By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > 137 Penumpang Turun dari KM Egon, Dishub Terlibat Pengecekan Suhu Cegah Wabah Corona
Birokrasi

137 Penumpang Turun dari KM Egon, Dishub Terlibat Pengecekan Suhu Cegah Wabah Corona

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:23 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Pengecekan penumpang
Suasana bersandarnya KM Egon di Pelabuhan Loktuan. Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di area sekitar pelabuhan. (Istimewa)
SHARE

banner diskominfo

Pengecekan penumpang
Suasana bersandarnya KM Egon di Pelabuhan Loktuan. Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di area sekitar pelabuhan. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang ikut dalam pencegahan wabah covid-19. Salah satu caranya dengan ikut terlibat dalam pengecekan penumpang kapal yang akan turun di Pelabuhan Loktuan.

Baca juga:Disdamkartan Disinfeksi Jalanan Bontang, Upaya Pemkot Putus Penyebaran Covid-19

Diinformasikan, kapal bernama lambung KM Egon asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan berlabuh, Sabtu (28/03/2020) malam sekira pukul 18.30 wita di Pelabuhan Loktuan. Berdasarkan laporan sistem pendataan keberangkatan penumpang atau Departure Control System (DCS) yang Akurasi.id terima dari Dishub Bontang tercatat sebanyak 137 penumpang yang akan turun di Kota Taman-sebutan Kota Bontang-. Penumpang lanjutan sebanyak 7 orang. Sementara penumpang yang akan naik sebanyak 207 penumpang.

Kepala Dishub Bontang, Kamilan mengatakan, bahwa Dishub ikut terlibat dalam pengecekan dan pengamanan penumpang turun tersebut.

Dijelaskannya, tidak hanya Dishub saja tetapi banyak pihak terkait ikut terlibat dalam upaya pencegahan corona ini di pelabuhan. Seperti Pelindo, Puskesmas Loktuan, KSOP, kelurahan, dan lain sebagainya.

Setiap penumpang yang turun tidak lepas dari pengawasan petugas. Para petugas bekerja sesuai porsinya masing-masing. Ada bagian pengamanan, ada yang melakukan penyemprotan disinfektan, lalu ada yang mengecek suhu masing-masing penumpang, kemudian ada yang mencatat masing-masing alamat penumpang agar dapat ditelusuri jika suatu saat kondisi pasien berubah mengarah ke covid-19. Serta ada yang terus mengingatkan penumpang melalui pengeras suara untuk melakukan karantina mandiri dan menjaga jarak dengan keluarga di rumah.

“Kami imbau kepada penumpang untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, bagi penumpang yang kedapatan suhu badannya tinggi akan dipisahkan dari penumpang yang lain. Dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan lanjutan. “Tidak hanya orangnya, area sekitar pelabuhan pun juga dilakukan penyemprotan disinfektan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pencegahan corona dilakukan dengan ketat. Tak hanya di Pelabuhan Loktuan, namun seluruh penumpang kapal di pelabuhan di Pare-Pare juga sudah dicek terlebih dahulu. Agar tidak ada yang terlewat dalam masalah ini. “Mudahan upaya kami ini bisa mencegah wabah tidak berkembang lebih jauh,” pungkasnya. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:CoronaCovid-19Diskominfo BontangPelabuhan LoktuanPencegahanPenumpang KapalSuhu tubuh
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ajak Masyarakat Bangun Bontang dengan Bayar Pajak, Bapenda Siapkan Doorprize
Birokrasi

Ajak Masyarakat Bangun Bontang dengan Bayar Pajak, Bapenda Siapkan Doorprize

By
Devi Nila Sari
Webinar DPK Bontang Bakal Diadakan Lagi untuk Tumbuhkan Minat Baca
Birokrasi

Webinar DPK Bontang Bakal Diadakan Lagi untuk Tumbuhkan Minat Baca

By
akurasi 2019
Birokrasi

Sambangi Gubernur Isran Noor, Andi Harun-Rusmadi Bicarakan Pelimpahan 2 Aset Pemprov Kaltim

By
Devi Nila Sari
DPRD Bontang Terima Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Minta Warga Tetap Taat Prokes
Kabar Politik

DPRD Bontang Terima Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Minta Warga Tetap Taat Prokes

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?