By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Trending Teratas di Twitter, Rektor UI Dibully Warganet
Trending

Trending Teratas di Twitter, Rektor UI Dibully Warganet

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 22, 2021 11:23 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Trending Teratas di Twitter, Rektor UI Dibully Warganet
Profil Ari Kuncoro, Wakil Komisaris BRI di situs resmi BRI. Ari Kuncoro saat ini juga menjabat sebagai Rektor UI. (bri.co.id)
SHARE
Trending Teratas di Twitter, Rektor UI Dibully Warganet
Profil Ari Kuncoro, Wakil Komisaris BRI di situs resmi BRI. Ari Kuncoro saat ini juga menjabat sebagai Rektor UI. (bri.co.id)

Akurasi.id – Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan di Twitter, Rabu (21/7/21).akibatnya, topik terkait Ari Kuncoro trending teratas di Twitter.

Dilansir dari suara.com, Kamis (22/07/2021), lebih dari 50 ribu pengguna Twitter memberikan cuitan mengenai Rektor UI. Hal ini dipicu oleh perubahan peraturan Statuta UI yang mengizinkan Rektor untuk merangkap jabatan. Topik rangkap jabatan ini pun tak ayal menjadi trending teratas di Twitter.

Pada peraturan sebelumnya, Rektor UI dinilai melakukan pelanggaran rangkap jabatan sebagai Rektor UI sekaligus komisaris BUMN. Ironinya bukan Ari Kuncoro yang mendapat saksi karena melanggar peraturan tersebut, melainkan peraturan tersebut itulah yang direvisi.

Seolah-olah rektor UI Ari Kuncoro sakti, ia bisa mengubah peraturan yang dilanggarnya pada Statuta UI. Kesaktian Rektor UI ini pun menjadi bahan lucu-lucuan warganet. Berikut beberapa tweet lucu warganet mengenai Rektor UI yang dilansir dari Suara.com, Kamis (22/07/2021).

“Rektor UI naik mobil hampir nabrak pagar. Pagarnya geser sendiri,” tulis warganet.

“Rektor UI lewat perlintasan Kereta Api.. Kereta apinya yang berhenti,” tambah yang lain

“Rektor UI melanggar aturan, aturannya yg minta maaf,” sambung lainnya.

[irp]

“Rektor UI kalau nerobos lampu merah, aturannya langsung diubah, lampu ijo jadi berhenti, merah jadi jalan,” tutur warganet.

“Rektor ui melanggar hukum gravitasi, Issac newton pun bangkit dari kubur untuk merevisi teorinya,” kata warganet.

“Rektor UI kepanasan. Mataharinya yg redup sendiri,” tulis yang lain.

“Rektor UI minum soda gembira, soda nya langsung sedih,” cuit warganet.

[irp]

“Rektor UI divaksin, vaksinnya yang meriang,” pungkas warganet.

Statuta UI Direvisi, Rektor Boleh Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN

Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro  boleh rangkap jabatan jadi komisaris BUM. Statuta UI telah disahkan oleh Presiden Jokowi pada 2 Juli 2021 lalu lewat PP Nomor 75 Tahun 2021. Aturan baru ini menggantikan PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI.

Perubahan itu berimbas pada bolehnya Rektor UI merangkap jabatan terletak pada Pasal 39 Statuta UI yang baru. Pasal 39 disebutnya mengubah ketentuan pada Pasal 35 statuta yang lama. Pasal 35 dalam PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI memuat aturan yang melarang Rektor “merangkap sebagai pejabat pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta.”

[irp]

Selain itu di butir huruf (e), Rektor UI juga dilarang merangkap sebagai “pejabat pada jabatan lain yang memiliki pertentangan kepentingan dengan UI. Sementara di Statuta UI terbaru, pada butir (c) Pasal 39 tertulis bahwa Rektor UI dilarang merangkap “sebagai direksi pada badan usaha milik negara/swasta maupun swasta.

Aturan yang melarang Rektor UI untuk menjabat pada jabatan yang memiliki pertentangan kepentingan dengan UI sudah tak ada lagi. Rektor UI saat ini, Ari Kuncora diketahui juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen Bank Rakyat Indonesia (BRI). Profil Ari Kuncoro sebagai wakil komisaris utama/independen masih terpampang di website resmi BRI hingga saat ini. (*)

Editor: Yusva Alam

TAGGED:Ari KuncoroBerita NasionalRangkap JabatanRektor UI
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Covid-19 Kaltim 9 positif
Trending

Updet Covid-19 Kaltim: 9 Positif, 10 Pasien Sembuh, dan 1 Meninggal Dunia

By
akurasi 2019
Trans7 Minta Maaf ke Pondok Pesantren Lirboyo Usai Tayangan Xpose Uncensored
PeristiwaTrending

Trans7 Minta Maaf ke Pondok Pesantren Lirboyo Usai Tayangan Xpose Uncensored

By
Wili Wili
Duit Habis Tak Dapat Pekerjaan yang Dijanjikan, Nestapa Warga Kampung Miliarder di Tuban
Trending

Nestapa Warga Kampung Miliarder di Tuban, Duit Habis dan Kini Sulit Cari Pekerjaan

By
akurasi 2019
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Resmi Menikah di Bali, Ungkap Kebahagiaan di Media Sosial
SelebritisTrending

Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Resmi Menikah di Bali, Ungkap Kebahagiaan di Media Sosial

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?