By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > RS Tipe D Ditolak Warga Dijadikan Tempat Isoman, BW: Pemerintah Asal Bangun Saja
Kabar Politik

RS Tipe D Ditolak Warga Dijadikan Tempat Isoman, BW: Pemerintah Asal Bangun Saja

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 29, 2021 9:22 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
RS Tipe D Ditolak Warga Dijadikan Tempat Isoman, BW: Pemerintah Asal Bangun Saja
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang (Muhammad Budi Kurniawan) Akurasi.id)
SHARE
RS Tipe D Ditolak Warga Dijadikan Tempat Isoman, BW: Pemerintah Asal Bangun Saja
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang (Muhammad Budi Kurniawan) Akurasi.id)

RS Tipe D ditolak warga dijadikan tempat Isoman. Politisi yang kerap disapa BW itu mempertanyakan kajian Pemerintah Kota Bontang sebelum membangun rumah sakit di wilayah tersebut.

Akurasi.id, Bontang – Penolakan RS Taman Sehat atau RS Tipe D menjadi tempat Isoman bagi para pasien Covid-19 oleh warga sekitar, disebut Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang sebagai ketidakmampuan pemerintah dalam merencanakan pembangunan rumah sakit, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bontang Utara itu.

Politisi yang kerap disapa BW itu mempertanyakan kajian pemerintah Kota Bontang sebelum membangun rumah sakit di wilayah tersebut.

“Buat apa dibangun rumah sakit, kalau orang sakit dilarang dirawat di situ?,” Ujarnya saat ditemui, Kamis (29/7/2021).

Ia beranggapan, jika saat awal rumah sakit dibangun, pemerintah tidak melibatkan warga.

“Artinya pemerintah asal bangun saja, tidak melakukan sosialisasi kepada warga sekitar,” terangnya.

Menurut BW, rumah sakit tipe D milik pemerintah Kota Bontang, hanya digunakan untuk menghabiskan anggaran, hal itu dikatakannya lantaran sejak pembangunan rampung pada awal tahun 2021, hingga saat ini, rumah sakit tersebut belum beroperasi.

[irp]

“Bangunan rampung sudah hampir enam bulan, kenapa tidak digunakan untuk hal lain, seperti digunakan sebagai tempat isolasi mandiri untuk warga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang Bahauddin menjelaskan, rumah sakit tipe D hingga kini belum beroperasi dikarenakan bangunan tersebut belum dilengkapi alat-alat kesehatan.

“Belum ada alat-alat kesehatannya, karena itu belum bisa beroperasi,” ujarnya

Sedangkan untuk pemanfaatan gedung ini, pihaknya berencana menggunakannya untuk sementara sebagai tempat isolasi mandiri, namun rencana tersebut mendapat penolakan dari warga sekitar.

[irp]

“Ada masalah sosial di sekitar rumah sakit, karena itu tidak dapat digunakan sebagai tempat isolasi mandiri,” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Redaksi

TAGGED:Bakhtiar WakkangDPRD BontangRS Tipe D
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pro-Kontra Bahlil Lahadalia Gantikan Airlangga Hartarto Sebagai Ketua Umum Golkar: Idrus Marham vs Agung Laksono
HeadlineKabar Politik

Pro-Kontra Bahlil Lahadalia Gantikan Airlangga Hartarto Sebagai Ketua Umum Golkar: Idrus Marham vs Agung Laksono

By
Wili Wili
Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan
Kabar Politik

Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan

By
Devi Nila Sari
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi Diduga Kampanyekan Kotak Kosong, Bawaslu Diminta Ambil Sikap
Kabar Politik

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi Diduga Kampanyekan Kotak Kosong, Bawaslu Diminta Ambil Sikap

By
akurasi 2019
Hebat! Anak Bontang Masuk Seleksi Timnas U-16 dan U-19, Ketua DPRD Beri Dukungan
Kabar Politik

Hebat! Anak Bontang Masuk Seleksi Timnas U-16 dan U-19, Ketua DPRD Beri Dukungan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?