By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Dicopot Kapolri, Ini Daftar Pelanggaran Para Kapolres
HeadlineTrending

Dicopot Kapolri, Ini Daftar Pelanggaran Para Kapolres

Devi Nila Sari
Last updated: November 2, 2021 2:18 pm
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Dicopot Kapolri, Ini Daftar Pelanggaran Para Kapolres
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
SHARE
Dicopot Kapolri, Ini Daftar Pelanggaran Para Kapolres
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

Akurasi.id — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi ratusan perwira tinggi dan perwira menengah Korps Bhayangkara pada akhir Oktober 2021. Rotasi itu dilakukan sebagai penyegaran organisasi dan pencopotan sejumlah pejabat bermasalah. Tercatat daftar pelanggaran para Kapolres yang dimutasi tersebut.

Mutasi itu termaktub dalam empat surat telegram (STR) yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri pada 31 Oktober. Total 173 perwira yang dimutasi.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa hal tersebut senada dengan semangat Listyo membenahi internal Polri dengan memotong pimpinan di suatu kesatuan yang bermasalah.

“Ya, Benar (penerbitan telegram). Penyegaran organisasi dan Komitmen Bapak Kapolri yang salah dicopot,” kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (1/11).

Tercatat dari keseluruhan telegram, ada tujuh pejabat yang dicopot dari jabatannya dalam rangka evaluasi. Mereka ialah Dirpolairud Polda Sulbar, Kombes Pol Franciscus X. Tarigan yang dipindah sebagai Pamen Pelayanan Markas (Yanma) Polri.

Lalu sejumlah Kapolres, seperti Kapolres Labuhan Batu Polda Sumut AKBP Deni Kurniawan; Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Adriansyah; Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiyarso; Kapolres Nganjuk AKBP Jimmy Tana; Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar; dan Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin.

Evaluasi jabatan itu terkait dengan beberapa kasus yang melibatkan polisi beberapa hari terakhir. Tercatat pula daftar pelanggaran para Kapolres, Misalnya, Kapolres Luwu Utara dicopot usai Kasat Reskrim AKP Amri diduga menembak tersangka kasus penganiayaan dan pembakaran yang sempat buron berinisial IL (30) saat sudah ditangkap.

[irp]

Kasus ini terjadi pada 9 Oktober 2021 lalu. Pelanggaran itu berbuntut panjang hingga akhirnya Kasat Reskrim dicopot dari jabatannya. Kini Kapolri turut mencopot Kapolres sebagai pimpinan di Polres tersebut. Kemudian, Kapolres Nunukan dicopot usai kedapatan menganiaya seorang anak buahnya yang merupakan bintara di Polres. Aksi itu terekam kamera CCTV yang disebar oleh korban.

Pemicu pemukulan terjadi saat Kapolres tengah mengikuti acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKBG) melalui video conference dengan Mabes Polri dan Polda Kaltara. Namun, di tengah acara terdapat gangguan teknis yang membuat ia memanggil korban. Korban tak merespons hingga akhirnya Kapolres tak terima dan melakukan pemukulan.

Kemudian, Kapolres Tebingtinggi dicopot imbas dari viralnya video sang istri Eci Agus Sugiyarso yang menari sambil pamer segepok uang di media sosial. Video itu diunggah oleh stafnya dan menjadi viral.

Eci dan sang suami yang merupakan anggota Polri dianggap memiliki tanggung jawab dalam bergaya hidup. Hal itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM, keluarga Polri dilarang menunjukkan gaya hidup yang hedonis.

[irp]

“Komitmen ini jelas untuk melakukan perubahan dan perbaikan untuk menuju Polri yang jauh lebih baik lagi,” ucap Argo.

Argo mengatakan bahwa komitmen Kapolri tersebut dapat menjadi efek jera bagi seluruh personel Polri yang melanggar aturan. Ia menegaskan bahwa semua jajaran di Korps Bhayangkara harus memiliki jiwa kepemimpinan yang mengayomi dan melayani masyarakat serta anggotanya di kesatuan.

Selain pencopotan jabatan, Listyo juga memberikan sejumlah promosi dalam jabatan baru yang lebih tinggi kepada beberapa perwira lain. Ia merotasi total 6 Kapolda berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) dalam telegram tersebut.

Mereka ialah Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Ahmad Dofiri diganti oleh Irjen Suntana. Dofiri didapuk menjadi Kabaintelkam Polri yang ditinggalkan oleh Komjen Paulus Waterpauw. Kemudian Kapolda Sulut, Irjen Nana Sudjana yang kini dipercaya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel). Nana menggantikan Irjen Merdisyam yang diangkat menjadi Wakabaintelkam.

[irp]

Selanjutnya, ada Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nanang Avianto yang menjadi Kapolda Kalteng. Irjen Nanang menggantikan Irjen Dedi Prasetyo yang ditunjuk menjadi Kadiv Humas Polri mengantikan posisi Irjen Argo yang dimutasi sebagai Aslog Kapolri.

Lalu, Kapolda Sultra Irjen Yan Sultra Indrajaya menjadi Kapolda Babel. Posisi Yan akan digantikan oleh Irjen Teguh Pristiwanto. Sebelumnya, Listyo mengultimatum kinerja anak buahnya yang melanggar hukum. Ia menyatakan akan memberi sanksi tegas kepada pemimpin di Polri yang tak bisa menjadi teladan bagi jajaran.

Akibat perbuatan segelintir orang, kata dia, banyak persepsi yang muncul dan menggeneralisasi perbuatan sehingga mengabaikan kebaikan lebih banyak anggota. Ia pun meminta agar hal itu menjadi koreksi.

[irp]

Ia lantas mengutip peribahasa ‘Ikan Busuk Mulai dari Kepala’ saat menutup sekolah pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61 dan Sespimma Polri Angkatan ke-66, di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10).

“Kalau tak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang,” ucap mantan Kabareskrim itu. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlineKapolresMutasi KapolresPelanggaran Kapolres
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Saksikan Parade Kapal Perang TNI AL HUT ke-80 di Teluk Jakarta
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Saksikan Parade Kapal Perang TNI AL HUT ke-80 di Teluk Jakarta

By
Wili Wili
Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara hingga Pegawai, Berikut Gaji dan Fasilitas yang Didapatkan
HeadlineTrending

Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara hingga Pegawai, Berikut Gaji dan Fasilitas yang Didapatkan

By
Redaksi Akurasi.id
Harga Emas Antam Cetak Rekor, Naik Rp13.000 Jadi Rp2,589 Juta per Gram Hari Ini
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Cetak Rekor, Naik Rp13.000 Jadi Rp2,589 Juta per Gram Hari Ini

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Naik Rp 13.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Rabu 10 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik Rp 13.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Rabu 10 Desember 2025

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?