By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Tren Kasus Covid-19 Turun, IDI: Kaltim Layak Berlakukan New Normal
Trending

Tren Kasus Covid-19 Turun, IDI: Kaltim Layak Berlakukan New Normal

akurasi 2019
Last updated: Mei 30, 2020 2:18 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
KALTIM NEW NORMAL
Ketua IDI Kaltim dr Nataniel Tandirogang menilai Kaltim sudah cukup aman jika harus memberlakukan New Normal Life Covid-19. (Istimewa)
SHARE
KALTIM NEW NORMAL
Ketua IDI Kaltim dr Nataniel Tandirogang menilai Kaltim sudah cukup aman jika harus memberlakukan New Normal Life Covid-19. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Langkah pemerintah kabupaten/kota di Kaltim untuk mulai menerapkan kebijakan New Normal Life atau kehidupan normal baru atas wabah Covid-19 dinilai Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim pada dasarnya sudah dapat dilakukan. Pertimbangannya, karena tren kasus pasien positif Covid-19 di Kaltim berangsur turun.

baca juga: Samarinda Dinilai Sudah Tidak Layak Jadi Ibu Kota Provinsi

Ketua IDI Kaltim dr Nataniel Tandirogang menilai, kebijakan New Normal Life atau yang banyak orang kenal dengan istilah hidup berdampingan dengan Covid-19, sedianya sudah dapat dilihat beberapa hari sebelum perayaan Idulfitri. Di mana ketika itu, sudah ada banyak masyarakat yang keluar rumah dan mulai beraktivitas seperti biasa.

“Jadi jika dibilang (mau menerapkan kebijakan) New Normal, Masyarakat Kaltim (sebenarnya) sudah mulai melakukan hal tersebut,” kata dia, Jumat (29/5/20) kemarin.

Apa yang dilakukan masyarakat itu dinilai wajar. Selain karena memang sudah cukup lama membatasi diri dalam berbagai aktivitas, masyarakat pada akhirnya memutuskan keluar rumah, karena sejalan dengan semakin berangsur-angsur membaiknya para pasien Covid-19 di Kaltim. Begitu juga dengan pasien positif jumlahnya semakin turun drastis.

“Sejak 5 hari terhakir, tidak ada penambahan (pasien positif Covid-19) yang cukup signifikan. Jika sampai 4 Juni mendatang tidak ada lonjakan kasus, kemudian pasien sembuh semakin bertambah, maka kita sudah bisa hidup normal atau New Normal Life,” tuturnya.

Kendati demikian, IDI Kaltim mengingatkan pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi, jika kebijakan New Normal telah diterapkan, maka harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan yang ketat. Sehingga potensi adanya gelombang kedua Covid-19 dapat dicegah sedini mungkin.

“Bagaimanapun, selama ini masih ada banyak masyarakat yang tidak taat terhadap physical distancing. Bagi mereka yang melanggar, jika memang mengharuskan, berikan sanksi, misalnya karena tidak menggunakan masker,” katanya.

Kemudian bagi setiap kantor dan tempat-tempat perbelanjaan yang dapat mengundang kerumunan, tambah dr  Nataniel, juga wajib menyediakan tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu badan.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Apabila New Normal sudah diberlakukan, biasanya kedua tempat ini bisa memicu dan memperburuk keadaan jika tidak diawasi secara ketat,” imbuhnya.

Lebih lanjut dr Nataniel menjelaskan, Kaltim merupakan daerah yang paling aman jika menerapkan New Normal. Karena dari jumlah kasus pasien positif Covid-19 Kaltim sebanyak 281 kasus, angka kematiannya hanya 1 persen dengan tingkah pasien sembuh mencapai 45 persen.

“Tapi saya berharap jika nantinya terdapat ledakan pasien Covid-19 setelah New Normal diberlakukan, pemerintah harus cepat bertindak untuk mengambil keputusan lebih lanjut. Misalnya, memisahkan anak-anak dan manula dengan mereka yang terkonfirmasi positif, sebab mereka yang paling rentan, lantaran belum memiliki imun yang cukup kuat,” serunya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCovid-19IDI Kaltimnew normal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

hotel grand kartika
Corak

Promo Siaga Corona, Nginap Hotel Grand Kartika Tawarkan Cuma Rp299.000 Per Malam

By
akurasi 2019
Angkut Alat Berat Truk Trailer Gagal Nanjak, Bikin Macet 4 Kilometer
Trending

Angkut Alat Berat Truk Trailer Gagal Nanjak, Bikin Macet 4 Kilometer

By
Devi Nila Sari
571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, PPATK Blokir dan DPR Desak Sanksi Tegas
PeristiwaTrending

571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, PPATK Blokir dan DPR Desak Sanksi Tegas

By
Wili Wili
Ngeri! Ledakan Petasan di Blitar Hancurkan 25 Rumah, Tubuh Korban Sampai Berceceran
HeadlineNewsPeristiwaTrending

Ngeri! Ledakan Petasan di Blitar Hancurkan 25 Rumah, Tubuh Korban Sampai Berceceran

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?