By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Kutim Pertimbangkan Kebijakan New Normal dengan Rapid Test 200 Pedagang Pasar Induk
Trending

Kutim Pertimbangkan Kebijakan New Normal dengan Rapid Test 200 Pedagang Pasar Induk

akurasi 2019
Last updated: Mei 28, 2020 6:00 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
rapid test 200 pedagang
Ratusan pedagang Pasar Induk Sangatta mengikuti rapid tes massal yang diadakan Dinkes Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
rapid test 200 pedagang
Ratusan pedagang Pasar Induk Sangatta mengikuti rapid tes massal yang diadakan Dinkes Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Sekitar 200 pedagang di Pasar Induk Sangatta, Kutai Timur (Kutim), menjalani rapid test atau tes cepat yang dilakukan tim Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Kamis (28/5/20). Tes cepat itu dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap kian merebaknya wabah Covid-19 di Sangatta.

baca juga: Kebijakan New Normal Covid-19 Dinilai Sebagai Kekalahan, Irwan: Pemerintah Angkat Bendera Putih

Kepala Dinkes Kutim, Bahrani Hasanal menerangkan, rapid test dilakukan demi menekan penyebaran angka Covid-19. Ia berharap dengan melakukan uji cepat ini, pihaknya dapat mengetahui secara dini siapa saja warga yang reaktif Covid-219, agar saat penerapan new normal life, dapat dibatasi dengan harapan tidak ada lagi transmisi lokal. “Semoga tidak banyak yang menunjukkan hasil reaktif,” ucapnyan.

Untuk hasil rapid test dapat keluar dalam waktu satu hari. Nantinya setiap orang yang mengikuti tes cepat ini, kemudian dikabari melalui via seluler sesuai data diri masing-masing. Untuk pasien yang mendapatkan hasil tes negatif disarankan untuk melakukan isolasi diri atau diberikan fasilitas kesehatan. Karena dari hasil tes tersebut tidak memungkinkan benar-benar negatif virus corona. Sedangkan untuk pasien yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP) akan disarankan untuk melakukan isolasi mandiri.

“Dari hasil rapid tes ini jika ada yang reaktif maka dianjurkan untuk isolasi mandiri, namun masyarakat tak perlu panik atau takut, karena hasil reaktif itu belum pasti yang bersangkutan positif corona,” papar Bahrani.

Dia menambahkan, pelaksanaan tes cepat diprioritaskan bagi para pedagang. Test tersebut akan dilakukan di tiga titik, yakni di Sangatta meliputi Pasar Induk Sangatta, Pasar Teluk Lingga, dan Pasar Sangatta Selatan. “Ketiga pasar itu kami sasar, karena memang ramai dikunjungi pembeli,” katanya.

Menurut dia, kegiatan rapid test massal tersebut dilaksanakan dengan menyediakan sebanyak 600 alat tes. “Selain di pasar, nantinya akan kami adakan rapid test massal dengan para imam masjid hingga para pendeta,” pungkasnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Induk Sangatta, Bohari mengatakan, terdapat sebanyak 200 pedagang yang mengikuti tes cepat yang dilakukan secara acak. Menurutnya, keramaian pasar pasca Lebaran kembali ramai. Padahal sebelumnya aktivitas jual-beli di pasar ini selama pandemi Covid-19 cenderung menurun.

Selama pandemi Covid-19, tambah dia, meskipun tidak ada pembatasan jam operasional pasar, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni para penjual dan pembeli diwajibkan memakai masker dan harus cuci tangan.

“Selama ini para pedagang dan pembeli diwajibkan memakai masker dan dianjurkan agar selalu mencuci tangan apalagi setelah melakukan transaksi,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:200 pedagangCovid-19new normalpasar induk sangattarapid test
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Virus Corona
Covered Story

Jangan Panik! Virus Corona Tak Mudah Menular, Ini Cara Mencegahnya

By
akurasi 2019
Kecelakaan Mobil BMW Terbalik di Jakarta Selatan: Pengemudi Diduga Kurang Konsentrasi
PeristiwaTrending

Kecelakaan Mobil BMW Terbalik di Jakarta Selatan: Pengemudi Diduga Kurang Konsentrasi

By
Wili Wili
Luna Maya dan Maxime Bouttier Gelar Resepsi Mewah Bertema Futuristik di Jakarta, Sheila On 7 Jadi Tamu Spesial
SelebritisTrending

Luna Maya dan Maxime Bouttier Gelar Resepsi Mewah Bertema Futuristik di Jakarta, Sheila On 7 Jadi Tamu Spesial

By
Wili Wili
Berenang di Sungai Aare Swiss, Anak Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang
HeadlinePeristiwaTrending

Berenang di Sungai Aare Swiss, Anak Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?