By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Kabar Baik! 3.879 ODP di Kaltim Dinyatakan Bebas Corona
Trending

Kabar Baik! 3.879 ODP di Kaltim Dinyatakan Bebas Corona

akurasi 2019
Last updated: April 13, 2020 10:06 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
3.879 ODP
Jumlah ODP yang dinyatakan bebas corona di Kaltim terus bertambah dari hari ke hari. (Ilustrasi)
SHARE
3.879 ODP
Jumlah ODP yang dinyatakan bebas corona di Kaltim terus bertambah dari hari ke hari. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Meski jumlah orang dalam pemantauan (ODP) corona terus bertambah di Kaltim dari hari ke harinya. Namun, kabar baiknya juga, bahwa jumlah mereka yang dinyatakan lepas dari pemantauan atau bebas corona, angkanya pun meningkat cukup signifikan.

baca juga: Masih Ingat!! Pasien Positif Corona Pertama di Kaltim, Kondisinya Kini Berangsur Membaik

Merujuk data Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kaltim, hingga Senin (13/4/20) hari ini, tercatat ada 5.424 warga Kaltim yang pernah tercatat sebagai ODP corona.

Walau begitu, dari angka tersebut, juga tercatat ada sebanyak 3.879 kasus ODP yang dinyatakan selesai pemantauan alias bebas dari wabah virus corona. Pada Senin ini saja, walau terdapat penambahan 44 kasus ODP baru, namun jumlah mereka yang dinyatakan selesai dari ODP juga ada 362 kasus. Artinya, jumlah mereka yang dinyatakan bebas ODP meningkat cukup signifikan dari hari ke hari.

Pelakasan Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya memperkuat tracing kepada masyarakat yang berada di zona merah maupun masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif corona.

“Jumlah ODP di Kaltim tercatat ada 5.424 kasus yang kami dapatkan. Dan yang sudah diproses (dan selesai pemantauan ada) 3.879 kasus. Sehingga saat ini tersisa 1.545 ODP yang masih dalam pemantauan,” terangnya, Senin sore tadi.

Selain melakukan tracing terhadap warga yang ada di zona merah, Dinkes Kaltim dibantu Dinkes kabupaten/kota, sedang berupaya melacak warga Kaltim yang pernah melakukan perjalanan sebagai peserta kegiatan Ijtima Ulama Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Dari total 35 kasus positif corona di Kaltim, 7 kasus di antaranya merupakan peserta Ijtima Ulama, saat ini kami berfokus men-tracing mereka yang belum terdata,” tuturnya.

Untuk diketahui, tercatat peserta Ijtima ulama yang telah di data Dinkes Kaltim berjumlah 688 orang. Yang sudah ditetapkan sebagai ODP 152 kasus. Sedangkan untuk PDP 31 kasus. Lalu orang tanpa gejala (OTG) 9 kasus. Yang terkonfirmasi positif corona ada 7 kasus.

Nantinya, mereka yang ditetapkan ODP atau pernah melakukan kontak erat, serta masyarakat yang berada di zona merah akan menjadi preoritas untuk dilakukan tes cepat atau rapid tes.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Saat ini rapid tes yang kami miliki ada 7.200 pcs, sebagian sudah kami distribusikan ke rumah sakit rujukan, dan puskesmas di sejumlah daerah di Kaltim, terutama Balikpapan yang sudah terjadi transmisi lokal,” ungkapnya.

Rapid tes tersebut, juga akan diperuntukan kepada tim medis yang menanggani para pasien corona. Karena mereka adalah orang yang paling rentan terinfeksi corona. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:CoronaCovid-19media online bontangmedia online kaltimODP di Kaltim Dinyatakan Bebas Corona
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RI Punya Utang Tersembunyi dari China Rp 245 Triliun
HeadlineTrending

RI Punya Utang Tersembunyi dari China Rp 245 Triliun

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000 Jadi Rp2.596.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000 Jadi Rp2.596.000 per Gram

By
Wili Wili
Awang Faroek Kelelahan, Hoaks Bertebaran
Trending

Awang Faroek Kelelahan, Hoaks Bertebaran

By
Devi Nila Sari
Wisatawan Asal Medan Hilang Terhempas Ombak di Pantai Kedungtumpang, Tulungagung
PeristiwaTrending

Wisatawan Asal Medan Hilang Terhempas Ombak di Pantai Kedungtumpang, Tulungagung

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?