By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Kronologi Insiden Susur Sungai Ciamis, Berawal dari Pramuka
HeadlineTrending

Kronologi Insiden Susur Sungai Ciamis, Berawal dari Pramuka

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 16, 2021 4:02 pm
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Kronologi Insiden Susur Sungai Ciamis, Berawal dari Pramuka
Ilustrasi pencarian SAR di sungai. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
SHARE
Kronologi Insiden Susur Sungai Ciamis, Berawal dari Pramuka
Ilustrasi pencarian SAR di sungai. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Akurasi.id — Kegiatan susur sungai terkait Pramuka di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru Cijantung, di Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat (15/10), membuat 11 siswa meninggal dunia akibat terseret arus. Badan SAR Nasional (Basarnas) menyebut insiden susur sungai tersebut total korban mencapai 21 orang, dengan 10 siswa di antaranya bisa diselamatkan dan 10 lainnya meninggal.

Berdasarkan data dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, insiden siswa tenggelam di Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, itu terjadi pada Jumat (15/10) pukul 13.30 WIB.

“Siswa MTs Harapan Baru Cijantung sedang melaksanakan latihan Pramuka dan kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur. Beberapa jumlah siswa dan guru ada yang turun ke sungai untuk melakukan penyeberangan sungai dan ada sebagian siswa yang tenggelam,” kata Wakil Manajer Pusdalops BPBD Jabar Hadi Rahmat melalui keterangan tertulis, Jumat (15/10).

Informasi yang dihimpun CNNINdonesia.com menyebut kegiatan MTs Harapan Baru Cijantung itu diikuti oleh 150 siswa kelas 7 dan kelas 8. Awalnya, kegiatan Pramuka dilakukan salah satunya jalan menyusuri lingkungan sekitar sekolah dan, di antaranya, ada yang melewati Sungai Cileueur.

Penanggung jawab kegiatan Pramuka adalah Ropiah, selaku pembina Pramuka MTs Harapan Baru, dan Elin, sebagai Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan MTS Harapan Baru.

Namun demikian, kegiatan susur sungai itu minim peralatan keselamatan.

Usai ada insiden tenggelam, tim SAR dari berbagai unsur melakukan pencarian. Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan pihaknya sudah mengevakuasi 21 orang, terdiri dari 10 orang selamat, dan 11 orang meninggal dunia.

[irp]

“Jumlah korban 21 orang siswa siswi, selamat 10 orang, meninggal dunia 11 orang,” kata dia, melalui keterangan persnya dikutip dari Antara, Jumat (15/10) malam.

Korban yang terakhir ditemukan pada pukul 20.30 WIB teridentifikasi seorang perempuan bernama Siti Zahra, dengan korban tewas sebelumnya antara lain Aldo, Fatah, Candra Rizki, Alfian, Khansa, Dea Rizki, Aditya, Kafka, Fahrur, dan Fadzri.

Sementara, korban selamat yang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis adalah Yama dan Fasa. Selanjutnya, korban yang diselamatkan warga namun belum diketahui identitasnya mencapai delapan orang.

[irp]

Deden menyampaikan timnya masih disiagakan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tenggelam atau hilang dalam kejadian tersebut.

“Sampai saat ini tim masih standby di lokasi guna melakukan koordinasi intens dengan pihak kepolisian, pihak sekolah, dan pihak keluarga korban untuk memastikan tidak ada lagi laporan adanya siswa siswi yang belum ditemukan,” katanya.

Daftar Lengkap Korban Meninggal di Susur Sungai Ciamis

Sebanyak 11 korban meninggal dunia usai insiden susur sungai di Sungai Cileueur, Desa Utama, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sudah ditemukan tim SAR gabungan. Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR gabungan dihentikan.

[irp]

“Dengan telah dievakuasinya seluruh korban dan briefing unsur SAR gabungan, maka dilakukan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/10).

Adapun total jumlah korban dari insiden susur sungai sebanyak 21 orang dengan rincian korban selamat 10 orang dan meninggal dunia 11 orang.

Deden menyebutkan, hingga Jumat (15/10) pukul 23.30 WIB, tim telah melakukan koordinasi intens dengan pihak kepolisian, pihak sekolah, pihak Pemda Ciamis dan pihak keluarga korban bahwa dipastikan tidak ada lagi laporan korban yang belum ditemukan.

“Seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi dan sudah sesuai dengan jumlah data yang disampaikan oleh pihak sekolah,” ujarnya.

[irp]

Unsur gabungan yang terlibat dalam pencarian yaitu Basarnas, Kodim 0613 Ciamis, Polres Ciamis, BPBD Ciamis, BPBD Banjar, Tagana Ciamis, PMI Ciamis, Polsek Cijeungjing, Koramill Cijeungjing, dan RSUD Ciamis.

Namun demikian, kegiatan susur sungai itu minim peralatan keselamatan.

Berikut data korban meninggal dunia:

1. Aldo Maulana Majid (13)
2. Fatah Fathurasrasya (12)
3. Candra Rizki Hernawan (12)
4. Alfian Nur Fauzi (13)
5. Khansaa Khairunisa (13)
6. Dea Rizki (13)
7. Aditya Maulana (12)
8. Muhammad Kafka Firmansyah (12)
9. Fahrurrozi Dwiki Hermawa (12)
10. Fadzri Putra Pratama (12)
11. Siti Zahra Anjani (12)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlinePramukaSusur SungaiTragedi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Meski Dilarang, 10 Ribu Lebih WNI ke Luar Negeri Selama 23-27 Desember
Trending

10 Ribu Lebih WNI ke Luar Negeri Selama 23-27 Desember 2021 Meski Telah Dilarang

By
akurasi 2019
DPR Klarifikasi Isu Kenaikan Gaji, Anggota Hanya Dapat Tunjangan Perumahan
HeadlinePeristiwa

DPR Klarifikasi Isu Kenaikan Gaji, Anggota Hanya Dapat Tunjangan Perumahan

By
Wili Wili
Penangkapan Dua Oknum Polisi Pelaku Perampokan Mobil Pengisi ATM di Padang
Hukum & KriminalTrending

Penangkapan Dua Oknum Polisi Pelaku Perampokan Mobil Pengisi ATM di Padang

By
Wili Wili
Beras Oplosan Tak Sesuai Standar Premium, Pemerintah Dorong Penyesuaian Harga Bukan Penarikan
PeristiwaTrending

Beras Oplosan Tak Sesuai Standar Premium, Pemerintah Dorong Penyesuaian Harga Bukan Penarikan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?