By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Parah! Bontang Dikepung Banjir, Pedagang Merugi
Trending

Parah! Bontang Dikepung Banjir, Pedagang Merugi

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 18, 2021 11:36 am
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Parah! Bontang Dikepung Banjir, Pedagang Merugi
Jalan Jendral Achmad Yani yang terkena dampak banjir. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Parah! Bontang Dikepung Banjir, Pedagang Merugi
Jalan Jendral Achmad Yani yang terkena dampak banjir. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Bontang dikepung banjir, pedagang merugi. Bahkan volume air yang meluap kali ini lebih tinggi dibanding hari sebelumnya.

Akurasi.id, Bontang – Sejumlah wilayah di Kota Bontang kembali tergenang banjir, setelah hujan deras Rabu (3/3/2021) dan Kamis (4/3/2021) pagi tadi. Bahkan volume air yang meluap lebih tinggi dibanding hari sebelumnya.

Tercatat kawasan yang tergenang banjir yakni Jalan Imam Bonjol, kawasan Gang Aren Kelurahan Api-Api, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, beberapa wilayah Kelurahan Guntung, dan beberapa RT di wilayah Kelurahan Gunung Telihan menjadi lokasi yang cukup parah terdampak.

Akibat kondisi air yang semakin meninggi hingga mencapai lutut orang dewasa, membuat akses Jalan Imam Bonjol akhirnya ditutup warga sekitar. “Air mulai naik jam 3 subuh tadi. Banyak juga motor yang mogok makanya jalan ditutup sama warga,” ucap salah satu warga sekitar, Wari.

Banjir pun berdampak pada pelaku usaha. Mereka merasa merugi. Seperti di kawasan Jalan jendral Achmad Yani. Yanti yang merupakan pedagang nasi terpaksa tidak membuka jualannya lantaran tempat ia berdagang beserta rumahnya direndam air.

“Kalau banjir begini terpaksa tutup dulu, karena tidak bisa masak juga,” ucap perempuan berusia 42 tahun itu.

[irp]

Dia juga mengaku selama 4 tahun berdagang di area tersebut, sudah 4 kali banjir seperti ini. “Tidak separah tahun 2019, tetapi banjir juga bikin rugi karena tidak bisa jualan,” keluhnya.

Yanti, pedagang nasi di kawasan Jalan jenderal Achmad Yani. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Hal senada juga dirasakan oleh Hamdani yang merupakan pedagang es kelapa di kawasan Jalan jenderal Achmad Yani. Dia mengaku di kawasan ini hampir setiap tahun terjadi banjir yang seperti ini.

Dia merasa cukup dirugikan dengan kondisi banjir, lantaran pembeli enggan singgah karena tempatnya terdapat genangan air.

[irp]

“Harapannya untuk pemerintah, untuk drainase diperbaiki lagi, setidaknya kalau terjadi hujan deras, air tidak naik hingga jalan. Artinya perlu ada dorongan untuk memperbaiki itu,” harap laki-laki berusia 41 tahun itu. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:BanjirBontang Dikepung Banjirhujan derasPedagang Merugi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nissan di Ambang Kebangkrutan: Tantangan dan Spekulasi Akuisisi oleh Honda
PeristiwaTrending

Nissan di Ambang Kebangkrutan: Tantangan dan Spekulasi Akuisisi oleh Honda

By
Wili Wili
Tragedi Ledakan Kapal SAR: Jurnalis Metro TV Sahril Helmi Ditemukan Meninggal Dunia
PeristiwaTrending

Tragedi Ledakan Kapal SAR: Jurnalis Metro TV Sahril Helmi Ditemukan Meninggal Dunia

By
Wili Wili
Penetapan tarif tol balsam
Trending

Seolah Cuek dengan Penetapan Tarif Tol Balsam, Isran: Orang yang Mampu Silahkan Lewat Tol

By
akurasi 2019
Dituntut Hukuman Mati, Yudha Arfandi Bingung dan Sedih: Tanggapan Sang Ayah
SelebritisTrending

Dituntut Hukuman Mati, Yudha Arfandi Bingung dan Sedih: Tanggapan Sang Ayah

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?