By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Jumlah OTG Bertambah 3, Masyarakat Diimbau Patuhi Imbauan Pemerintah
Birokrasi

Jumlah OTG Bertambah 3, Masyarakat Diimbau Patuhi Imbauan Pemerintah

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
OTG
Konferensi pers Gugus Percepatan Covid-19. (Dokpim Bontang)
SHARE

banner diskominfo

OTG
Konferensi pers Gugus Percepatan Covid-19. (Dokpim Bontang)

 Akurasi.id, Bontang – Baru saja pasien positif Covid-19 bertambah, kasus orang tanpa gejala (OTG) pun ikut meningkat. Hingga Sabtu (18/4/20), jumlah OTG bertambah sehingga totalnya menjadi 35 kasus berdasarkan laporan tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Bontang.

baca juga: Wali Kota Bontang: Jangan Beri Stigma Negatif Pasien Covid-19

Juru Bicara (Jubir) Gugus Percepatan Covid-19 Bontang Adi Permana mengatakan OTG bertambah sebanyak 3 orang. Rinciannya 2 orang memiliki kontak erat dengan rapid positif klaster Gowa. Saat dilakukan rapid tes Covid-19 hasilnya positif. Sedangkan 1 orang lagi tidak terkait dari kasus manapun dan tidak ada riwayat perjalanan. Hasil rapid tesnya menunjukkan positif.

“Tiga orang OTG saat ini isolasi di RSUD Taman Husada Bontang,” kata Adi.

Penambahan 3 kasus OTG ini berasal dari kelurahan berbeda. Yakni Kelurahan Gunung Telihan, Gunung Elai, dan Berebas Tengah.

“Total kasus OTG hingga hari ini berjumlah 35 kasus,” bebernya.

OTG
Jubir Gugus Percepatan Covid-19 Adi Permana bersama Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Sekda Bontang Aji Erlynawati. (Dokpim Bontang)

Berdasarkan informasi terbaru dari Gugus Percepatan Covid-19 Bontang pada Sabtu 18 April 2020 pukul 14.00 Wita, jumlah pasien positif 4 dan sembuh 1. Pasien dalam pengawasan (PDP) ada 7 kasus dengan rincian 3 positif, 1 negatif, dan 3 orang menunggu hasil lab. Lalu orang dalam pemantauan (ODP) ada 75 kasus yakni 18 orang isolasi mandiri, 3 rawat inap di rumah sakit, dan 54 selesai pemantauan.

Terbaru, jumlah status monitoring bertambah 162 sehingga totalnya menjadi 5.730 orang. rinciannya 665 dengan keluhan, 5065 tanpa keluhan, dan 3885 selesai monitoring.

Ditinjau dari jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah, Adi mengimbau masyarakat tetap waspada. Diharapkan warga Kota Taman turut andil dalam menekan penyebaran pandemi ini.

Masyarakat diimbau melapor jika melakukan perjalanan dari luar. Bahkan jika pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 diharapkan untuk melapor ke call center PSC (sebelah SMA Monamas), Jalan Ahmad Yani, Bontang Utara.

“Jika dari luar Bontang agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, serta menerapkan social and physical distancing,” tuturnya.

Kemudian, kata Adi, selama pandemi Covid-19 belum berakhir diimbau untuk menghindari keramaian, wajib pakai masker saat keluar rumah, dan menjaga pola hidup bersih dan sehat dengan rajin mencuci tangan. Bahkan membantu orang yang telah ditetapkan sebagai OTG dan ODP supaya disiplin menyelesaikan masa isolasi.

“Berilah semangat, motivasi, dukungan kepada keluarga ataupun pasien.  Jangan memberikan stigma negatif,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:corona bontangCovid-19Diskominfo BontangOTGRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Warnet
Trending

Bukannya Libur Jaga Diri dari Wabah Corona, 49 Pelajar SD ini Malah Asik Bermain Warnet

By
akurasi 2019
Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli
Birokrasi

Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli

By
Redaksi Akurasi.id
Pengumuman!! Pemkot Bontang Buka Seleksi Penerimaan PPPK Jabatan Fungsional Guru
BirokrasiHeadlinePariwaraRagam

Pengumuman!! Pemkot Bontang Buka Seleksi Penerimaan PPPK Jabatan Fungsional Guru

By
Redaksi Akurasi.id
Kaltim KLB
Trending

Kaltim Tetapkan KLB Terkait Warga Samarinda yang Positif Corona, Isran: Jangan Panik

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?