By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > 2024 Sebanyak 5000 Guru Kaltim Purna Tugas, Jumlah Perekrutan Jauh dari Diharapkan
Kabar Politik

2024 Sebanyak 5000 Guru Kaltim Purna Tugas, Jumlah Perekrutan Jauh dari Diharapkan

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 12:52 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
2024 Sebanyak 5000 Guru Kaltim Purna Tugas, Jumlah Perekrutan Jauh dari Diharapkan
: Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaq’ub menyebutkan setidaknya ada 5000 guru Kaltim yang akan purna tugas. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
2024 Sebanyak 5000 Guru Kaltim Purna Tugas, Jumlah Perekrutan Jauh dari Diharapkan
: Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaq’ub menyebutkan setidaknya ada 5000 guru Kaltim yang akan purna tugas. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

2024 Sebanyak 5000 Guru Kaltim Purna Tugas, Jumlah Perekrutan Jauh dari Diharapkan. Besarnya guru Kaltim purna tugas ini dipersulit dengan lambatnya proses perekrutan tenaga P3K oleh pemerintah. Kemudian banyak PNS guru terpusat di wilayah perkotaan.

Akurasi.id, Samarinda – Upaya pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa tampaknya dihadapkan pada kerikil tajam. Hal ini disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan tenaga pendidik dalam memenuhi dunia belajar dan mengajar di berbagai sekolah.

Di Kaltim sendiri, setiap tahunnya tenaga pengajar di SMA mengalami pengurangan ratusan orang. Untuk 2021, jumlah guru SMA yang akan purna tugas atau pensiun sebanyak 131 orang. Belum lagi jumlah guru yang terkonfirmasi meninggal dunia disebabkan pandemi. Baru-baru ini, setidaknya 120 guru SMK dinyatakan tutup usia lantaran Covid-19.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub menyampaikan, hingga tahun 2024, setidaknya Kaltim akan kehilangan sekitar 5000 guru untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Sedangkan kemampuan Kaltim dalam melakukan perekrutan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya sekitar 100 kuota per tahunnya.

Sementara itu perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini belum ada realisasi. Padahal rekrutmen tersebut sudah dilakukan sejak 5 tahun lalu. Dalam hal ini, dikatakan Rusman, pemerintah daerah pun tak memiliki kuasa. Lantaran kebijakan pemenuhan guru merupakan wewenang pemerintah pusat.

“Kita tunggu saja, apa boleh buat? Bagaimana cara mendorong kebijakan pemerintah pusat, kecuali Pemprov Kaltim diberi kewenangan merekrut guru honor dengan standar gaji yang memadai. Tapi ada instruksi Menteri PAN-RB, birokrasi yang melakukan penyetopan penerimaan tenaga honorer. Sampai hari ini belum boleh, sehingga itu jadi persoalan,” terangnya kepada awak media, Selasa (10/8/2021).

Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PPP ini mengungkapkan, sejatinya jumlah guru di Tanah Benua Etam, sebutan Kaltim, itu ideal. Walaupun hanya di atas kertas. Karena, kenyataannya banyak keberadaan guru berstatus PNS terpusat di kota-kota. Sehingga menyebabkan penyebarannya tidak merata.

[irp]

“Sebetulnya tadinya guru-guru di Kaltim sudah ideal, yang jadi masalah, distribusi guru tidak merata, terjadi ketimpangan dan hanya menumpuk semua di kota. Akhirnya ada SMA/SMK Negeri di Kaltim itu PNS hanya kepala sekolah, selebihnya guru hanya honorer. Sedangkan daerah pinggiran diisi guru honorer,” ucapnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:#DPRD Kaltim#Pemerintah KaltimBanyak Guru PensiunGuru KaltimKalimantan TimurRibuan Guru Kaltim PensiunRusman Yaqub
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo Resmi Buka Indo Defence 2025: Indonesia-Turki Sepakat Kembangkan Jet Tempur Generasi Kelima
HeadlineKabar Politik

Prabowo Resmi Buka Indo Defence 2025: Indonesia-Turki Sepakat Kembangkan Jet Tempur Generasi Kelima

By
Wili Wili
Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR
HeadlineKabar Politik

Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR

By
Wili Wili
Reses di Sangatta, Sutomo Jabir Janji Tidak Tutup Mata dengan Masalah Warga GBP dari Fasus hingga Fasos
Kabar Politik

Reses di Sangatta, Sutomo Jabir Janji Tidak Tutup Mata dengan Masalah Warga GBP dari Fasus hingga Fasos

By
Redaksi Akurasi.id
Tudingan Penggelembungan Suara yang Tak Terbukti
Kabar Politik

Tudingan Penggelembungan Suara yang Tak Terbukti

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?