By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Sakit Hati Dipecat, Pasutri Bunuh Rekan Kerja dan Bawa Lari Uang Rp77 Juta
NewsTrending

Sakit Hati Dipecat, Pasutri Bunuh Rekan Kerja dan Bawa Lari Uang Rp77 Juta

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 19, 2021 12:14 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Sakit Hati Dipecat, Pasutri Bunuh Rekan Kerja dan Bawa Lari Uang Rp77 Juta
polres Kutim merilis kasus pembunuhan yang dilakukan pasutri asal Sangkulirang, berinisial SM (38) dan MS (34) yang membunuh kontraktor berinisial HL (53). (Budi/akurasi.id)
SHARE
Sakit Hati Dipecat, Pasutri Bunuh Rekan Kerja dan Bawa Lari Uang Rp77 Juta
polres Kutim merilis kasus pembunuhan yang dilakukan pasutri asal Sangkulirang, berinisial SM (38) dan MS (34) yang membunuh kontraktor berinisial HL (53). (Budi/akurasi.id)

Sakit hati dipecat, pasutri bunuh rekan kerja dan bawa lari uang Rp77 juta. Korban mengalami luka tusuk di sekujur tubuh.

Akurasi.id, Samarinda – Lantaran sakit hati di PKH dari tempat bekerja, Pasutri asal Sangkulirang, Kutim, berinisial SM (38) dan MS (34) tega membunuh kontraktor berinisial HL (53) yang tak lain merupakan rekan satu kerja di PT Hanusentra Argo Lestari (HAL), Rabu (12/5/2021).

Tak hanya membunuh HL, pasangan suami istri juga membawa lari uang milik perusahaan sebesar Rp77 juta, yang baru saja diambil untuk membayar gaji karyawan.

“Awalnya manajemen perusahaan mengira korban ini membawa kabur uang perusahaan lantaran hingga larut malam korban tak kunjung kembali setelah membawa uang dan pihak perusahaan melaporkannya ke Polsek Sangkulirang,” jelas Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rauf saat dikonfirmasi Rabu (19/5/2021).

Keesokan harinya, Kamis (13/5), Anggota Polsek Sangkulirang mendapatkan informasi HL ditemukan dalam kondisi luka tusukan di sekujur tubuh, di wilayah Desa Tepian Terap.

“Korban mengalami luka tusukan di bagian telinga, leher, dan perut. Selain itu ponsel dan uang senilai Rp77 juta milik korban raib, hanya tersisa kendaraan korban,” jelasnya.

Setelah melakukan olah TKP, pihak kepolisian Polsek Sangkulirang berhasil mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang didapat tak jauh dari jasad korban dan diduga digunakan menghabisi nyawa HL.

[irp]

“Setelah penemuan jasad korban, anggota langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi, dari hasil itu polisi mencurigai SM dan MS sebagai dalang pembunuh,” jelasnya.

Kemudian di hari yang sama pada pukul 20.00 Wita, anggota kepolisian dibantu Koramil mencari keberadaan pelaku. Tak berselang lama, polisi berhasil mengamankan keduanya yang tengah bersembunyi di rumah rekannya yang berada di Desa Mandu Pantai Sejahtera Kecamatan Sangkulirang.

“Setelah diamankan, anggota langsung melakukan penggeledahan, dan menemukan ponsel milik korban yang disembunyikan di balik karpet,” bebernya.

Berhasil menemukan barang milik korban, kedua pasangan suami istri pun tak dapat mengelak atas perbuatannya.

“Dari keterangan kedua pelaku, mereka sakit hati karena akibat perbuatan korban, keduanya di PHK dari tempat mereka bekerja, dan telah berencana membunuh korban,” terangnya.

Kepada anggota kepolisian, keduanya mengaku memiliki siasat dalam menghabisi nyawa korban.

“Jadi awalnya keduanya berencana akan membunuh korban dengan cara memancing korban dengan menyuruh sang istri yaitu MS agar mengajak korban berhubungan intim di pondoknya, dan di pondok itu berencana akan membunuh korban,” terang Rauf.

[irp]

“Namun rencananya itu gagal, dan keduanya mengatur siasat lain dengan meminta korban mengantarkan sang istri untuk melakukan penagihan ke barak karyawan dengan menggunakan sepeda motor milik korban,” tambahnya.

Baru berjalan 30 menit, saat berada di atas motor, sang istri yakni MS langsung menjambak rambut NL hingga membuat keduanya terjatuh.

“Setelah terjatuh, MS yang sudah menyiapkan pisau langsung berusaha menusuk korban, namun korban sempat melawan hingga terjadi perebutan pisau,” jelas Rauf

“Tak lama berselang, suami MS yakni SM yang sudah membuntuti sang istri datang dan membantu sang istri dan berhasil merebut pisau lalu menusukkannya ke tubuh NL,” tambahnya.

Usai menghabisi nyawa korban keduanya pun melarikan diri dengan membawa uang korban.

Saat ini keduanya beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kutim guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Keduanya kita ancam pasal 338 dan atau pasal 340 KUHP dengan pidana paling singkat 15 tahun, dan paling lama pidana mati atau semur hidup,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Kasus KriminalpembunuhanPolres KutimSangkulirang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sopir Mengantuk, Bus Kecelakaan di Tol Balsam, Keluar Jalur Seruduk Pembatas Jalan
News

Sopir Mengantuk, Bus Kecelakaan di Tol Balsam, Keluar Jalur Seruduk Pembatas Jalan

By
Devi Nila Sari
Legislator Pertanyakan Penyebab Kematian 7 Jasad di Kali Bekasi: Menceburkan Diri atau Diceburkan?
Hukum & KriminalTrending

Legislator Pertanyakan Penyebab Kematian 7 Jasad di Kali Bekasi: Menceburkan Diri atau Diceburkan?

By
Wili Wili
Brisia Jodie Resmi Dilamar Jonathan Alden, Tampil Serasi dengan Busana Adat Jawa
SelebritisTrending

Brisia Jodie Resmi Dilamar Jonathan Alden, Tampil Serasi dengan Busana Adat Jawa

By
Wili Wili
Laju Motor Kebablasan, Kecelakaan Jalan Poros Samarinda-Tenggarong Makan Korban
News

Laju Motor Kebablasan, Kecelakaan Jalan Poros Samarinda-Tenggarong Makan Korban

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?