By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Parlemen > Ironi Berkepanjangan, 20 Persen APBN Berasal dari Pertambangan Kaltim, yang Kembali Hanya 4 Persen
HeadlineParlemen

Ironi Berkepanjangan, 20 Persen APBN Berasal dari Pertambangan Kaltim, yang Kembali Hanya 4 Persen

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 6, 2022 3:55 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Ironi Berkepanjangan, 20 Persen APBN Berasal dari Pertambangan Kaltim, yang Kembali Hanya 4 Persen
Pengerukan alam secara sporadis telah merusak hutan dan lingkungan Kaltim dalam skala yang cukup besar. (Dok Akurasi.id)
SHARE

Ironi Berkepanjangan, 20 Persen APBN Berasal dari Pertambangan Kaltim, yang Kembali Hanya 4 Persen. Derita lain yang dialami Kaltim, pengerukan alam secara sporadis membuat hutan dan lingkungan kian hancur. Kondisi ini diperparah oleh adanya oknum aparat yang melindungi aktivitas pertambangan ilegal.

Akurasi.id, Samarinda – Meski Kaltim didapuk sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru. Serta menjadi salah satu penyumbang pendapatan negara terbesar. Namun kenyataannya, hidup masyarakatnya masih sangat memilukan.

Aktivitas pertambangan yang seharusnya mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat, nyatanya justru semakin menyengsarakan. Hal ini diungkapkan anggota Komite II DPD RI Dapil Kaltim, Aji Mirni Mawarni belum lama ini.

Menurutnya, aktivitas pertambangan justru lebih banyak dampak buruknya ketimbang asas manfaatnya. Semisal dampak lingkungan yang membuat resapan air tidak berjalan dengan baik akibat pengupasan lahan.

“Itu juga yang bikin selalu banjir kalau musim banjir. Kalau musim kemarau, jadi gersang dan kering,” kata perempuan berjilbab yang karib disapa Mawar ini.

Ia berkata, jika memang ingin melakukan aktivitas penambangan dengan mengeruk kekayaan alam. Semestinya harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Mengingat, pendidikan dan sejumlah fasilitas jalan di Kaltim yang begitu memprihatinkan.

“Ketika tambang dikeruk, harusnya ada feedback yang seimbang ke masyarakat dong,” tekannya.

[irp]

Dia menjabarkan, hampir 20 persen pendapatan Indonesia di setiap tahunnya berasal dari Kaltim. Namun yang kembali hanya sekitar 4 persen saja. Hal ini tentu memperburuk kesejahteraan rakyat, khususnya di lingkungan aktivitas pertambangan.

Sebagai langkah kongkrit, tekan Mawar, peran proporsional dan profesional lintas lembaga adalah solusinya. Seperti para pengusaha yang memiliki kuasa pertambangan, pemerintah dalam hal pengawasan, serta aparat penegak hukum yang melakukan eksekusi ketika terjadi hal-hal yang di luar aturan.

“Kalau sistem berjalan baik, sinergitas baik, Insyaallah tidak ada ketimpangan kesejahteraan,” tuturnya.

Tambang Ilegal Musabab Ada Oknum Aparat Melindungi

Ironi Berkepanjangan, 20 Persen APBN Berasal dari Pertambangan Kaltim, yang Kembali Hanya 4 Persen
Anggota Komite II DPD RI Dapil Kaltim, Aji Mirni Mawarni saat diwawancarai awak media. (Zulkifli/Akurasi.id)

Ia pun turut menegaskan kepada aparat kepolisian mengenai maraknya penambang ilegal. Menurutnya, aktivitas illegal minning di Bumi Mulawarman tidak akan pernah terjadi, apabila tidak ada oknun aparat terlibat sebagai pemain maupun yang backup para pengusaha.

“Jangan tebang pilih. Tidak ada yang ilegal kalau tidak ada keterlibatan aparat sebagai penegak hukum. Yang ditangkap itu hanya kambing hitam. Illegal minning tidak akan selesai kalau tidak ada aktor intelektual yang ditindak,” tegasnya.

Wanita yang pernah menjabat direktur PDAM Kutim ini menyampaikan harapannya. Agar persoalan klasik ini mampu diselesaikan secara bersama. Sebab bukan tidak mungkin jika aktivitas pertambangan dikelola dengan baik, maka kesejahteraan akan hadir di tengah masyarakat Kaltim.

[irp]

“Tambang itu memiliki kontribusi, tapi harus dievaluasi. Saya selaku senator terus mendorong dan memonitoring. Karena saat tambang dikeruk, ada dana CSR yang harusnya diawasi pemerintah dan aparat dengan baik, maka akan timbul kesejahteraan,” cakapnya.

Tak hanya mengkritik, Mawar bahkan mengaku telah berkonsultasi kepada kementerian terkait mengenai pemanfaatan lain dari lahan pasca pertambangan. Disebutkannya, jika kementerian telah sepakat jika lahan eks tambang nantinya akan diubah fungsi menjadi lahan pertanian. Ini bisa menjadi bagian dari ketahanan pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kaltim.

“Saya ingin, eks lahan tambang jadi lahan pertanian. Sudah saya diskusikan juga. Jadi saya harap ada niatan dari pemerintah daerah untuk hal ini. Agar saling bekerja sama dan saling berbenah dengan peningkatan kesejahteraan ke depan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Pemerintah KaltimAji Mirni MawarniDPD RIPertambangan KaltimTambang Ilegal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kasus Pungli PTSL Terus Didalami, Korban Diimbau Melapor, Pelaku Diancam 20 Tahun Penjara
HeadlineNews

Kasus Pungli PTSL Terus Didalami, Korban Diimbau Melapor, Pelaku Diancam 20 Tahun Penjara

By
Devi Nila Sari
Kebangkrutan Sritex: Dampak Besar Terhadap Pekerja dan Industri Tekstil di Indonesia
HeadlinePeristiwa

Kebangkrutan Sritex: Dampak Besar Terhadap Pekerja dan Industri Tekstil di Indonesia

By
Wili Wili
Jokowi Nikmati Sate Kambing Kartasura: Momen Pertama Pasca Pensiun Sebagai Presiden
HeadlinePeristiwa

Jokowi Nikmati Sate Kambing Kartasura: Momen Pertama Pasca Pensiun Sebagai Presiden

By
Wili Wili
OTT Sertifikasi K3 Sorotkan Peran PJK3 dan Lembaga Audit
Covered StoryHeadline

OTT Sertifikasi K3 Sorotkan Peran PJK3 dan Lembaga Audit SMK3

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?