Masjid Guru Udin di Samarinda Ilir Disatroni Maling Kotal Amal
Aksi Pencurian Terekam CCTV, Uang hingga Klip On Masjid Ikut Raib

![]()

Akurasi.id, Samarinda – Aksi pencurian kotak amal masjid kembali terjadi di Samarinda. Kali ini menyasar Masjid Guru Udin atau Masjid Al Ikhwal Karim yang terletak di Jalan Biawan Gang 6 Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Samarinda Ilir Samarinda, Kamis (11/6/20) pukul 08.30 Wita pagi.
baca juga: Ibu yang Menganiaya Balita di Samarinda Diduga Mengalami Sindrom Baby Blues
Aksi pencurian yang dilakukan seorang pria tak dikenal itu diketahui dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV) masjid. Dalam rekaman itu, tampak pria berbaju merah terlihat mengangkat kotak amal yang berada di dalam masjid dan membopongnya ke salah satu ruangan teknis masjid.

Menurut keterangan penjaga masjid, Sahril (51), saat kejadian pada pagi, dirinya sedang berada di ruang perpustakan yang bersebelahan dengan masjid tersebut. “Waktu kejadian, saya berada di perpustakan, dan memang tak ada yang melihat pelaku masuk ke dalam masjid,” jelasnya kepada Akurasi.id.
Selang beberapa jam ketika Sahril hendak membersihkan masjid, dirinya terkejut melihat salah satu kotak amal sudah perpindah tempat. Dia pun buru-buru memeriksa CCTV lantaran mendapati isi kotak masjid telah terbuka dan sudah kosong. “Setelah melihat dari rekaman CCTV baru saya tahu kalau masjid habis kemalingan,” ujarnya.
Diperkirakan isi dari kotak amal yang dibobol malik berisikan uang sekitar Rp50 ribu rupiah. Tak hanya uang dalam kotak amal yang digondol, pelaku juga diketahui mengambil sebuah klip on yang berada di dekat mimbar.

Diakui Sahril, aksi pencurian kotak amal di Masjid Guru Udin bukan kali pertama. Sebelum-sebelumnya, aksi serupa pernah terjadi. Namun hingga dengan sekarang, para pelaku belum tertangkap alias masih berkeliaran. Dan kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib.
“Aksi pencurian isi kotak amal di masjid ini bukan per tama kalinya, Mas. Aksi pencurian kotak amal di masjid ini sudah sering terjadi. Kami berharap, para pelaku pencurian dapat segera tertangkap, karena sangat meresahkan kami,” harapnya. (*)
Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin









