By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Anak Anggota DPRD Samarinda Diduga Acungkan “Fuck You” Satpol PP Saat Sosialisasi Prokes di Kafenya
Trending

Anak Anggota DPRD Samarinda Diduga Acungkan “Fuck You” Satpol PP Saat Sosialisasi Prokes di Kafenya

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 12:08 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
5 Min Read
Anak Anggota DPRD Samarinda Diduga Acungkan “Fuck You” Satpol PP Saat Sosialisasi Prokes di Kafenya
Pemilik kafe di Vorvo, Samarinda, diduga mengancungkan jari tengah atau fuck you saat disambangi Satpol PP untuk sosialisasi prokes. (Istimewa)
SHARE
Anak Anggota DPRD Samarinda Diduga Acungkan “Fakyou” Satpol PP Saat Sosialisasi Prokes di Kafenya
Pemilik kafe di Vorvo, Samarinda, diduga mengancungkan jari tengah atau fuck you saat disambangi Satpol PP untuk sosialisasi prokes. (Istimewa)

Anak Anggota Dewan Samarinda Diduga Acungin “Fuck You” Satpol PP Saat Sosialisasi Prokes di Kafenya. Perihal itu, Satpol PP Samarinda membenarkan adanya sikap kurang sopan yang diduga anak dari salah satu anggota DPRD Samarinda tersebut.

Akurasi.id, Samarinda – Perilaku tidak sopan ditunjukkan oleh salah satu pemilik kafe yang tempat usahanya disambangi Satuan Polisi (Satpol PP) Samarinda, pada Selasa (28/7/2021) malam. Salah satu pemilik kafe tersebut, beberapa kali menunjukkan jari tengahnya atau acungi “fuck you” saat petugas melakukan sosialisasi mengenai penerapan aturan Instruksi Wali Kota Samarinda Nomor 4 Tahun 2021, mengenai pembatasan jumlah pengunjung di kafe sebanyak 25 persen dari total keseluruhan.

Diketahui, kafe yang terletak di Vorvo, Samarinda tersebut diduga merupakan milik anak anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik. Dalam sosialisasi tersebut, disebutkan Abdul Rofik turut mendampingi sang anak yang tempat usahanya disambangi Satpol PP.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian, Satpol PP Samarinda, Ananta Diro Nurba menjelaskan, pihaknya melakukan giat seperti biasa dalam melakukan penertiban dan sosialisasi instruksi wali kota terbaru mengenai penerapan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021.

Penertiban tersebut dilakukan di sejumlah kafe di Jalan Siradj Salman, Jalan Juanda, kemudian di wilayah Vorvo. Disebutkan sejumlah pemilik kafe cukup kooperatif mengenai sosialisasi tersebut. “Kami menitikberatkan kepada jumlah pengunjung yang 25 persen dari jumlah pengunjung, sedangkan yang batas waktu makan 20 menit masih ada toleransi,” terang dia saat disambangi awak media di ruang kerjanya, Rabu (28/7/2021).

Namun, lanjut dia, ketika berada di Vorvo, petugas mendapati sebuah kafe dengan pengunjung yang cukup ramai. Dikatakannya, sebenarnya kalau menuruti protokol kesehatan, jumlah pengunjung cukup 25 persen. Hanya saja yang menjadi persoalan ketika para pengunjung bergerombol di salah satu sisi.

Dari sekian banyak meja yang tersedia, pengunjung hanya menggunakan tiga meja yang berisi sekitar 10 hingga 12 orang. Sehingga petugas pun menghampiri untuk memberikan sosialisasi lantaran dikhawatirkan pemilik kafe belum menerima atau mengetahui instruksi wali kota terbaru.

“Peraturannya setiap meja hanya diperbolehkan 2 kursi. Itu juga yang kami sosialisasikan semalam. Kami lakukan sosialisasi dengan humanis kepada pemilik mungkin belum mendapatkan instruksi wali kota yang baru. Kami imbau bahwa pengunjung hanya boleh maksimal 25 persen. Kami imbau beberapa kursi disuruh angkat,” paparnya.

[irp]

Kendati demikian, diakuinya ketika melaksanakan sosialisasi di kafe yang berada di Vorvo itu, salah satu pemilik dinilai kurang kooperatif. Lantaran tak acuh dan sibuk bermain handphone yang ada di genggamannya.

“Cuma yang di kafe tersebut ada 2 orang pemilik, yang kooperatif yang baju putih, saya juga tidak tahu namanya. Yang satunya tidak terlalu kooperatif, makanya saya fokus ke yang kooperatif saja,” paparnya.

Abdul Rofik Angkat Bicara

Terpisah, saat dikonfirmasi mengenai kafe anaknya yang didatangi anggota Satpol PP, anggota Komisi II DPRD Samarinda Abdul Rofik membenarkan hal itu. Ia mengatakan, petugas hanya menyampaikan intruksi wali kota mengenai penyesuaian jumlah pengunjung kafe selama pandemi. Ini merupakan bagian dari komitmen wali kota untuk menghidupkan perekonomian di tengah pandemi.

“Intinya kafe boleh buka tapi tidak boleh berkerumun. Batasan waktu tidak juga (masih bisa ditoleransi), tapi tempat duduk dijaga jaraknya. Karena instruksi ini intinya ekonomi juga harus hidup, sementara penekanan pandemi ini harus terus dijaga,” kata dia.

[irp]

Ia menjelaskan, anak-anaknya memahami apa yang dilakukan petugas. Karena petugas Satpol PP hanya menjalankan instruksi wali kota. Terlebih saat ini kasus Covid-19 di Samarinda kian tinggi. Sehingga operasi yustisi pun kian diperketat.

“Anak saya kuliah di Unibraw, harusnya paham tentang aturan tersebut. Artinya anak-anak patuh dengan aturan camat dan tim covid yang melaksanakan tugas. Sebenarnya tidak masalah, anak pertama saya (jurusan) hukum dan satunya sospol, harusnya tahu masalah itu. Dipastikan tidak ada kekerasan,” ujarnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Acungkan FakyouAnak Anggota DewanDPRD SamarindaSatpol PP SamarindaSosialisasi Prokes di Kafe
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

korban tabrakan beruntun
Trending

Dari Insiden Tabrakan Beruntun, 9 Orang Dipastikan Jadi Korban, Dua Orang Dinyatakan Meninggal

By
akurasi 2019
Nasib Asri Damuna Pasca Dibebastugaskan dari Jabatan di Kementerian Perhubungan
PeristiwaTrending

Nasib Asri Damuna Pasca Dibebastugaskan dari Jabatan di Kementerian Perhubungan

By
akurasi 2019
Nakhodai Tim Caretaker DPD KNPI Kukar, Reza Siap Berkontribusi
RagamTrending

Nakhodai Tim Caretaker DPD KNPI Kukar, Reza Siap Berkontribusi

By
Devi Nila Sari
blt dana desa
Trending

Masa Reses, Irwan Fokus Awasi BLT Dana Desa

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?