By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Hadir Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media, Wartawan Bontang Minta BNNK dan Polres Transparan
Trending

Hadir Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media, Wartawan Bontang Minta BNNK dan Polres Transparan

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 17, 2021 8:50 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Hadir Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media, Wartawan Bontang Minta BNNK dan Polres Transparan
BNNK Bontang bersama para narasumber dan wartawan dari berbagai media di Bontang. (Dok BNNK Bontang)
SHARE
Hadir Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media, Wartawan Bontang Minta BNNK dan Polres Transparan
BNNK Bontang bersama para narasumber dan wartawan dari berbagai media di Bontang. (Dok BNNK Bontang)

Hadir workshop penguatan kapasitas insan media, wartawan Bontang minta BNNK dan Polres transparan. Nantinya media dapat mendorong masyarakat melalui tulisan yang mengedukasi tentang narkoba.

Akurasi.id, Bontang – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang menggelar Workshop Penguatan Kapasitas kepada insan media untuk mendukung kota serta kabupaten tanggap ancaman anti narkoba, di Hotel Bintang Sintuk, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (17/6/2021).

Kegiatan tersebut mengundang wartawan perwakilan media di Kota Taman –sebutan Bontang-. Termasuk wartawan yang berada dalam naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang.

Pada kegiatan ini terdapat 4 narasumber. Antara lain Kasubbag Umum BNNK Michael Ronald Samosir, dokter Puskesmas Bontang Selatan I Indah Purnama Sari, CEO Klikkaltim.com Udin Dohang, dan Bahtiar Mabe Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Kepala BNNK Bontang Agustinus Widdy Harsono melalui Kasubbag Umum BNNK Michael Ronald Samosir mengatakan, kasus narkoba terus meningkat setiap tahunnya. Dia berharap dengan adanya workshop tersebut insan media dapat turut andil dalam pemberantasan narkoba. Sebab, meski pandemi Covid-19 melanda, rupanya tidak mempengaruhi berkurangnya kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Bontang.

“BNNK Bontang dan insan media diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ucapnya.

Michael berharap dengan adanya peran aktif media, masyarakat dapat mengetahui keberadaan BNNK Bontang yang terbentuk pada 2018 lalu.  Kata dia, pihaknya membutuhkan peran media untuk bersinergi dan memperkuat eksistensi.

[irp]

“Tujuannya supaya masyarakat menyadari keberadaan BNN. Bontang ada BNN, seharusnya kita jangan bermain-main dengan narkoba. Semoga dengan pertemuan ini kita bisa saling bersinergi menuntaskan kasus narkoba di Bontang,” ungkapnya.

Selain dari BNNK Bontang, pemaparan materi tentang pengetahuan dasar napza dan adiksi disampaikan langsung Indah Purnama Sari. Dokter dari Puskesmas BS 1 ini juga menjelaskan jenis dan bahaya narkoba, salah satunya bagi fungsi otak.

Udin Dohang CEO Klikkaltim.com yang menjadi narasumber mewakili media menuturkan di Kota Taman saat ini jumlah media online mencapai hingga 50. Hampir setiap hari, media selalu menulis perkembangan penangkapan kasus narkoba di Kota Taman berdasarkan hasil keterangan dari Polres Bontang maupun dari BNNK Bontang. Jika dikalkulasikan, dalam setahun ada sekira 1000 berita kasus narkoba yang dipublikasikan media di Bontang.

Dalam diskusi, Dohang berharap agar kedepannya BNNK Bontang maupun Polres dapat lebih terbuka kepada media. Salah satunya mengizinkan wartawan mewawancarai langsung pelaku pengguna maupun pengedar narkoba. Agar nantinya media dapat mendorong masyarakat melalui tulisan yang mengedukasi tentang narkoba.

[irp]

“Jika media sangat dibutuhkan dalam memberantas narkoba, peran seperti apa yang bisa kita ambil? Kalau mau mengedukasi masyarakat maka kita butuh transparansi. Karena saya lihat dari ribuan berita, nyaris tidak ada akses media untuk wawancara pelaku atau korban dari narkoba,” bebernya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:#BNNKBerantas Narkobakota Bontangnarkoba
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ini Visi dan Misi Calon Wakil Walikota Samarinda
Trending

Ini Visi dan Misi Calon Wakil Walikota Samarinda

By
akurasi 2019
Gagal Penuhi 3 Syarat, Jenderal Andika Luluskan Dokter Wanita Calon Perwira Karier TNI, Begini Alasannya
HeadlineTrending

Gagal Penuhi 3 Syarat, Jenderal Andika Luluskan Dokter Wanita Calon Perwira Karier TNI, Begini Alasannya

By
akurasi 2019
Warga Antusias Nikmati Tarif Rp 1 MRT Jakarta dan Transjakarta
PeristiwaTrending

Warga Antusias Nikmati Tarif Rp 1 MRT Jakarta dan Transjakarta

By
Wili Wili
Jika Merasa Tak Bersalah, Madri Pani Tantang Direktur PDAM Berau Penuhi Undangan Hearing Dewan
Trending

Jika Merasa Tak Bersalah, Madri Pani Tantang Direktur PDAM Berau Penuhi Undangan Hearing Dewan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?