By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Waduh, IRT Diduga Disambar Buaya Saat Masuk Jamban, Keluarga Sampai Libatkan Pawang
News

Waduh, IRT Diduga Disambar Buaya Saat Masuk Jamban, Keluarga Sampai Libatkan Pawang

akurasi 2019
Last updated: Maret 2, 2020 9:34 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
masuk jamban
Ilustrasi (Net)
SHARE
masuk jamban
Ilustrasi (Net)

Akurasi.id, Sangatta – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Salniah (48) di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilaporkan menghilang secara misterius setelah beberapa saat masuk ke jamban atau toilet rumahnya berada di tepi sungai, Senin (2/3/20).

baca juga: Kronologis Insiden Tabrakan Beruntun di Depan RSUD Bontang yang Melibatkan Bus Milik PT Pupuk Kaltim

Dugaan mengarah kuat, kalau korban telah menjadi korban genasan buaya muara yang tinggal di sekitar sungai tempat dia tinggal. Jajaran kepolisian Polsek Bengalon yang mendatkan informasi menghilangnya korban, langsung melakukan pencarian.

Mulai dari Lanal dan Polair Sangatta hingga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kutim, bahkan ikut dilibatkan dalam upaya pencarian korban. Pasalnya, setelah korban masuk jamban untuk mencuci pakaian, korban langsung menghilang bagai tanpa jejak.

Upaya pencarian terhadap korban dilakukan tim gabungan menggunakan perahu karet di sekitar wilayah Sungai Muara Bengalon yang berjarak tidak jauh dari tempat menghilangnya korban. Untuk diketahui, Sungai Muara Bengalon sendiri disebut-sebut menjadi salah satu habitat buaya muara.

“Sampai saat ini tim masih melakukan pencarian di TKP (tempat kejadian perkara). Begitu juga dengan pihak keluarga dan masyarakat, ikut melakukan pencarian,” ujar Kapolsek Bengalon AKP Zarma Putra.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan. Bahkan pihak keluarga juga berencana akan melibatkan pawang buaya untuk menemukan korban. Pasalnya, melibatkan pawang dalam upaya pencarian dinilai cukup ampung untuk menemukan korban yang digigit buaya.

“Rencananya, pihak keluarga akan memanggil pawang buaya juga untuk mencari korban. Dan itu kami persilahkan saja,” katanya.

Untuk diketahui, menghilangnya Salniah diketahui pertama kali oleh sang anak yang sebelumnya ikut membantu Salniah, mencuci. Namun, di tengah mencuci, sang anak disuruh mengambil jerigen di rumah.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Saat kembali membawa jerigen, anaknya tak lagi melihat sang ibu. Ia hanya melihat cucian sang ibu yang ada di atas papan. Peristiwa ini sampai ke jajaran Polsek Bengalon dan tim unit reskrim langsung terjun ke lapangan dipimpin Kapolsek AKP Zarma Putra.

“Informasi dari Darman, suami korban, ia mengetahui istrinya menghilang saat pulang dari tempatnya bekerja. Ia melihat Walayahudu, anaknya di dekat rumah. Saat didatangi, sang anak langsung berkata, ayo Pak, cepat-cepat turun cari mama,” ungkap Zarma.

Bingung dengan perkataan sang anak, Darman mengatakan bahwa tadi ia melihat sang anak dengan mamanya pergi ke jamban. Namun dijawab lagi oleh sang anak, bahwa tadi, ia dan adiknya disuruh Salniah ke rumah ambil jerigen.

Saat kembali, ibunya sudah tidak ada lagi di jamban. Setengah tak percaya, Darman menyusul ke jamban dan benar saja, ia tak melihat istrinya di situ. Hanya ada pakaian yang hendak dicuci. Darman langsung memberitahu Rudiansyah, kakak istrinya yang juga Kepala Dusun Tempakul.

“Diduga, Salniah menghilang karena disambar buaya. Karena di sungai tersebut sering terlihat buaya hilir mudik. Bahkan, baru-baru ini, saudara kandung Salniah juga sempat disambar buaya, namun berhasil menyelamatkan diri,” ungkap Zarma.

Hingga saat ini, pihaknya bersama tim dari Lanal Sangatta, Koramil serta Basarnas sedang melakukan pencarian dengan menyisir sekitar wilayah sungai menggunakan kapal nelayan. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin



TAGGED:BengalonBuayaDiterkam Buaya
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Lantaran Masalah Sepele, Pria di Samarinda Hajar Mantan Istri Menggunakan Pelang Motor hingga Alami Retak Tulang
Hukum & KriminalNews

Lantaran Masalah Sepele, Pria di Samarinda Hajar Mantan Istri Menggunakan Pelang Motor hingga Alami Retak Tulang

By
akurasi 2019
Proyek Tebu di Merauke Era Jokowi: Ratusan Ribu Hektare Hutan Papua Dirusak untuk Swasembada
HeadlinePeristiwa

Proyek Tebu di Merauke Era Jokowi: Ratusan Ribu Hektare Hutan Papua Dirusak untuk Swasembada

By
Wili Wili
Ayah Bunuh Balita di Serang dengan Ilmu Kebatinan dan Perubahan Perilaku Tragis
Hukum & Kriminal

Ayah Bunuh Balita di Serang dengan Ilmu Kebatinan dan Perubahan Perilaku Tragis

By
akurasi 2019
Pengusutan Tuntas Oknum Pegawai Kemkomdigi Terkait Judi Online: PBNU Dukung Penegakan Hukum
Hukum & KriminalTrending

Pengusutan Tuntas Oknum Pegawai Kemkomdigi Terkait Judi Online: PBNU Dukung Penegakan Hukum

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?