By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Komisi III DPRD Bontang Sidak, Jembatan dan Drainase di Gunung Telihan Jadi Sorotan
Birokrasi

Komisi III DPRD Bontang Sidak, Jembatan dan Drainase di Gunung Telihan Jadi Sorotan

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Komisi III DPRD Bontang Sidak
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik. (Jisa/Akurasi.id)
SHARE
Komisi III DPRD Bontang Sidak
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik. (Jisa/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Komisi III DPRD Bontang menggelar inspeksi mendadak (sidak) jembatan dan drainase yang berada di wilayah Kelurahan Gunung Telihan, Senin (22/6/20).

baca juga: Minta Warga Direlokasi, DPRD Bontang Menyoroti PT GPK 

Sidak dilaksanakan dalam rangka meninjau jembatan di Jalan Pontianak yang mengalami penurunan konstruksi. Selain itu, drainase di Jalan Asmawarman juga menjadi sorotan DPRD Bontang. Pasalnya jika terjadi hujan deras aliran air di lokasi tersebut diduga tidak lancar sehingga mengakibatkan banjir.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik mengatakan  selama jalan di depan RSUD Taman Husada ditutup dan dialihkan, masyarakat lebih memilih jalan pintas yang berada di Jalan Pontianak untuk menuju jalan utama. Kendaraan yang lalu lalang lalang lebih banyak dari biasanya mengakibatkan kondisi jembatan rusak. Dikhawatirkan jembatan bisa ambruk sewaktu-waktu.

Abdul Malik menyebut diperkirakan anggaran untuk renovasi jembatan tersebut akan menelan biaya mencapai hingga Rp7 miliar.

“Perihal itulah yang membuat kami melakukan sidak. Untuk jembatan tersebut dari sisi perencanaan dan penganggaran sudah ada, malah sudah hampir masuk tahap lelang. Namun seiring perjalanan hal tersebut harus dilakukan penundaan karena rasionalisasi anggaran dikarenakan Covid-19 ini. Anggaran untuk jembatan tersebut kurang lebih Rp6 miliar hingga Rp7 miliar,” bebernya.

Kata dia, adanya portal sebelum memasuki jembatan tersebut awalnya inisiatif dari masyarakat. Namun beberapa kali dilakukan pemasangan kerap kali hilang sehingga pemerintah mengambil inisiatif untuk membuatkan portal yang terbuat dari kayu ulin.

“Adanya portal tersebut dikarenakan jembatan tersebut mengalami pergeseran penurunan konstruksi  dikarenakan seringnya truk bermuatan melalui jembatan tersebut mengingat usai jembatan yang sudah cukup tua. Jika tidak salah seingat saya jembatan itu merupakan CSR salah satu perusahaan swasta pada tahun 1992, jadi usia jembatan tersebut kurang lebih sekitar 28 tahun,” tuturnya.

Sedangkan sistem drainase di Jalan Asmawarman, ketika curah hujan turun dengan deras, aliran air dari Terminal Bus Bontang dan arah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) turun ke Jalan Asmawarman sehingga menyebabkan genangan air dengan debit yang besar.

“Sehingga ketika terjadi hujan sudah pasti banjir hingga selutut orang dewasa. Hal tersebut dikarenakan drainasenya pada jalan tersebut kurang berfungsi dengan baik,” ujarnya

Abdul Malik menyebut, seharusnya ketika terjadi hujan drainase seharusnya diarahkan menuju ke arah jembatan sehingga jatuhnya air pembuangan langsung ke sungai. Namun aliran air dari arah PLTD tidak menuju ke sungai namun berkumpul di tengah jalan tersebut. Ditambah aliran pembuangan dari arah terminal.

“Drainasenya kurang bagus, belum lagi banyak pinggiran drainase yang dicor warga untuk membuat jembatan lintasan kendaraannya dari jalan ke rumah. Walaupun air mengalir pada drainase tersebut namun tidak bisa menampung debit air,” pungkasnya. (*)

Penulis: Jisa
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:DPRD BontangJembatan dan DrainaseKomisi IIIRSUD Taman Husada BontangSidak Komisi III
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bau Busuk Dikeluhkan Warga, Komisi II Bakal Tinjau Rumah Potong Hewan Jalan S Parman
Kabar Politik

Bau Busuk Dikeluhkan Warga, Komisi II Bakal Tinjau Rumah Potong Hewan Jalan S Parman

By
Devi Nila Sari
Pernah Kecelakaan hingga Syaraf Terganggu, Polisi Dalami Motif Bunuh Diri Pria di Tanjung Laut Indah
News

Pernah Kecelakaan hingga Syaraf Terganggu, Polisi Dalami Motif Bunuh Diri Pria di Tanjung Laut Indah

By
Devi Nila Sari
peri link
Birokrasi

Mengenal 3 Manfaat Program Peri-Link, Inovasi Perizinan DPMPTSP Bontang yang Menyasar Kelurahan

By
akurasi 2019
Andi Harun Didapuk Pembicara Dialog Iklim Global, Samarinda Dipercaya Pilot Project Mitigasi Ketahanan Iklim
Birokrasi

Andi Harun Didapuk Pembicara Dialog Iklim Global, Samarinda Dipercaya Pilot Project Mitigasi Ketahanan Iklim

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?