By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Passing Grade PPPK Terlalu Tinggi, DPRD Minta Nilai Diturunkan dan Prioritaskan Guru Honorer Lokal
Kabar Politik

Passing Grade PPPK Terlalu Tinggi, DPRD Minta Nilai Diturunkan dan Prioritaskan Guru Honorer Lokal

Devi Nila Sari
Last updated: September 8, 2021 11:53 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Passing Grade PPPK Terlalu Tinggi, DPRD Minta Nilai Diturunkan dan Prioritaskan Guru Honorer Lokal
RDP Pimpinan beserta Komisi I DPRD Bontang dengan BKPSDM dan Disdikbud Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Passing Grade PPPK Terlalu Tinggi, DPRD Minta Nilai Diturunkan dan Prioritaskan Guru Honorer Lokal
RDP Pimpinan beserta Komisi I DPRD Bontang dengan BKPSDM dan Disdikbud Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Passing Grade PPPK terlalu tinggi, DPRD minta nilai diturunkan dan prioritaskan guru honorer lokal. Abdul Haris juga meminta agar pelamar dari luar Bontang ditolak sebab belum jelas pengabdiannya.

Akurasi.id, Bontang – Pimpinan beserta anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang agar menurunkan nilai ambang batas (passing grade) pada seleksi PPPK formasi guru tahun 2021.

Ketua DPRD Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam mengatakan, dengan diturunkan Passing Grade PPPK, dapat mengakomodasi guru honorer daerah agar bisa lolos pada seleksi gelombang pertama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Permintaan tersebut ditujukan kepada Pemkot Bontang, untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah pusat. Ada kekhawatiran guru-guru yang sudah lama mengabdi, dengan passing grade saat ini serta tes-tes yang bakal diikuti, mereka takut kalah bersaing dengan calon pelamar lain dari luar Bontang,” ujarnya usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta guru honorer negeri di Bontang, Senin (6/9/2021).

Selain persoalan passing grade, dia juga mendesak pemerintah pusat dalam perekrutan PPPK guru kali ini untuk lebih memprioritaskan guru honorer yang telah lama mengabdi dan berstatus sebagai warga Bontang.

Menurut Politisi Partai Golkar itu, ini menjadi kesempatan emas bagi guru honorer yang telah lama memberikan sumbangsihnya untuk pelajar Bontang. Dibanding diisi tenaga guru dari luar Bontang.

“Kami akan meminta diskresi untuk diutamakan,” tegasnya.

Di waktu yang sama, Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris meminta agar pelamar dari luar Bontang ditolak sebab belum jelas pengabdiannya. Berbeda dengan guru honorer lokal yang telah rela mengabdikan dirinya puluhan tahun demi mencerdaskan anak-anak Bontang.

“Tidak semua orang mau menjadi guru honorer. Kita di Bontang bersyukur banyak yang mau. Sehingga kalau penerimaan PPPK guru ini diisi dari orang luar, maka ini sangat tidak adil,” tegas Abdul Haris

Dengan demikian, dia meminta kebijakan Pemerintah Daerah untuk lebih mengutamakan guru honorer tersebut. Ini semua tujuannya untuk menyejahterakan para pengajar yang sudah mengabdi lama di Kota Taman

“Dengan diutamakan guru honorer lokal, itu bisa menjadi jalan untuk menyejahterakan mereka yang sudah lama mengabdi untuk anak bangsa khususnya di Kota Bontang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: redaksi

TAGGED:Abdul HarisAndi Faisal Sofyan HasdamDPRD Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Saksikan Debat Perdana Pilgub Jakarta 2024: Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
HeadlineKabar Politik

Saksikan Debat Perdana Pilgub Jakarta 2024: Transformasi Jakarta Menuju Kota Global

By
Wili Wili
Komisi III DPRD Kaltim Pertanyakan Sikap Pemerintah yang Diam Atas Aktivitas Truk Batu Bara di Jalan Umum
Kabar Politik

Komisi III DPRD Kaltim Pertanyakan Sikap Pemerintah yang Diam Atas Aktivitas Truk Batu Bara di Jalan Umum

By
Devi Nila Sari
Pelabuhan Loktuan Bontang Jadi Tempat Bongkar Muat Batu Bara Dianggap Hanya Akan Merugikan Masyarakat
BirokrasiKabar Politik

Pelabuhan Loktuan Bontang Jadi Tempat Bongkar Muat Batu Bara Dianggap Hanya Akan Merugikan Masyarakat

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Kaget Parahnya Korupsi di Indonesia,Korupsi di Indonesia Sudah Sangat Memprihatinkan
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Kaget Parahnya Korupsi di Indonesia, Korupsi di Indonesia Sudah Sangat Memprihatinkan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?