4 Tahun Mati Suri, Arif Rahman Janji Bawa Kembali Kejayaan KNPI Kaltim Usai Terpilih Jadi Ketua

![]()

4 tahun mati suri, Arif Rahman janji bawa kembali kejayaan KNPI Kaltim usai terpilih jadi ketua. Dia akan kembali merangkul semua elemen terkait yang ada dalam tubuh KNPI Kaltim, sehingga dinamika organisasi kembali bergeliat dan tumbuh.
Akurasi.id, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim yang berlangsung di Hotel Aston Samarinda, Sabtu (23/01/2021) kemarin, resmi menetapkan Arif Rahman Hakim menjadi ketua baru periode 2021-2023.
Arif Rahman Hakim terpilih secara aklamasi, hal itu dikarenakan tidak adanya pengembalian berkas oleh kandidat lain yang mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan dalam Musda KNPI XIV tersebut.
Setelah ditetapkan menjadi Ketua KNPI Kaltim, dalam waktu dekat Arif berencana akan bersilaturahmi menemui para senior yang ada di Kaltim.
“Sesuai dengan komitmen saya dengan senior-senior yang ada di Kaltim, bahwa ke depan saya akan melakukan langkah-langkah persuasif. Di awal, saya akan banyak keliling silaturahmi menghadap beberapa senior sekaligus menyampaikan hasil musda ini, kemudian berdiskusi terkait konsep KNPI ke depan,” tuturnya, Sabtu (23/1/2021).
Selain itu, Arif juga akan melakukan konsolidasi dengan mengundang kawan-kawan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), terkait pengaktifan kembali KNPI Kaltim yang diarasa telah mati suri sejak 4 tahun yang lalu.
“Saya ingin kita sesama kawan-kawan organisasi kepemudaan satu minggu setelah musda ini, akan saya undang ngopi bareng, kemudian akan ada juga pertemuan dengan ketua- ketua DPD KNPI kabupaten/kota se-Kaltim dalam rangka konsolidasi,” ujar Arif.
Lanjutnya, dalam memimpin KNPI ini semua warna, semua agama, lintas partai, dan lintas kemahasiswaan akan diakomodir dalam kepengurusannya dan Graha KNPI akan dimaksimalkan.
“Saya janji bahwa graha akan terus seperti yang kita lakukan kemarin, selau bersama semua OKP, tidak pernah kemudian kita memberikan tarif sepeserpun, semua bebas menggunakan graha dan buat organisasi kepemudaan yang tidak punya sekretariat silakan bersekertariat di KNPI, itu milik kita semua,” tegasnya.
Walapun dalam musda tersebut tidak dihadiri perwakilan Pemprov Kaltim, pihaknya tidak ingin ambil pusing, dan masih memberikan toleransi. “Saya kira kami masih mentoleransi. Ada batas wajar bahwa dalam kondisi dinamika seperti ini, Pemprov Kaltim tidak juga kemudian harus memihak, karena kita-kita ini anak-anaknya semua,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin









