By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Kabar Duka, Mantan Gubernur Kaltim Asal Dayak Yurnalis Ngayoh Tutup Usia di 79 Tahun
Trending

Kabar Duka, Mantan Gubernur Kaltim Asal Dayak Yurnalis Ngayoh Tutup Usia di 79 Tahun

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 10, 2021 11:51 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kaltim Asal Dayak Yurnalis Ngayoh Tutup Usia di 79 Tahun
Gubernur Kaltim periode 2006 hingga 2008 Yurnalis Ngayoh saat mendapatkan perawatan dari rumah sakit sebelum tutup usia. (Istimewa)
SHARE
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kaltim Asal Dayak Yurnalis Ngayoh Tutup Usia di 79 Tahun
Gubernur Kaltim periode 2006 hingga 2008 Yurnalis Ngayoh saat mendapatkan perawatan dari rumah sakit sebelum tutup usia. (Istimewa)

Kabar duka, mantan Gubernur Kaltim Asal Dayak Yurnalis Ngayoh tutup usia di 79 tahun. Yurnalis Ngayoh, menjadi putra Kaltim asal Dayak pertama yang menjabat orang nomor satu pertama di Tanah Benua Etam -sebuatn Kaltim.

Akurasi.id, Samarinda – Kaltim kembali berduka, mantan gubernur Kaltim periode 2006 hingga 2008, Yurnalis Ngayoh meninggal dunia pada umur 79 tahun akibat penyakit yang telah lama dideritanya pada hari ini Senin (8/2) sekitar pukul 06.30 Wita.

Kepergian tokoh putra dayak pertama yang pernah memimpin Kalimantan Timur, itu pun ramai mendapatkan ucapan belasungkawa dari para tokoh dan pejabat di Kaltim, salah satunya yakni Rusmadi Wongso.

“Kaltim kembali kehilangan putra terbaiknya, Bapak Drs Yurnalis Ngayoh gubernur Kaltim 2006-2008. Putra kelahiran Barong Tongkok ini dikenal pamong yang sabar, santun, dan bijak. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisinya. Amin,” tulis Rusmadi dalam akun Instagram pribadinya, Senin (8/2/2021).

Tak lupa wakil wali kota Samarinda terpilih itu pun, mendoakan almarhum mendapatkan tempat terbaik, dan keluarga almarhum yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

“Semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Serta kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan dan kekuatan,” tulisnya.

Yurnalis Ngayoh lahir di Barong Tongkok, Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada 20 Agustus 1942. Almarhum merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (S1). Kemudian melanjutkan Magister (S2) di Universitas Wijaya Putra Surabaya, dan Universitas 17 Agustus Surabaya (S3).

[irp]

Sebelum menjadi gubernur, Yurnalis pun sempat menjadi  wakil gubernur Kaltim kemudian dilantik menjadi pelaksana tugas (plt) gubernur Kalimantan Timur pada tahun 2007 menggantikan Suwarna Abdul Fatah, hingga pada tanggal 10 Maret 2008 dilantik menjadi gubernur Kalimantan Timur.

Berbekal ijazah Sarjana Ekonomi Universitas Gajah Mada tahun 1967, Dr Yurnalis Ngayoh meniti karier di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Samarinda selama enam tahun (1969-1975), dari mulai berturut-turut sebagai Bendaharawan Rutin kemudian Pembantu Direktur III, Bendaharawan Proyek sampai Pembantu Direktur II/Sekretaris.

Selain itu, Yurnalis Ngayoh dipindah tugaskan ke Kabupaten Pasir dan di sana ia mendapat jabatan sebagai Sekretaris Wilayah (1975-1980), kemudian menjabat posisi yang sama namun pindah di daerah Tenggarong pada tahun 1980-1978.

Selanjutnya ia ditempatkan berturut-turut sebagai Kepala Biro Bina Bangda Sekwilda Kalimantan Timur, Pembantu Gubernur Kalimantan Timur wilayah selatan di Balikpapan, kemudian menjabat Asisten Ketataprajaan, Asisten Administrasi Pembangunan Sekwilda Kaltim hingga tahun 1999.

Setelah pensiun dari jabatan gubernur Kalimantan Timur, ia diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris PT Pupuk Kaltim pada 22 Juli 2009. Yurnalis menggantikan Tjutjup Suparna yang telah habis masa baktinya terhitung mulai tanggal 21 Juli 2009. Pengangkatan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di PT Pusri.

Yurnalis Ngayoh memiliki seorang istri yang bernama Dra Helena Nontje MM (kelahiran 11 Desember 1948). Dari hasil pernikahan mereka dikaruniai 4 orang anak. Namun pada Maret 2015 istri dari Yurnalis Ngayoh meninggal dunia pada umur 66 tahun. Sebelumnya Helena Nontje sempat dirawat selama sebulan di Rumah Sakit Siloam Jakarta karena mengalami penyakit komplikasi. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Kabar DukaMantan Gubernur Kaltim YurnalisPutra Dayak Yurnalis NgayohYurnalis Ngayoh Tutup Usia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki Jakarta, 22 Juli 2024 - Instagram Nagita Slavina baru-baru ini dibanjiri hujatan dari warganet setelah postingan yang menunjukkan Wanda Hara mengenakan cadar saat mengikuti kajian bersama Ustadz Hanan Attaki. Dalam unggahan tersebut, banyak netizen menilai bahwa Nagita Slavina seharusnya mengingatkan Wanda Hara untuk tidak mengenakan cadar dalam acara tersebut. Reaksi Warganet dan Wanda Hara Komentar negatif membanjiri kolom komentar Instagram istri Raffi Ahmad ini. Beberapa netizen merasa kecewa karena melihat Wanda Hara, seorang pria, mengenakan cadar saat mengikuti kajian. "Bersahabat dengan siapapun silahkan. Tapi kalau sudah menormalisasi penyimpangan dengan alasan urus diri dan dosa masing-masing itu salah banget sih... padahal baru pulang haji lho, sedih aja sih liatnya," tulis akun @ka*****. "Mba Gigi dan yang lain emang gak ngingetin? Agak lain emang," tulis akun @se*****. "Gunanya teman adalah untuk saling mengingatkan. Kalau nggak gitu, kayaknya jangan berteman aja malu pak haji bu haji, coba tanya anaknya cowok boleh nggak kayak si WH ini?" tulis akun @ng****. "Plis mbak, jangan menormalisasikan penyimpangan, ini kajian loh bukan karnaval," tulis akun @ba****. Wanda Hara sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi ini. Namun, ia telah membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya @wanda_haraa setelah insiden tersebut. Dalam beberapa unggahan Instagram Story, Wanda masih terlihat menjalani aktivitas sehari-harinya, termasuk berolahraga bersama Nagita Slavina, Raffi Ahmad, dan teman-temannya. Panitia dan Nikita Mirzani Sentil Nagita Slavina Panitia acara kajian Ustadz Hanan Attaki pun menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram @ayah_amanah pada Minggu (22/7/2024). "Menanggapi yang sedang viral, mohon maaf ketika acara berlangsung, kami sebagai panitia dan Ustadz Hanan Attaki tidak mengetahui siapa yang ada di balik cadar. Kami baru tahu jika sosok tersebut adalah laki-laki setelah viral," tulis akun tersebut. Panitia juga berjanji akan lebih selektif dalam proses registrasi peserta untuk acara-acara mendatang. "Terima kasih masukannya teman-teman, menjadi evaluasi untuk kami agar bisa lebih selektif lagi dalam proses registrasi peserta," jelasnya. Nikita Mirzani turut memberikan kritik kepada Nagita Slavina atas kejadian ini. Dalam Instagram Story-nya, Nikita menyayangkan bahwa Nagita tidak memberikan saran kepada Wanda Hara, mengingat Wanda adalah seorang pria. "Yang nggak gue habis pikir itu adalah kenapa si Wanda ini bisa bercadar. Berarti kan teman-teman di sekelilingnya itu mensupport. Kalau nggak mensupport, nggak mungkin si Wanda Hara ini ada di tengah-tengah perempuan," jelas Nikita Mirzani. Nikita juga menambahkan bahwa teman-teman Wanda seharusnya bisa lebih peka dan memberi tahu Wanda untuk tidak mengenakan cadar dalam kajian tersebut. "Sesederhana itu ya," tambahnya. Profil Wanda Hara Wanda Hara adalah seorang stylist terkenal di kalangan artis. Dia pernah bekerja di sebuah majalah perempuan di Jakarta dan mulai menekuni dunia fashion sejak tahun 2006. Meski awalnya ingin menjadi makeup artist, Wanda lebih senang dengan tata busana. Kini, Wanda kerap menangani gaya busana artis papan atas dan sering berbagi momen bersama selebritas di Instagram pribadinya @wanda_haraa. Tags: Nagita Slavina, Wanda Hara, Ustadz Hanan Attaki, Instagram, Kritik Warganet, Cadar, Nikita Mirzani, Kajian Islam Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki Jakarta, 22 Juli 2024 - Instagram Nagita Slavina baru-baru ini dibanjiri hujatan dari warganet setelah postingan yang menunjukkan Wanda Hara mengenakan cadar saat mengikuti kajian bersama Ustadz Hanan Attaki. Dalam unggahan tersebut, banyak netizen menilai bahwa Nagita Slavina seharusnya mengingatkan Wanda Hara untuk tidak mengenakan cadar dalam acara tersebut. Reaksi Warganet dan Wanda Hara Komentar negatif membanjiri kolom komentar Instagram istri Raffi Ahmad ini. Beberapa netizen merasa kecewa karena melihat Wanda Hara, seorang pria, mengenakan cadar saat mengikuti kajian. "Bersahabat dengan siapapun silahkan. Tapi kalau sudah menormalisasi penyimpangan dengan alasan urus diri dan dosa masing-masing itu salah banget sih... padahal baru pulang haji lho, sedih aja sih liatnya," tulis akun @ka*****. "Mba Gigi dan yang lain emang gak ngingetin? Agak lain emang," tulis akun @se*****. "Gunanya teman adalah untuk saling mengingatkan. Kalau nggak gitu, kayaknya jangan berteman aja malu pak haji bu haji, coba tanya anaknya cowok boleh nggak kayak si WH ini?" tulis akun @ng****. "Plis mbak, jangan menormalisasikan penyimpangan, ini kajian loh bukan karnaval," tulis akun @ba****. Wanda Hara sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi ini. Namun, ia telah membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya @wanda_haraa setelah insiden tersebut. Dalam beberapa unggahan Instagram Story, Wanda masih terlihat menjalani aktivitas sehari-harinya, termasuk berolahraga bersama Nagita Slavina, Raffi Ahmad, dan teman-temannya. Panitia dan Nikita Mirzani Sentil Nagita Slavina Panitia acara kajian Ustadz Hanan Attaki pun menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram @ayah_amanah pada Minggu (22/7/2024). "Menanggapi yang sedang viral, mohon maaf ketika acara berlangsung, kami sebagai panitia dan Ustadz Hanan Attaki tidak mengetahui siapa yang ada di balik cadar. Kami baru tahu jika sosok tersebut adalah laki-laki setelah viral," tulis akun tersebut. Panitia juga berjanji akan lebih selektif dalam proses registrasi peserta untuk acara-acara mendatang. "Terima kasih masukannya teman-teman, menjadi evaluasi untuk kami agar bisa lebih selektif lagi dalam proses registrasi peserta," jelasnya. Nikita Mirzani turut memberikan kritik kepada Nagita Slavina atas kejadian ini. Dalam Instagram Story-nya, Nikita menyayangkan bahwa Nagita tidak memberikan saran kepada Wanda Hara, mengingat Wanda adalah seorang pria. "Yang nggak gue habis pikir itu adalah kenapa si Wanda ini bisa bercadar. Berarti kan teman-teman di sekelilingnya itu mensupport. Kalau nggak mensupport, nggak mungkin si Wanda Hara ini ada di tengah-tengah perempuan," jelas Nikita Mirzani. Nikita juga menambahkan bahwa teman-teman Wanda seharusnya bisa lebih peka dan memberi tahu Wanda untuk tidak mengenakan cadar dalam kajian tersebut. "Sesederhana itu ya," tambahnya. Profil Wanda Hara Wanda Hara adalah seorang stylist terkenal di kalangan artis. Dia pernah bekerja di sebuah majalah perempuan di Jakarta dan mulai menekuni dunia fashion sejak tahun 2006. Meski awalnya ingin menjadi makeup artist, Wanda lebih senang dengan tata busana. Kini, Wanda kerap menangani gaya busana artis papan atas dan sering berbagi momen bersama selebritas di Instagram pribadinya @wanda_haraa. Tags: Nagita Slavina, Wanda Hara, Ustadz Hanan Attaki, Instagram, Kritik Warganet, Cadar, Nikita Mirzani, Kajian Islam Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki
SelebritisTrending

Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki

By
Wili Wili
IDI Kaltim
Trending

Dukung Karantina Wilayah, IDI Kaltim Ingatkan Pemerintah Siapkan RS Darurat hingga Laboratorium

By
akurasi 2019
Ramai-ramai Klaim Menang, Castro: Jangan Percaya Data Selain Dari KPU
Trending

Ramai-ramai Klaim Menang, Castro: Jangan Percaya Data Selain Dari KPU

By
akurasi 2019
Limbah Batu Bara Mencemari Sungai, Warga Malinau Kesulitan Dapatkan Air Bersih
Trending

Limbah Batu Bara Mencemari Sungai, Warga Malinau Kesulitan Dapatkan Air Bersih

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?