By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > BW Minta Pemkot Gelar Operasi Pasar untuk Atasi Lonjakan Harga Kedelai
Kabar Politik

BW Minta Pemkot Gelar Operasi Pasar untuk Atasi Lonjakan Harga Kedelai

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 26, 2021 8:06 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
BW Minta Pemkot Gelar Operasi Pasar untuk Atasi Lonjakan Harga Kedelai
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
BW Minta Pemkot Gelar Operasi Pasar untuk Atasi Lonjakan Harga Kedelai
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

BW Minta Pemkot gelar operasi pasar untuk atasi lonjakan harga kedelai. Pihaknya juga terus mendorong terbitnya Perda tentang Ketahanan Pangan.

Akurasi.id, Bontang – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Bakhtiar Wakkang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) mengatasi melonjaknya harga kedelai yang memicu rencana mogok beroperasi pembuat tahu dan tempe Bontang pada 27 hingga 28 Mei 2021. Bakhtiar minta Pemkot gelar operasi pasar.

Bakhtiar pun menyebutkan, seharusnya dinar terkait dalam hal ini Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), tidak hanya mengumpulkan para perajin atau pembuat tahu dan tempe se-Bontang, tatapi juga memberikan solusi nyata.

“Saya melihat inovasi di daerah lain seperti di Cirebon, Mojokerto, dan Cimahi. Pemkot setempat menggelar operasi pasar karena harga kedelai tidak berbanding lurus dengan produksi tahu dan tempe di perajin. Seharusnya pemkot memberikan bantuan, kasihan mereka akan rugi,” terang pria yang akrab disapa BW saat dikonfirmasi media ini, Selasa (25/5/2021).

Selain operasi pasar, BW juga mengusulkan agar Pemkot memberikan bantuan kepada perajin tahu dan tempe, sebagai antisipasi agar mereka tidak melakukan mogok beroperasi, yang akan berdampak pada banyak sektor usaha lain semisal pengusaha kuliner.

“Setidaknya ada dana stimulan, bisa dilakukan dengan sistem subsidi. Jadi pemerintah menyubsidi harga kedelai yang dibeli perajin. Harus ada campur tangan pemerintah di sini,” bebernya.

Walaupun kenaikan kedelai ini berskala global, BW menegaskan produksi tahu dan tempe di Kota Bontang untuk selalu ada. Oleh sebab itu dukungan Pemkot dibutuhkan.

[irp]

“Intinya jangan sampai hilang, karena ini sangat berpengaruh pada masyarakat yang memiliki usaha seperti tahu tek, gorengan, pecel lele, lalapan dan sebagainya. Dan pasti harganya akan naik ketika mereka beli pun dengan harga yang tinggi. Atau dikhawatirkan mereka tidak jualan lagi karena salah satu bahan pokoknya itu tahu tempe,” ungkap BW.

Oleh sebab itu, pihaknya juga terus mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Pangan di Bontang yang saat ini masih dalam proses pembahasan.

“Bontang ini lemah dalam ketahanan pangan, oleh karena itu, DPRD juga mendorong untuk bagaimana ada perda tentang ketahanan pangan, itu penting,” pungkas BW. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Bakhtiar WakkangDPRD BontangHarga Tahu TempeKomisi II DPRD Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kaltim Urutan Ketiga Setelah DKI Jakarta dan Jabar Dalam Indeks Demokrasi Indonesia
Kabar Politik

Kaltim Urutan Ketiga Setelah DKI Jakarta dan Jabar Dalam Indeks Demokrasi Indonesia

By
Devi Nila Sari
Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin
Kabar Politik

Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali Bontang atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin

By
Redaksi Akurasi.id
Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kutai Timur, Tuntut Lembaga Pengawas Jaga Netralitas
Kabar Politik

Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kutai Timur, Tuntut Lembaga Pengawas Jaga Netralitas

By
akurasi 2019
Rekrutmen CPNS Bontang, DPRD Minta Prioritaskan Putra Daerah
Birokrasi

Rekrutmen CPNS Bontang, DPRD Minta Prioritaskan Putra Daerah

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?