By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Tingkatkan Kesejahteraan Pegawai, Mahyunadi Ingin Gaji TK2D Setara UMK
Trending

Tingkatkan Kesejahteraan Pegawai, Mahyunadi Ingin Gaji TK2D Setara UMK

akurasi 2019
Last updated: Agustus 1, 2020 8:04 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Tingkatkan Kesejahteraan Pegawai, Mahyunadi Ingin Gaji TK2D Setara UMK
Anggota DPRD Kaltim yang kini memutuskan maju di Pilkada Kutim Mahyunadi ingin gaji TK2D di Kutim bisa setara UMK. (Dirhan/Akurasi.id)
SHARE
Tingkatkan Kesejahteraan Pegawai, Mahyunadi Ingin Gaji TK2D Setara UMK
Anggota DPRD Kaltim yang kini memutuskan maju di Pilkada Kutim Mahyunadi ingin gaji TK2D di Kutim bisa setara UMK. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Kesejahteraan pegawai yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) belum berjalan sebagaimana mestinya. Terbukti dari pemberian gaji bagi para tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang masih berada di bawah upah minimum kabupaten (UMK).

baca juga: Miris, Sejak 1988, Warga Kecamatan Kaubun di Kutim Hidup Tanpa Setrum Listrik PLN

Sorotan itu salah satunya datang dari Bakal Calon Bupati Kutim Mahyunadi. Menurut politikus Partai Golkar itu, sudah semestinya Pemkab Kutim memberikan upah yang layak bagi para TK2D. Karena dalam hal kerja, mereka pun melaksanakan semua yang dikerjakan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS).

“Untuk gaji para TK2D ke depan, harus ditingkatkan oleh Pemerintah Kutim. Kita akan upayakan bisa setara UMK atau serendah-serendahnya Rp2,5 juta per bulannya. Itu sebagai bentuk keadilan bagi para TK2D yang sudah bekerja layaknya ASN,” kata Mahyunadi.

Dia cukup mengkritik kebijakan Pemerintah Kutim yang abai terhadap hak-hak para TK2D. Apalagi banyak di antara pegawai yang hak-haknya ditunda dengan alasan defisit keuangan. Bahkan berdasarkan laporan yang dia terima, gaji para TK2D sampai harus tertahan 2 hingga 3 bulan lamanya.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Kutim memberikan upah kepada TK2D berkisar antara Rp1 juta sampai dengan Rp1,5 juta dengan jenjang pendidikan SMA hingga sarjana (S1). Untuk ukuran beban hidup di Kutim, nilai tersebut masih jauh dari kata layak.

“Pemkab Kutim ke depannya, jangan hanya perusahaan yang diwajibkan membayar upah atau gaji pegawai sesuai UMK. Sedangkan untuk TK2D, Pemkab Kutim justru mengabaikan hal itu. Justru menggaji di bawah UMK. Tentunya itu sangat lucu,” ketusnya.

Mahyunadi bercerita, ketika dia masih menjabat ketua DPRD Kutim, dia bahkan pernah bersitegang dengan Pemkab Kutim lantaran persoalan gaji TK2D tersebut. Sebelumnya, Pemkab Kutim hanya memberikan gaji TK2D sebesar Rp800 ribu hingga Rp1 juta.

Terhadap hal itu, dalam berbagai rapat dengan pemerintah, Mahyunadi ngotot meminta agar gaji TK2D dinaikkan. Hingga pada satu waktu, Pemkab Kutim akhirnya menyetujui usulan kebaikan gaji tersebut dan menetapkan diangka Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.

“Pada waktu itu, saya melihat ada ketidakadilan terhadap para TK2D. Makanya, saat menjabat ketua DPRD, saya berkali-kali meminta agar Pemkab Kutim menaikkan gaji TK2D. Pada saat itu akhirnya disetujui naik menjadi Rp1,5 juta, dari semula hanya digaji Rp800-900 ribu,” imbuhnya.

Pria yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kaltim itu ingin, kinerja TK2D ke depan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata. Begitu pun dengan pemberian upah kepada mereka. Apapun alasannya, Pemkab Kutim berkewajiban memberikan upah yang layak.

“Saya kira, persoalan defisit tidak boleh lagi menjadi alasan untuk tidak memberikan kesejahteraan yang layak bagi para TK2D di Kutim. Insyaallah, bila diamanahkan menjadi Bupati Kutim, maka hal pertama yang ingin saya benahi adalah membenahi kesejahteraan para TK2D,” tandasnya. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:gaji tk2dGaji TK2D Setara UMKKesejahteraan PegawaiMahyunadiMahyunadi-Kinsu
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dipertanyakan Warga, Ini Penghambat Pembangunan Jembatan Sangatta
Trending

Dipertanyakan Warga, Ini Penghambat Pembangunan Jembatan Sangatta

By
akurasi 2019
Warga Antusias Nikmati Tarif Rp 1 MRT Jakarta dan Transjakarta
PeristiwaTrending

Warga Antusias Nikmati Tarif Rp 1 MRT Jakarta dan Transjakarta

By
Wili Wili
Sempat Diproyeksi Hanya Rp9 Triliun, APBD Kaltim 2021 Diketok Diangka Rp11 Triliun
BirokrasiTrending

Sempat Diproyeksi Hanya Rp9 Triliun, APBD Kaltim 2021 Diketok Diangka Rp11 Triliun

By
akurasi 2019
Jenazah Cagub Malut Benny Laos Dimakamkan Siang Ini
PeristiwaTrending

Jenazah Cagub Malut Benny Laos Dimakamkan Siang Ini

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?