By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Konflik Gedung KIR dan Lahan Parkir Masjid Terapung, Komisi III DPRD Mediasi Dishub-PUPRK
Kabar Politik

Konflik Gedung KIR dan Lahan Parkir Masjid Terapung, Komisi III DPRD Mediasi Dishub-PUPRK

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 3, 2021 7:47 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Konflik Gedung KIR dan Lahan Parkir Masjid Terapung, Komisi III DPRD Mediasi Dishub-PUPRK
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina (kanan), Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal (kiri). (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Konflik Gedung KIR dan Lahan Parkir Masjid Terapung, Komisi III DPRD Mediasi Dishub-PUPRK
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina (kanan), Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal (kiri). (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Konflik gedung KIR dan lahan parkir masjid terapung, Komisi III DPRD mediasi Dishub-PUPRK. Karena masjid akan rampung dan digunakan di awal tahun 2022 mendatang, lahan KIR nantinya menjadi tempat parkir kendaraan untuk pengunjung ataupun umat muslim yang ingin beribadah.

Akurasi.id, Bontang – Belum lama ini terjadi kesalahpahaman antara Dinas Perhubungan (Dishub) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. Lantaran lahan yang sebelumnya menjadi tempat uji KIR di kawasan pelabuhan Loktuan, kini akan dijadikan sebagai tempat parkir di masjid terapung.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina menjelaskan, pihaknya sebelumnya memang mendesak Dishub segera membangun gedung uji KIR sementara, yang lokasinya dekat dengan masjid terapung tersebut.

Namun lanjut Amir, karena masjid tersebut akan rampung dan digunakan di awal tahun 2022 mendatang, lahan tersebut nantinya menjadi tempat parkir kendaraan untuk pengunjung ataupun umat muslim yang ingin beribadah.

“Sebelumnya kami memang mendesak Dishub untuk segera membangun lokasi uji KIR, untuk menambah PAD Bontang. Namun saat ini ternyata tempat itu masuk lahan parkir masjid terapung. Sehingga ada komplain dari Dinas PUPRK untuk segera mengosongkan lahan tersebut,” ucap Amir saat ditemui awak media, Selasa (3/8/2021).

“Menurut PUPRK lahan itu nantinya akan dijadikan tempat parkir atau manuver kendaraan roda 4. Ini penting mengingat masyarakat ingin masjid itu segera digunakan di awal tahun, maka dari itu ada desakan untuk mengosongkan lahan tersebut,” sambungnya.

Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal mengungkapkan, sebelumnya memang lahan tersebut digunakan oleh Dishub untuk sarana KIR kendaraan. Tetapi karena sudah memasuki tahap finishing masjid, maka dilanjutkan untuk pembuatan lahan parkir.

[irp]

Konflik Gedung KIR dan Lahan Parkir Masjid Terapung, Komisi III DPRD Mediasi Dishub-PUPRK
Rapat kerja yang juga mediasi Komisi III antara Dishub dan Dinas PUPRK Bontang terkait masalah lahan parkir mesjid terapung Kampung Selambai. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

“Alhamdulillah tadi koordinasinya baik, Selain masjid terapung, ke depan kami juga meminta ke pemerintah supaya lahan KIR ini harus jadi perhatian serius untuk dibangunkan segera di tahun 2022. Tentu untuk menambah PAD,” ucap Faisal.

“Jika masjid itu jadi, tentu akan banyak pengunjung nantinya. Paling tidak warga sekitar salat di situ, jika tidak ada lahan parkir akan kesulitan menyimpan kendaraan mereka. Ini harus menjadi perhatian, apalagi KIR mobil hanya meminjam sementara statusnya. Semoga ke depan baik gedung KIR maupun masjid berjalan dengan lancar,” harapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Redaksi

TAGGED:Amir TosinaDPRD BontangFaisalMasjid Terapung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Masjid Terapung Bakal Dibangun di Kota Taman
News

Masjid Terapung Bakal Dibangun di Kota Taman

By
akurasi 2019
KPK Panggil Hasto Kristiyanto Sebagai Tersangka Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan
HeadlineKabar Politik

KPK Panggil Hasto Kristiyanto Sebagai Tersangka Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan

By
Wili Wili
Puan Maharani Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
HeadlineKabar Politik

Puan Maharani Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

By
Wili Wili
Megawati Sindir Puan Maharani, Usul Pertukaran Posisi di PDIP
HeadlineKabar Politik

Megawati Sindir Puan Maharani, Usul Pertukaran Posisi di PDIP

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?