By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Kasus OTG Covid-19 di Bontang Bertambah Jadi 38 orang, Terbanyak di Loktuan
Trending

Kasus OTG Covid-19 di Bontang Bertambah Jadi 38 orang, Terbanyak di Loktuan

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
otg covid-19
Ilustrasi. (internet)
SHARE
otg covid-19
Ilustrasi. (internet)

Akurasi.id, Bontang – Kasus Orang Tanda Gejala (OTG) Covid-19 bertambah 3 orang pada Senin (20/4/20), pukul 14.00 Wita. Adanya penambahan tersebut, jumlah OTG kini menjadi 38 orang.

baca juga: Kabar Baik!! 178 PDP Corona Kaltim Dinyatakan Negatif, Menunggu Hasil Uji Swab 127 Kasus

Dalam rilis perkembangan Covid-19 Bontang, 5 orang berstatus OTG diisolasi di RSUD Taman Husada. Sedangkan 11 orang menjalani isolasi karantina sehat di Hotel Grand Mustika (eks Hotel Oak Tree).

Rilis yang disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni ini mengatakan 3 penambahan OTG salah satunya memiliki riwayat perjalanan ke Gowa. Hasil rapid tes (tes cepat) dinyatakan positif dan saat ini diisolasi di RSUD Taman Husada Bontang.

“Sedangkan 2 orang memiliki kontak erat dengan OTG kluster Gowa. Rapid tesnya negatif. Saat ini berada di Karantina Sehat, Hotel Grand Mustika,” kata Neni.

Istilah OTG digunakan untuk mengategorikan mereka yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular dari orang yang terkonfirmasi positif.

Berdasarkan peta status kasus Covid-19 per kelurahan, OTG ini tersebar di 9 kelurahan. Di antaranya 13 orang di Loktuan, 1 orang asal Gunung Telihan, 7 orang dari kelurahan Gunung Elai, 1 orang di Kelurahan Api-api, 4 orang di Tanjung Laut Indah, 3 orang Bontang Lestari, 4 orang Berebas Tengah, 4 orang di Berbas Pantai, dan 1 orang di wilayah Belimbing.

Selain OTG, tercatat 1 penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“ODP ini memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Saat ini dirawat di rumah sakit swasta,” ungkapnya.

Selain OTG dan ODP, kata Neni, kembali terjadi peningkatan jumlah warga yang melapor ke Call Centre Public Safety Center (PSC) di Jalan Ahmad Yani, Bontang Utara. Di antaranya penambahan orang dalam status monitoring sebanyak 150 orang. Total pelapor mulai 19 Maret sampai 10 April sebanyak 5.969 orang

“4.116 di antaranya telah selesai monitoring,” ucapnya.

Neni menjelaskan sarana karantina di Hotel Grand Mustika hanya diperuntukkan bagi orang berstatus OTG. Namun yang dapat menjalani karantina di hotel tersebut harus memiliki beberapa kriteria. Antara lain memiliki riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi (positif) atau status ODP rapid tes positif, atau suspek dari klaster yang disebutkan Kementerian Kesehatan. Kedua, kondisi umum baik dan sehat. Selain itu, mendapat penetapan dan persetujuan Tim Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Posko PSC.

“Sampai saat ini ada 11 orang berada dalam karantina, semua dalam kondisi sehat dan kooperatif mematuhi protokol kesehatan,” bebernya.

Diimbau kembali masyarakat yang datang ke Bontang melalui jalur laut, udara, maupun darat diminta dengan penuh kesadaran melapor ke PSC call centre melalui telepon/wa 08115407119. Atau melapor melalui link https://bit.ly/covidbontang sehingga tidak perlu datang.

“Melapor tujuannya untuk mendapatkan penjelasan protokol kesehatan maupun pemantauan oleh petugas,” pungkasnya. (*)

 Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:corona bontangcorona kaltimCovid-19OTGOTG BontangRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

P3TGAI
News

Selamatkan Ekonomi Petani Kaltim, Irwan Gencarkan Program Padat Karya P3TGAI

By
akurasi 2019
Dua Maskapai Nasional Terbang dari China saat PPKM Larang WNA Masuk RI
Trending

Dua Maskapai Nasional Terbang dari China saat PPKM Larang WNA Masuk RI

By
Devi Nila Sari
Hasil COP26 Gagal Hapus Penggunaan Batubara
HeadlineTrending

Hasil COP26 Gagal Hapus Penggunaan Batubara

By
Devi Nila Sari
Verrell Bramasta Temui Fuji di Malaysia, Kedekatan Keduanya Jadi Sorotan
SelebritisTrending

Verrell Bramasta Temui Fuji di Malaysia, Kedekatan Keduanya Jadi Sorotan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?