By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Detak Jantung Normal Manusia dan Cara Menghitungnya
Kesehatan

Detak Jantung Normal Manusia dan Cara Menghitungnya

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 3, 2021 5:16 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Detak Jantung Normal Manusia dan Cara Menghitungnya
Detak jantung bisa dihitung secara manual. (ilustrasi)
SHARE
Detak Jantung Normal Manusia dan Cara Menghitungnya
Detak jantung bisa dihitung secara manual. (ilustrasi)

Detak jantung normal manusia dan cara menghitungnya. Saat Anda sedang banyak tekanan atau stres misalkan, detak jantung umumnya melonjak lebih tinggi. Sementara saat sedang berbaring tanpa beban, detak jantung Anda cenderung melambat.

Akurasi.id, Bontang – Detak jantung adalah debaran jantung yang biasanya dihitung degupnya setiap menit. Melansir Mayo Clinic, kondisi detak jantung manusia secara umum dapat berubah-ubah. Beragam faktor yang dapat memengaruhi perubahan detak jantung antara lain usia, tingkat kebugaran, jenis aktivitas perokok, riwayat pembuluh darah, kolesterol, diabetes, temperatur udara, emosi, bobot tubuh, dan riwayat obat-obatan.

Saat Anda sedang banyak tekanan atau stres misalkan, detak jantung umumnya melonjak lebih tinggi. Sementara saat sedang berbaring tanpa beban, detak jantung Anda cenderung melambat.

Detak jantung normal Melansir Live Science, dalam kondisi rileks detak jantung normal manusia berusia di atas 18 tahun umumnya antara 60 BPM (detak per menit) sampai 100 BPM. Sedangkan untuk anak-anak berusia 6-15 tahun, detak jantung normal saat rileks berkisar 70 BPM sampai 100 BPM.

Namun, saat detak jantung di bawah 60 BPM bukan berarti seseorang memiliki masalah kesehatan. Orang yang cenderung aktif memiliki detak jantung yang lebih lambat karena otot jantung mereka tidak perlu bekerja keras untuk membuat detak jantung stabil.

Para atlet dan orang-orang yang sangat bugar saat kondisi tubuhnya rileks atau santai, detak jantungnya bisa berada di kisaran 40 BPM. Denyut jantung yang lambat di bawah 60 BPM juga bisa jadi efek obat, terutama jenis penurunan tekanan darah tinggi.

Sementara untuk detak jantung maksimal seseorang, tidak ada patokan bakunya. Angkanya bisa bervariasi tergantung detak jantung normal setiap individu. Meskipun ada rentang detak jantung normal yang luas, detak jantung yang tinggi atau rendah bisa jadi tanda masalah kesehatan.

[irp]

Konsultasikan dengan dokter jika denyut jantung Anda saat rileks konsisten di atas 100 BPM. Anda juga perlu berhati-hati jika Anda bukan orang yang sangat aktif bergerak tapi detak jantung saat rileks berada di bawah 60 BPM. Terutama jika disertai gejala pusing, sesak napas, sampai pingsan.

Cara menghitung detak jantung

Detak jantung bisa dihitung dengan alat khusus pengukur detak jantung. Anda juga bisa mengukur detak jantung secara manual. Caranya cukup mudah. Cukup letakkan dua jari di pergelangan tangan, siku bagian dalam, leher bagian samping, atau bagian atas kaki. Agar pembacaan lebih akurat, letakkan dua jari di atas area tersebut lalu hitung jumlah degup selama 60 detik.

Supaya perhitungan lebih mudah, Anda juga bisa menghitung jumlah denyut jantung dengan dua jari di area tersebut selama 20 detik. Lantas, kalikan hasilnya tiga kali. Demi ketepatan, pengukuran detak jantung dengan dua jari lebih disarankan ketimbang ibu jari. (*)

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:AHealthDetak JantungDetak Jantung Normal ManusiaJantungJantung NormalTips Kesehatan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • lovis berkata:
    Mei 24, 2023 pukul 10:51 am

    Informasi yang sangat menarik dan bermanfaat terkait detak jantung normal manusia pada umumnya. Berbagai gangguan pada jantung harus ditangani secara tepat. Ablasi jantung merupakan salah satu penanganan dengan memperbaiki ketidaknormalan detak jantung dengan membuat jaringan parut di jantung.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Aturan Baru: Boleh Lepas Masker di Tempat Umum, Bepergian Tak Wajib Tes
HeadlineKesehatan

Aturan Baru: Boleh Lepas Masker di Tempat Umum, Bepergian Tak Wajib Tes

By
akurasi 2019
Dapat Sertifikat dari MUI, Vaksin Merah Putih Unair Jadi yang Pertama Halal
HeadlineKesehatanRagam

Dapat Sertifikat dari MUI, Vaksin Merah Putih Unair Jadi yang Pertama Halal

By
akurasi 2019
Intip Biaya Medical Check Up yang Digratiskan Prabowo untuk 55 Juta Jiwa
HeadlineKesehatan

Intip Biaya Medical Check Up yang Digratiskan Prabowo untuk 55 Juta Jiwa

By
Wili Wili
IDAI Catat Kasus Gagal Ginjal Akut Capai 192 Pasien di 20 Provinsi
HeadlineKesehatanRagamTrending

IDAI Catat Kasus Gangguan Ginjal Akut Capai 192 Pasien di 20 Provinsi

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?