By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Hotel dan Guest House Jadi Sarang Prostitusi Online, Satpol-PP Bisa Apa?
Trending

Hotel dan Guest House Jadi Sarang Prostitusi Online, Satpol-PP Bisa Apa?

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 27, 2021 6:38 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Hotel dan Guest House Jadi Sarang Protitusi Online, Satpol-PP Bisa Apa?
ilustrasi
SHARE
Hotel dan Guest House Jadi Sarang Protitusi Online, Satpol-PP Bisa Apa?
ilustrasi

Guest House Jadi Sarang Prostitusi Online. Petugas Satpol PP pun mengaku kesulitan mengambil tindakan tegas. Apa alasannya?

Akurasi.id, Samarinda – Maraknya kasus prostitusi seperti tak lagi hanya karena tuntutan pemenuhan ekonomi demi kebutuhan hidup. Saat ini, prostitusi sudah menjadi lahan bisnis yang menggiurkan.

Seperti di Samarinda, jasa prostitusi mengikuti perkembangan zaman. Memasarkan jasa “esek-esek” secara daring. Melalui aplikasi pesan lintas platform.

Tak ingin melewatkan kesempatan di masa-masa sulit, beberapa hotel dan guest house seolah menangkap peluang menggiurkan ini.

Ini terlihat dari kasus belakangan ini, seringnya petugas mengungkap kasus prostitusi online anak di bawah umur yang kedapatan berbagi ranjang dengan pria hidung belang di hotel atau guest house.

Masyarakat pun bertanya-tanya. Sudahkan pihak terkait melakukan tindakan, seperti razia atau himbauan kepada pemilik penginapan dan hotel?

Akurasi.id pun mencari informasi tersebut. Ditemui di ruangannya, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Samarinda Yosua Laden mengatakan, pihaknya mengaku kesulitan melakukan tindakan (razia) ke guest house dan hotel-hotel di Samarinda, akibat terbaginya anggota yang saat ini menangani  pembongkaran SKM dan penerapan protokol Covid.

[irp]

Hotel dan Guest House Jadi Sarang Protitusi Online, Satpol-PP Bisa Apa?
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Yosua Laden. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

“Untuk tahun ini kami memang belum sama sekali melakukan razia, di penginapan dan hotel-hotel di Samarinda, soalnya kami juga lagi mengurus pembongkaran SKM dan penertiban di masa Covid,” jelas Yosua saat ditemui Selasa (23/2/2021).

Ia menjelaskan, selain kurang personel, pihak Satpol PP pun tidak dapat bergerak tanpa koordinasi kepada pihak Dinas Perizinan dan Dinas Pariwisata.

“Nanti kami koordinasikan dulu, karena GH dan Hotel ini kan di bawah dinas perizinan dan pariwisata. Soal maraknya prostitusi di penginapan dan hotel, mungkin saja mereka menutup mata lantaran masa pandemi yang membuat pemasukan mereka menurun,” bebernya.

Lebih lanjut, Yosua menerangkan pihaknya bukan ingin menutup mata atas peristiwa yang belakangan terjadi. Namun ia mengakui bahwa Satpol PP tidak dapat bekerja sendiri.

“Prostitusi online ini sudah kita tahu dari 2018, dan saat itu juga kami sudah laporkan ke Wali Kota Samarinda, namun saat ingin menindak kami terkendala oleh prosedur, yang mengharuskan koordinasi kepada OPD terkait,” terangnya.

“Satpol PP tidak bisa gerak sendiri, jika kami amankan mereka (pelaku prostitusi online) ini kan harus koordinasi lagi sama dinas sosial, nah kalau di bawah umur lanjut lagi ke dinas pemberdayaan, karena prosedur kita cuman bisa mengamankan 1x 24 jam, lebih dari itu mereka kita keluarkan,” tambahnya.

Yosua menambahkan, hingga sampai saat ini, pihaknya pun belum mendapatkan laporan aduan dari masyarakat yang resah adanya penginapan yang dijadikan wadah transaksi bisnis prostitusi.

[irp]

“Kalau laporan belum ada, tapi jika ada kami siap melakukan pengamanan namun juga tetap melakukan koordinasi dengan RT setempat dan aparat kepolisian,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:ProstitusiProstitusi Online
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Potongan Aplikator Ojol Capai 30%, Pengemudi Keluhkan Ketimpangan
PeristiwaTrending

Potongan Aplikator Ojol Capai 30%, Pengemudi Keluhkan Ketimpangan

By
Wili Wili
KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Belasan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Layanan Penumpang Diatur Ulang
PeristiwaTrending

KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Belasan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Layanan Penumpang Diatur Ulang

By
Wili Wili
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Hampir Rp3 Juta
PeristiwaTrending

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Hampir Rp3 Juta

By
Wili Wili
Wisatawan Asal Medan Hilang Terhempas Ombak di Pantai Kedungtumpang, Tulungagung
PeristiwaTrending

Wisatawan Asal Medan Hilang Terhempas Ombak di Pantai Kedungtumpang, Tulungagung

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?