By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > 41 Kasus Kebakaran Terjadi dalam Tujuh Bulan
News

41 Kasus Kebakaran Terjadi dalam Tujuh Bulan

akurasi 2019
Last updated: Agustus 9, 2019 7:04 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
41 Kasus Kebakaran Terjadi dalam Tujuh Bulan
Kebarakan kerap melanda Bontang. Tahun ini, terjadi puluhan kebakaran di Kota Taman. (Tribun Kaltim)
SHARE
41 Kasus Kebakaran Terjadi dalam Tujuh Bulan
Kebarakan kerap melanda Bontang. Tahun ini, terjadi puluhan kebakaran di Kota Taman. (Tribun Kaltim)

Akurasi.id, Bontang – Kasus kebakaran di Kota Taman tahun ini lebih banyak dibanding tahun 2018. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang mencatat, sejak Januari hingga Juli 2019, terdapat 41 kasus kebakaran.

Sedangkan tahun lalu hanya terjadi 29 kasus. Pada 2019, kebakaran di bulan Januari sebanyak delapan kasus, Februari tujuh kasus, Maret 14 kali, dan empat kasus di bulan April. Di bulan Mei dan Juli masing-masing terdapat tiga kasus kebakaran.

Dari segi lokasi, kebakaran lahan berjumlah 23 kasus, rumah tempat tinggal sembilan kasus, tiga kasus rumah toko (ruko) dan gedung, tiga kasus kebakaran kabel listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), dua kasus kebakaran regulator tabung gas atau gas kompor, serta masing-masing satu kali kebakaran saluran jaringan gas dan lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Akhmad Rivani, mengatakan, kebakaran lahan paling banyak menimpa wilayah Bontang Lestari. Dia menduga, kebakaran tersebut disengaja oleh seseorang yang mengklaim lahan miliknya.

“Kan ada yang namanya APL [area penggunaan lain]. Misalnya ada hutan lindung yang diakui milik pribadi. Sehingga dipetak. Kemudian dibersihkan (dibakar),” jelasnya belum lama ini kepada Akurasi.id.

Rivani menyebut, tim pemadam kebakaran menghadapi masalah saat mengatasi kebakaran di malam hari. Dalam keadaan gelap, petugas harus menempuh medan terjal di hutan. Selain itu, tim mewaspadai kebakaran di sekitar pipa gas.

“Yang berbahaya ketika kebakaran lahan dekat dengan pipa gas milik PT Badak,” paparnya.

Sementara kebakaran rumah, kata Rivani, disebabkan korsleting listrik dan ledakan kompor gas. Dia menyebut, rata-rata kebakaran disebabkan listrik karena pemilik rumah jarang memelihara kabel serta sakelar dan stop kontak yang longgar.

“Kebanyakan karena kabel lama yang sudah rusak. Bisa jadi karena kabel rusak digigit tikus,” jelasnya.

Rivani menjelaskan, kebakaran akibat gas disebabkan pemiliknya lalai meninggalkan rumah. Sementara kompornya masih menyala. Dia mengingatkan masyarakat mewaspadai dan mengecek dapur untuk memastikan keadaan kompor.

“Selain itu perlu juga untuk mencabut colokan listrik dan mematikan lampu yang tidak perlu,” bebernya.

Kendala di Lapangan

41 Kasus Kebakaran Terjadi dalam Tujuh Bulan
Akhmad Rivani. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Umumnya, warga berbondong-bondong menonton kebakaran. Jalan sempit menuju tempat kejadian perkara (TKP) kerap dipadati massa. Hal ini justru mempersulit tim Disdamkartan memadamkan api.

“[Mereka] tidak bisa dihalau petugas. Karena mereka datang duluan,” keluh Rivani.

Tak sedikit pula warga yang ikut membantu tim pemadam. Selang petugas digunakan warga tanpa mengindahkan prosedur. Sesekali pemilik rumah yang terbakar berselisih paham dengan petugas.

“Bahkan kami juga diancam. Padahal untuk memadamkan api tidak sembarangan. Dilihat kondisinya. Jika tidak memungkinkan, kami siram bagian lain untuk memblok supaya tidak merembet,” tutupnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:DisdamkartanKebakaranWaspada Kebakaran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Lansia di Sleman Tewas Tertabrak Kereta Api, Warga Dihimbau untuk Lebih Waspada
PeristiwaTrending

Lansia di Sleman Tewas Tertabrak Kereta Api, Warga Dihimbau untuk Lebih Waspada

By
Wili Wili
Juru Parkir Ditangkap Polisi, Palak Pengendara Motor di Depan Islamic Center
News

Juru Parkir Ditangkap Polisi, Palak Pengendara Motor di Depan Islamic Center

By
Devi Nila Sari
Anies Baswedan Kembali Viral: Pertemuan Haru dengan Dosen dan Jadi Sasaran Roasting di SUCI 11
PeristiwaTrending

Anies Baswedan Kembali Viral: Pertemuan Haru dengan Dosen dan Jadi Sasaran Roasting di SUCI 11

By
Wili Wili
Gas Air Mata di Tamansari Merembet ke Unisba dan Unpas, Polisi Klarifikasi
HeadlinePeristiwa

Gas Air Mata di Tamansari Merembet ke Unisba dan Unpas, Polisi Klarifikasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?