By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > PT KPC Akui Ada Insiden Laka Tambang, Jasad Korban Belum Ditemukan, Tim Investigasi Pusat Turun Tangan
Trending

PT KPC Akui Ada Insiden Laka Tambang, Jasad Korban Belum Ditemukan, Tim Investigasi Pusat Turun Tangan

akurasi 2019
Last updated: Februari 17, 2020 6:21 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
insiden laka tambang
Manager External Relation PT Kaltim Prima Coal (KPC) Yordhen Ampung saat memberikan penjelasan saat insiden laka kerja yang menimpa karyawan PT PAMA. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
insiden laka tambang
Manager External Relation PT Kaltim Prima Coal (KPC) Yordhen Ampung . (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Jajaran PT Kaltim Prima Coal (KPC) Sangatta, Kutai Timur (Kutim) akhirnya angkat bicara terkait insiden kecelakaan kerja yang diduga terjadi di lokasi tambang mereka pada Sabtu (15/2/20) lalu. Dalam insiden laka tambang itu, Alamsyah Arsyad (44) salah seorang karyawan PT Pamapersada Nusantara (Pama) diduga menjadi korban dan dilaporkan meninggal dunia.

baca juga: Duduk Perkara Karyawan PT PAMA yang Diduga Tewas Tertimbun Lumpur di Lokasi Tambang PT KPC

Manager External Relation PT KPC Sangatta Yordhan Ampung mengakui, jika memang telah terjadi insiden kecelakaan tambang di kawasan mereka. Lokasi kejadian itu tepat berada di Inpit Dump Pit Kanguru.

Lokasi tambang itu disebutkan Yordhan sebagai areal operasional tambang yang dikelola PT Pama. Dalam insiden itu pun diakuinya menimpa Alamsyah Arsyad, salah seorang dari Group Leader PT Pama yang sedang mengawasi aktivitas penambangan di real Inpit Dump Pit Kanguru.

“Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan tim kami (PT KPC), ditemukan bahwa kecelakaan terjadi ketika korban melakukan aktivitas pengawasan di area inpit di dumping. Dan (korban) berdiri di atas tumpukan material dumping,” jelas Yordhan.

Ketika sedang berada di tumpukan material dumping tersebut, lanjut dia, korban tiba-tiba terperosok. Hal itu seiring material dumping yang juga runtuh.

“Materialnya (dumping tiba-tiba) runtuh membentuk sinkhole (lubang), korban terperosok ke dalam lubang tersebut,” ungkapnya memberikan kronologis kepada awak media.

Mayat Korban Sempat Dikabarkan Sudah Ditemukan

Sebelumnya, dari berbagai sumber yang diperoleh media ini, beredar kabar jika jasad Alamsyah Arsyad telah ditemukan.

Informasi telah ditemukannya mayat korban juga sempat disampaikan salah seorang rekan korban yang enggan disebutkan namanya pada Sabtu (15/2/20) sekira pukul 00.23 Wita. Namun berselang beberapa jam setelah atau pada Minggu (16/2/20), kembali beredar kabar jika mayat Arsyad belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian di lokasi korban tertimbun lumpur.

Menepis adanya informasi yang simpang siur tersebut, Yordhan juga ikut angkat bicara. Kepada awak media, Yordhan menyebutkan, kalau hingga Senin (17/2/20) siang, jasad Arsyad belum ditemukan oleh timnya.

Hingga dengan saat ini, tim KPC dan PT Pama masih terus berupaya mencari jasad Arsyad. “Segenap jajaran manajemen dan karyawan KPC berharap dan berdoa supaya korban segera ditemukan,” tuturnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Sebut Sudah Dilaporkan ke Kementerian ESDM

Seolah ingin bergerak cepat dan tidak ingin menutup-nutupi adanya kasus insiden kecelakaan kerja tambang tersebut, baik PT Pama dan PT KPC, diketahui telah melaporkan persoalan tersebut kepada Kepala Inspektur Tambang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal itu dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) atau ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang kegiatan pertambangan, maupun terkait aturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Proses investigasi atas kasus ini disebutkan akan segera dilakukan.

“Saat ini, ketika kami merilis kabar ini, tim Inspektur Tambang serta Kementerian ESDM pusat (Jakarta) sudah tiba di lokasi. Selanjutnya informasi lebih detail akan disampaikan setelah proses investigasi selesai,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:InsidenKecelakaan KerjaLaka TambangPT KPCPT PAMA
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kehilangan Perhiasan di Koper, Penumpang Lion Air JT992 Histeris: Satu Porter Diamankan
PeristiwaTrending

Kehilangan Perhiasan di Koper, Penumpang Lion Air JT992 Histeris: Satu Porter Diamankan

By
Wili Wili
Aktivitas Tambang Nikel PT Gag Nikel di Raja Ampat Dihentikan Sementara, Warga Justru Minta Dilanjutkan
PeristiwaTrending

Aktivitas Tambang Nikel PT Gag Nikel di Raja Ampat Dihentikan Sementara, Warga Justru Minta Dilanjutkan

By
Wili Wili
pembangunan perumahan sungai dama
Trending

Dianggap Biang Longsor, Warga Jalan Damai Tutup Paksa Pembangunan Perumahan Sungai Dama

By
akurasi 2019
lingkungan pkt
Trending

Setelah Perum Badak LNG, Masjid di Lingkungan PT Pupuk Kaltim Juga Meniadakan Salat Berjemaah

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?