By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Duduk Perkara Dua Warga Bontang Terduga Pengidap Corona yang Jalani Proses Isolasi di RSUD Taman Husada
Trending

Duduk Perkara Dua Warga Bontang Terduga Pengidap Corona yang Jalani Proses Isolasi di RSUD Taman Husada

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
RSUD Taman Husada
Kedua orang terduga pengidap virus corona diketahui sedang menjalani proses isolasi di RSUD Taman Husada Bontang. (Ilustrasi)
SHARE
RSUD Taman Husada
Kedua orang terduga pengidap virus corona diketahui sedang menjalani proses isolasi di RSUD Taman Husada Bontang. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Bontang – Penyebaran virus corona di berbagai daerah di Indonesia seolah bola yang terus bergelinding. Dalam sepekan terakhir saja, sudah ada puluhan warga Indonesia yang dinyatakan positif corona. Berbagai upaya pencegahan ramai-ramai dilakukan pemerintah daerah mengantisipasi wabah tersebut.

baca juga: 115 Warga Samarinda Masuk Dalam Pemantauan Virus Corona

Terbaru, dua orang warga Kota Bontang dikabarkan sebagai pasien terduga virus corona. Tidak hanya itu, kedua warga asal Kota Taman –sebutan Bontang- itu disebut telah menjalani proses isolasi atau inkubasi di RSUD Taman Husada Bontang.

Perihal adanya informasi yang sudah beredar luas di kalangan masyarakat itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang, dr Toetoek Pribadi Ekowati pun akhirnya ikut angkat bicara. Kepada media ini, dr Toetoek membenarkan kabar yang beredar tersebut.

Lewat media ini, dr Toetoek juga mengakui, kalau dua orang yang diduga mengidap virus corona itu saat ini sedang diisolasi. Lantaran, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan pihak rumah sakit, kedua pasien itu menunjukkan gejala atau kondisi mengindap virus corona.

Kedua pasien terduga pengidap virus corona tersebut, diketahui satu orang berasal dari Bontang yaitu tuan NY (61) tahun. Dia dirujuk ke RSUD Taman Husada setelah diketahui pulang dari melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, Arab Saudi.

Kemudian satu orang lagi adalah nyonya N (43) yang merupakan rujukan dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pasien kedua ini memang tidak habis pulang dari luar negeri atau kota lain di Indonesia yang terbukti positif wabah coronadi.

Kedua pasien yang tengah menjalani masa isolasi itu merupakan asli Warga Negara Indonesia (WNI) bukan Warga Negara Asing (WNA) seperti yang banyak dikabar atau beredar di media sosial (medsos). “Keduanya saat ini memiliki tanda-tanda yang mengarah ke gejala corona,” bebernya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Menurut dr Toetoek, kedua pasien itu saat ini sedang proses diagnosa. Juga sudah dilakukan foto rongten thorax untuk mengetahui kondisi area sekitar dada (paru dan sekitarnya). Saat ini hasil tes keduanya sedang menunggu hasil laboratorium.

“Biasanya kami menunggu hasilnya sekitar 3 atau 4 harian,” ujarnya saat dihubungi Akurasi.id melalui telpon selulernya, Senin (16/3/20).

Guna proses pemeriksaan dan pengawasan yang intensif, dr Toetoek memastikan, kalau kedua pasien tersebut tidak diperbolehkan kemanapun sampai ada hasil yang pasti dari tim dokter yang menangani.

“Kedua pasien tidak kami perbolehkan ke mana-mana dulu sebelum ada hasil tes yang pasti dari tim dokter kami,” tandasnya. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Dirhanuddin



TAGGED:CoronaCovid-19RSUD Taman Husada BontangVirus coronaWarga Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ismu: Pabrik Semen di Kutim Bawa Nilai Positif Bagi Daerah
Trending

Ismu: Pabrik Semen di Kutim Bawa Nilai Positif Bagi Daerah

By
akurasi 2019
China Kutuk Serangan Brutal Israel ke Lebanon, Siap Bela Beirut di Panggung Internasional
PeristiwaTrending

China Kutuk Serangan Brutal Israel ke Lebanon, Siap Bela Beirut di Panggung Internasional

By
Wili Wili
uu minerba
Trending

UU Minerba Dinilai Tidak Berpihak Pada Rakyat, Aji Mawar: DPR RI Hanya Untungkan Pemodal

By
akurasi 2019
Kebakaran Hebat di Big Mall Samarinda, 7 Stan Terbakar dan 7 Orang Dirawat Akibat Asap
PeristiwaTrending

Kebakaran Hebat di Big Mall Samarinda, 7 Stan Terbakar dan 7 Orang Dirawat Akibat Asap

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?