By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Breaking News: Polisi Ambil Dua Tulang Sampel Jenazah Yusuf untuk Ungkap Penyebab Kematian
Hukum & KriminalTrending

Breaking News: Polisi Ambil Dua Tulang Sampel Jenazah Yusuf untuk Ungkap Penyebab Kematian

akurasi 2019
Last updated: Februari 18, 2020 4:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
dua tulang jenazah
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman bersama Kombes Pol dr Sumy Hastry saat dijumpai usai proses autopsi jenazah Yusuf. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
dua tulang jenazah
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman bersama Kombes Pol dr Sumy Hastry saat dijumpai usai proses autopsi jenazah Yusuf. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Tim Inafis Mabes Polri yang dipimpin Kombes Pol, dr Sumy Hastry dengan didampingi Polda Kaltim dan Polresta Samarinda terus bekerja keras melakukan proses autopsi pada jenazah balita Ahmad Yusuf Ghazali (4), Selasa (18/2/20) di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang.

baca juga: Breaking News: Demi Kepentingan Penyelidikan, Polisi Bongkar Makam Yusuf

Lebih kurang dua jam lamanya, polisi dengan saksama melakukan pemeriksaan dengan merangkai sisa belulang jenazah mendiang Yusuf. Setelah autopsi selesai dilaksanakan, aparat kepolisian kembali terpantau menggotong kantong mayat berisikan jenazah Yusuf untuk kembali dikebumikan.

Setelah jenazah kembali dimakamkan, koper kuning dan hitam milik tim Inafis pun segera dikemas. Sedangkan dr Sumy Hastry saat dikonfirmasi awak media masih enggan berbicara banyak. “Biar nanti Kapolres saja,” singkat Hastry.

dua tulang jenazah
Perempuan paruh baya yang sempat tersulut emosinya saat mendapatkan teguran dari seorang polisi yang bertugas. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman saat dikonfirmasi menuturkan rangkaian autopsi selama lebih kurang dua jam ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Sedangkan dari hasil autopsi lanjutan ini, Tim Inafis diketahui membawa dua potong sampel tulang sisa mendiang Yusuf untuk diteliti lebih lanjut.

“Sampel itu di bawa ke mabes untuk ditindaklanjuti dan mencari kebenaran penyebab kematian,” jelasnya.

Sedangkan untuk sampel tulang yang di bawa, kata Arief, ada dua yakni tulang pangkal leher dan tulang bagian paha mendiang Yusuf. Sedangkan untuk hasil pemeriksaannya, Arief belum mengetahui pasti kapan akan diumumkan oleh Mabes Polri.

“Kita tunggu saja. Yang pasti secepatnyalah. Nanti akan kami sampaikan kalau sudah keluar,” tandasnya.

Sesaat setelah rangkaian autopsi dilakukan, dari pantauan media ini pihak keluarga sempat terpantik emosinya lantaran mendapatkan teguran saat hendak melintas police line.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Saya ini neneknya, saya cuma mau lihat. Itu kan sudah selesai. Kalau mau tegur ya baik-baik,” ucap wanita paruh baya itu.

Meski sempat memanas namun suasana kala itu bisa dikendalikan dengan pihak keluarga. Pengertian pun diberikan, hingga akhirnya rangkaian proses autopsi benar-benar telah selesai dilaksanakan. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bocah Tanpa KepalaDua TulangInafisMabes PolriMisteri Yusuf
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja
PeristiwaTrending

Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja

By
Wili Wili
Anak pejabat tinggi
Hukum & KriminalNews

Betulkah Ada Anak Pejabat Tinggi di Kukar yang Diciduk Polisi Akibat Kasus Narkoba di Samarinda ?

By
akurasi 2019
Beda dari Le Pen, Justru Macron Tolak Larangan Hijab: Perang Saudara Bisa Pecah di Prancis
HeadlineTrending

Beda dari Le Pen, Justru Macron Tolak Larangan Hijab: Perang Saudara Bisa Pecah di Prancis

By
akurasi 2019
KRL Tangerang Tabrak Truk di Perlintasan, Masinis dan Dua Pengendara Motor Luka-Luka
PeristiwaTrending

KRL Tangerang Tabrak Truk di Perlintasan, Masinis dan Dua Pengendara Motor Luka-Luka

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?