By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Demi Masjid Ramah Anak, 10 Takmir Bontang Studi ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta
Birokrasi

Demi Masjid Ramah Anak, 10 Takmir Bontang Studi ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:23 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
10 takmir masjid
DPPKB Bontang bersama 10 takmir masjid di Bontang saat berkunjung ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta. (istimewa)
SHARE

banner diskominfo

10 takmir masjid
DPPKB Bontang bersama 10 takmir masjid di Bontang saat berkunjung ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang, 10 takmir masjid di Bontang berkunjung ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta, 7-9 Februari lalu.

baca juga: Baru 311 Anak Lakukan Perekaman KIA, Kecamatan Bonbar Bakal Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat

Para takmir ini berasal dari Masjid Agung Al Hijrah Kelurahan Tanjung Laut, Masjid Asy Syuhada Kelurahan Berbas Pantai, Masjid Nurul Iman Kelurahan Berebas Tengah, Masjid Al Mustaqiem Kelurahan Api-Api, Masjid Al Hikmah Kelurahan Loktuan, Masjid Al Ikhlas Kelurahan Loktuan, Masjid An Nur Kelurahan Gunung Telihan, Masjid Baiturrahman Kelurahan Belimbing, dan Masjid Al Kautsar Kelurahan Satimpo.

Kepala DPPKB Bontang Bahtiar Mabe mengatakan untuk menerapkan masjid ramah anak di Bontang, pemerintah melalui DPPKB memfasilitasi dengan mengajak para takmir masjid studi ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta. Pasalnya rumah ibadah umat muslim tersebut terpilih sebagai masjid ramah anak di Indonesia saat penganugerahan penghargaan kota layak anak di Surabaya pada 2018 lalu.

“Kami bawa ke sana, kemudian kita latih para pengurus masjid ini agar bisa mempelajari dan menerapkan masjid ramah anak di Bontang,” ucapnya saat ditemui Akurasi.id, Selasa (11/2/20).

10 takmir masjid
Kepala DPPKB Bontang Bahtiar Mabe. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Bahtiar menuturkan, berdasarkan surat keputusan (SK) di Kota Taman –sebutan Bontang- ada 21 masjid yang menjadi masjid ramah anak. Bahtiar berharap perwakilan takmir yang berkunjung ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta tersebut dapat menerapkan di Bontang. Sebab menurutnya di sana memiliki manajemen yang bagus dalam memberdayakan anak-anak. Dia harap masjid di  Bontang dapat meniru agar anak-anak senang ke masjid.

“Hasilnya lumayan bagus, salah satu anak di Masjid Agung Sunda Kelapa sejak kecil selalu dibawa ke masjid, kini menjadi penghapal Alquran. Bahkan ada yang sekolah di Kairo, Mesir,” tambahnya lagi.

Di Kota Taman, saat ini ada 2 masjid yang menjadi pilot project masjid ramah anak. Yaitu Masjid Agung Al Hijrah di Kelurahan Tanjung Laut dan Masjid Asy Syuhada yang terletak di kawasan Kelurahan Berbas Pantai. Kata Bahtiar, kedua masjid tersebut sudah menerapkan sistem sebagai masjid ramah anak. Misalnya di Masjid Asy Syuhada sudah memiliki ruang khusus balita lengkap dengan mainan dan pengawasnya.

“Jadi ketika orangtuanya sedang salat, mereka bisa tenang karena anaknya dititipkan di ruang bermain,” ungkapnya.

Bahtiar berharap ke depannya seluruh masjid di Bontang dapat menjadi masjid ramah anak. Sehingga anak-anak semakin betah dan mencintai masjid hingga menorehkan prestasi di bidang keagamaan.

“Harapannya semua masjid di Bontang bisa menjadi masjid ramah anak. Di Indonesia ini belum banyak yang melaksanakan masjid ramah anak,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:10 Takmir masjidDiskominfo BontangMasjid Ramah anakregionalStudi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bapenda Bontang Turunkan Target Pajak Selama Pandemi
BirokrasiInfografis

Bapenda Bontang Turunkan Target Pajak Selama Pandemi

By
akurasi 2019
DPK Bakal Sumbangkan Buku untuk Pojok Baca Nyerakat Kiri, Ajak Masyarakat Ikut Program Bakul Terasi
Birokrasi

DPK Bakal Sumbangkan Buku untuk Pojok Baca Nyerakat Kiri, Ajak Masyarakat Ikut Program Bakul Terasi

By
Devi Nila Sari
Melihat Gegap Gempita Kaltim Expo 2021 Setelah 2 Tahun Ditiadakan, Hadi Mulyadi: Pandemi Ajang Berinovasi
Birokrasi

Melihat Gegap Gempita Kaltim Expo 2021 Setelah 2 Tahun Ditiadakan, Hadi Mulyadi: Pandemi Ajang Berinovasi

By
Redaksi Akurasi.id
Bpjs kesehatan
Birokrasi

Abdul Haris Pertanyakan Soal Pemulangan Pasien yang Terkendala Limit BPJS Kesehatan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?