentuh rekor tertinggi sejak awal pandemi sebanyak 5.324 kasus pada Rabu (27/10) lalu. Keterisian ICU pun hampir menyentuh 80 persen.

Prof Zubairi: Lelah Fisik dan Mental

Tenaga kesehatan (nakes) di Singapura mulai ‘rontok’. Jumlah yang mengundurkan diri di tengah lonjakan corona makin banyak, bahkan menyentuh 1.500-an orang hanya dalam 6 bulan. Hal ini tentu harus menjadi perhatian Indonesia. Saat ini memang kasus di sini sedang melandai, tapi ancaman lonjakan selalu ada.

“Singapura krisis pekerja kesehatan. 1500 pekerja mundur, termasuk dokter dan perawat asing (2021). Sebagian besar mereka tidak bisa ambil cuti,” kata Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban dalam akun Twitternya, dikutip Rabu (3/11).

[irp]

Zubairi mengatakan, dalam situasi lonjakan corona nakes pasti kewalahan. Bahkan untuk negara seperti Singapura yang sistem kesehatannya sudah baik.

“Perawat bekerja 175 jam per bulan (September). Peningkatan faskes menjadi beban berat pekerja,” jelasnya.

“Lelah fisik, mental, dan emosional,” tutup dia. Menteri Kesehatan Singapura Janil Putchueary menggambarkan, kondisi nakes di Singapura seperti menghadapi maraton yang tidak berujung. Mereka lelah dan waktu bekerja mereka semakin tidak masuk akal.

“Oleh karena itu, tidak mengherankan jika tingkat pengunduran diri meningkat tahun ini,” kata Dr Puthucheary. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: Kumparan.com

TAGGED:HeadlineLonjakan Covid-19Nakes MundurNakes Singapura
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Saling Memaafkan, Dimas Anggara dan Kiesha Alvaro Akhiri Konflik di Lokasi Syuting
SelebritisTrending

Saling Memaafkan, Dimas Anggara dan Kiesha Alvaro Akhiri Konflik di Lokasi Syuting

By
Wili Wili
Penjual Bakso di Surabaya Laporkan TikTokers ke Polisi atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik
Hukum & KriminalTrending

Penjual Bakso di Surabaya Laporkan TikTokers ke Polisi atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik

By
Wili Wili
Samarinda Gelar Penyekatan, Kendaraan Asal Balikpapan Balik Arah, 65 Orang Push up Usai Tak Pakai Masker
Trending

Samarinda Gelar Penyekatan, Kendaraan Asal Balikpapan Balik Arah, 65 Orang Push up Usai Tak Pakai Masker

By
Devi Nila Sari
Timnas Indonesia Berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Melawan Enam Tim Tangguh Asia
OlahragaTrending

Timnas Indonesia Berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Melawan Enam Tim Tangguh Asia

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?