By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Nursalam Sebut Pemkot Kurang Tepat Lakukan Pelonggaran Kegiatan Masyarakat
Kabar Politik

Nursalam Sebut Pemkot Kurang Tepat Lakukan Pelonggaran Kegiatan Masyarakat

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 13, 2021 7:45 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Nursalam Sebut Pemkot Kurang Tepat Lakukan Pelonggaran Kegiatan Masyarakat
Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam
SHARE
Nursalam Sebut Pemkot Kurang Tepat Lakukan Pelonggaran Kegiatan Masyarakat
Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam

Nursalam sebut Pemkot kurang tepat lakukan pelonggaran kegiatan masyarakat. Nursalam khawatir pelonggaran dapat meningkatkan angka positif Covid. Apalagi saat ini angka positif masih sangat tinggi di Kota Taman.

Akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota Bontang yang melonggarkan beberapa kebijakan pasca diturunkannya PPKM level 4 menjadi level 3 dianggap Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam kurang tepat. Menurutnya, pemerintah hendaknya lebih bersabar menunggu kasus positif di Bontang benar-benar menunjukkan penurunan yang signifikan.

Saat ini penambahan kasus positif di Bontang terus meningkat sejak ditetapkannya PPKM level 3. Tercatat dari tanggal 10 Agustus ada tambahan 200 kasus baru, dan tanggal 11 dan 12 Agustus angkanya masih berada di atas 100 kasus. 

“Apa sih susahnya menunggu sedikit turun, saya rasa kebijakan ini perlu ditinjau kembali, karena setiap hari kasus terus bertambah. Bahkan saya dengar kasus pasien positif meninggal berjumlah 8 orang, dan jumlah sembuh serta terkonfirmasi positif tak sebanding,” jelas Nursalam saat dihubungi, Jumat (13/8/2021).

Ditakutkan Nursalam, pelonggaran kegiatan masyarakat ini dapat membuat penyebaran virus lebih meningkatkan dari sebelumnya. Apa lagi jika tidak ada kesadaran diri dari masyarakat.

“Mereka yang buat kebijakan belum merasakan kehilangan keluarga lantaran Covid-19, bagaimana bahayanya ini virus,” ujar Nursalam.

Dikatakan Nursalam, jika alasan pelonggaran pemerintah untuk meningkatkan perekonomian, dianggapnya kurang tepat sasaran. Sebab dari pelonggaran kebijakan yang telah dibuat, hanya menyelamatkan pemilik cafe-cafe yang menurutnya punya modal besar.

[irp]

“Seharusnya pemerintah bisa lebih memperhatikan pedagang kecil yang di pinggir jalan, karena mereka pasti lebih terdampak, ketimbang pemilik cafe yang di belakangnya ada pemodal besar,” terangnya.

Tak setujunya Nursalam dengan diberikan pelonggaran cafe-cafe di Bontang bulan tanpa sebab, ia menilai bahwa cafe menjadi tempat yang mudah menyebarkan virus Corona.

“Harusnya kebijakan pelonggaran untuk cafe-cafe ini dikaji ulang lagi, selain itu juga pemerintah dalam membuat aturan atau kebijakan dapat melibatkan masyarakat agar tahu kondisi yang ada di lapangan,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:DPRD BontangPembatasan MasyarakatPPKM Level 3
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

BW Minta Peserta MTQ Patuhi SOP Gugus Tugas Covid-19 Bontang
Kabar Politik

BW Minta Peserta MTQ Patuhi SOP Gugus Tugas Covid-19 Bontang

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Tiba di Jakarta Usai Kunjungan Kenegaraan ke Rusia, Tegaskan Diplomasi Aktif Indonesia di Forum Global
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Tiba di Jakarta Usai Kunjungan Kenegaraan ke Rusia, Tegaskan Diplomasi Aktif Indonesia di Forum Global

By
Wili Wili
Warga Kampung Sidrap Bakal Dapat Air Bersih, Agus Haris: Pengeboran Sumur Bulan Ini
Kabar Politik

Warga Kampung Sidrap Bakal Dapat Air Bersih, Agus Haris: Pengeboran Sumur Bulan Ini

By
Devi Nila Sari
Selesaikan Sengkarut SMA 10 Melati, Disdikbud Diminta Hadir, Jawad: Kalau Perwakilan, Kami Usir
Kabar Politik

Selesaikan Sengkarut SMA 10 Melati, Disdikbud Diminta Hadir, Jawad: Kalau Perwakilan, Kami Usir

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?