By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Kematian Anak 13 Tahun Berstatus PDP Covid-19 di Samarinda Disertai Sejumlah Penyakit Bawaan
Trending

Kematian Anak 13 Tahun Berstatus PDP Covid-19 di Samarinda Disertai Sejumlah Penyakit Bawaan

akurasi 2019
Last updated: April 28, 2020 5:14 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
ANAK 13 TAHUN
Seorang PDP Covid-19 di Samarinda meninggal dunia. (Istimewa)
SHARE
ANAK 13 TAHUN
Seorang PDP Covid-19 di Samarinda meninggal dunia. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Seorang pasien di Kota Samarinda yang meninggal dengan status pasien dalam pengawasn (PDP), tercatat merupakan seorang anak perempuan berusia 13 tahun. Pasien ditetapkan sebagai PDP baru pada Senin (27/4/20) kemarin oleh tim medis RSUD AW Sjahranie.

baca juga: Diduga Akibat Pasien Tak Jujur, Puluhan Dokter dan Perawat RSUD AWS Diistirahatkan Setelah Operasi Pasien OTG Covid-19

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, dr Osa Rofhodia menjelaskan, anak dengan status PDP itu memiliki kelainan bawaan yang akan dijelaskan secara medis oleh pihak RSUD AW Sjahranie. Berdasarkan hasil rapid test, menunjukkan hasilnya reaktif dan kini masih menunggu hasil Swab dari BBLK Surabaya.

“Bahwa ada riwayat perjalanan dari salah satu orangtuanya, dan hasil rapid test yang kami lakukan kepada salah satu orangtuanya menunjukkan reaktif Covid-19. Sehingga besok (Rabu) akan kami rawat di rumah sakit karantina Bapelkes,” paparnya, Selasa (28/4/20).

Saat ini pasien berusia 13 tahun yang sudah tutup usia tersebut telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 di tempat pemakaman milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Penguburan itu dipimpin langsung oleh BPBD Samarinda.

“Kami informasikan kepada seluruh warga Kota Samarinda, yang pertama, bahwa beberapa kabupaten/kota di sekitar Samarinda berdasarkan dari data analisis yang kami lakukan, telah terdeteksi adanya potensi transmisi lokal,” tuturnya.

Selain itu Dinkes Samarinda telah mendapatkan beberapa PDP yang hasil rapid test reaktif Covid-19 seperti di Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim) yang kini sedang dirawat di RSUD AW Sjahranie dan rumah sakit karantina.

“Kami juga mendapatkan pasien dari Balikpapan yang berstatus PDP dengan hasil rapid test-nya reaktif dan sedang dirawat di rumah sakit karantina,” sebutnya.

Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh warga Samarinda untuk menunda berbagai kegiatan bepergian atau perjalanan ke luar kota yang ada di sekitar Kota Tepian –sebutan Samarinda.

“Karena berdasarkan data-data yang kami peroleh, terdapat kenaikan yang signifikan di Samarinda dan sekitarnya. Sehingga ini sangat berpotensi dan berbahaya untuk penularan di Samarinda,” imbuhnya.

Lebih lanjut dr Nurliayana Adriati Noor selaku Kabid Pelayanan Medik RSUD AW Sjahranie Samarinda memaparkan, pasien PDP meninggal pada pukul 12.55 Wita siang tadi. Pasien masuk rumah sakit pertama kali pada Senin (26/4/20), dengan keluhan sesak nafas.

Selain itu pasien juga memiliki penyakit bawaan seperti gagal ginjal masuk distadium lima, anemis atau anemia dengan kadar yang rendah, dan beberapa penyakit lainnya.

“Pasien sudah dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Dan sudah kami rawat di ruang isolasi, kemudian ketika pasien meninggal dunia jenazah sudah dikuburkan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19. Dan sebelum pasien meninggal sudah dilakukan swab, dan telah dikirim pagi tadi di Surabaya, mudah-mudahan hasilnya cepat keluar,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimcorona samarindaCovid-19PDP Anak Meninggal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kenaikan Tarif Ojol 15 Persen Dikhawatirkan Picu Inflasi dan Kurangi Penumpang
PeristiwaTrending

Kenaikan Tarif Ojol 15 Persen Dikhawatirkan Picu Inflasi dan Kurangi Penumpang

By
Wili Wili
Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, BMKG Catat 4 Gempa Susulan: 22 Rumah Rusak, 3 Orang Luka
PeristiwaTrending

Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, BMKG Catat 4 Gempa Susulan: 22 Rumah Rusak, 3 Orang Luka

By
Wili Wili
Kasus Selebgram ENS Tewas Usai Sedot Lemak Polisi Periksa Dokter dan Pemilik Klinik di Depok
Hukum & KriminalTrending

Kasus Selebgram ENS Tewas Usai Sedot Lemak Polisi Periksa Dokter dan Pemilik Klinik di Depok

By
Wili Wili
Erick Thohir Apresiasi Debut Manis John Herdman Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
OlahragaTrending

Erick Thohir Apresiasi Debut Manis John Herdman Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?