By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > 393 Warga Kutim Positif HIV, 8 Ibu Hamil dan 1 Bayi Terjangkit, Begini Penyebabnya
Trending

393 Warga Kutim Positif HIV, 8 Ibu Hamil dan 1 Bayi Terjangkit, Begini Penyebabnya

akurasi 2019
Last updated: Januari 9, 2020 1:33 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
393 warga kutim
Sejumlah masyarakat di Sangatta, Kutim, tampak antusias melakukan tes kesehatan ke petugas kesehatan untuk mengetahui sejak dini hasil apakah mereka mengidap HIV/AIDS. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
393 warga kutim
Sejumlah masyarakat di Sangatta, Kutim, tampak antusias melakukan tes kesehatan ke petugas kesehatan untuk mengetahui sejak dini hasil apakah mereka mengidap HIV/AIDS. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Pertumbuhan jumlah masyarakat yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) setiap tahunnya kian menghawatirkan saja. Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kutim selama 4 tahun terakhir (2015-2019) sudah ada 393 warga Kutim yang terinfeksi penyakit mematikan tersebut.

Baca Juga: Jadi Penderita HIV/AIDS, Umar Berjuang Melawan Perilaku Diskriminasi

Khusus 2019 saja, dari kegiatan voluntary counselling and testing (VCT) kepada 12.254 orang di Kutim, terdeteksi 118 orang dengan HIV positif. Dari jumlah tersebut diketahui ada delapan orang yang merupakan ibu hamil dan satu bayi yang lahir dengan HIV positif.

Sementara sisanya, dari kalangan penyuka sesama jenis, pasien tuberkulosis (TBC), pekerja seks (PSK) serta pelanggan PSK itu sendiri. Mereka tersebar di 21 layanan Puskesmas dan enam rumah sakit di Sangatta.

“Masalah ini menjadi perhatian serius dari kami selama beberapa tahun terakhir ini,” kata Ketua KPA Kutim Harmadji Partodarsono, usai pelaksanaan seminar kesehatan di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim pada Rabu (8/1/20).

Dari 18 kecamatan yang ada di Kutim, Kecamatan Muara Wahau dan Sangatta Utara adalah dua kecamatan yang paling banyak terindikasi penyakit tersebut. Selain menjadi daerah dengan kepadatan penduduk paling banyak, kedua kecamatan ini juga diindikasikan rawan virus HIV dan AIDS karena pernah memiliki tempat prostitusi.

“Kami sedikit bersyukur karena rumah prostitusi seperti di Kampung Kajang tidak lagi beroperasi. Tapi di sisi lain, yang kami takutkan yakni adanya prostitusi yang terselubung. Masih banyaknya masyarakat yang terinfeksi virus HIV dan AIDS di Sangatta Utara ini, bisa jadi karena hal itu,” ujarnya.

Menurut dia, mudahnya penyebaran penyakit tersebut di masyarakat dikarenakan dua faktor, yakni perilaku masyarakat yang senang jajan seks sembarangan dan tidak menggunakan pelindung (kondom) saat berhubungan intim. Kedua hal itu cenderung dianggap sepele oleh masyarakat dan tidak menyadari efek negatif yang ditimbulkannya.

“Selain kedua faktor itu, faktor lain yang juga bisa membuat seseorang bisa terinfeksi virus HIV maupun AIDS yakni perilaku gonta-ganti pasangan dalam berhubungan intim. Jika ketiga hal itu tidak dipedulikan masyarakat, maka tanpa disadari virus mematikan itu mungkin saja sudah menyerang tubuh,” sebutnya.

MAHYUNADI

Hal yang cukup ironi dari dampak perilaku masyarakat tersebut, lanjutnya, yakni adanya ibu hamil yang juga sampai terinfeksi penyakit itu. Selama 4 tahun terakhir ini saja, sudah ada delapan ibu hamil divonis terinfeksi virus HIV dan AIDS.

“Dari 393 orang yang terindikasi terinfeksi penyakit tersebut, sebanyak delapan orang ibu hamil. Penyebaran virus HIV dan AIDS ini paling banyak ada di mereka yang usia produksi 31-41 tahun,” bebernya.

Harmadji menambahkan, untuk menekan penyebaran virus HIV dan AIDS, kesadaran penuh dari seluruh kalangan masyarakat adalah kuncinya. “Sebab meski kami terus menggalakkan kesadaran bahaya virus tersebut, tapi jika tidak didukung oleh kepedulian masyarakat maka menekan angka tersebut hanya akan sia-sia saja,” tutupnya. (*)

Editor: Dirhanuddin

TAGGED:HIV/AIDSkesehatanODHAWarga Kutim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

AS Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron
HeadlineTrending

AS Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

By
Devi Nila Sari
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Pegawai Minimarket
Hukum & KriminalTrending

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Pegawai Minimarket

By
Wili Wili
Park Sung Hoon: Kisah Inspiratif dari Kemiskinan hingga Kesuksesan di Dunia Drakor
Covered StoryTrending

Park Sung Hoon: Kisah Inspiratif dari Kemiskinan hingga Kesuksesan di Dunia Drakor

By
akurasi 2019
Harga Emas di Pegadaian Turun Kompak, UBS dan Galeri 24 Terkoreksi per 3 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas di Pegadaian Turun Kompak, UBS dan Galeri 24 Terkoreksi per 3 Desember 2025

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?