By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pariwara > STTI Bontang Gelar Sidang Senat Terbuka dan Wisuda 32 Lulusan
Pariwara

STTI Bontang Gelar Sidang Senat Terbuka dan Wisuda 32 Lulusan

akurasi 2019
Last updated: Februari 17, 2020 8:15 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Sidang senat terbuka
Seluruh wisudawan beserta Civitas Akademika STTI Bontang berfoto bersama usai prosesi. (Humas STTI Bontang)
SHARE
Sidang senat terbuka
Seluruh wisudawan beserta Civitas Akademika STTI Bontang berfoto bersama usai prosesi. (Humas STTI Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTI) Bontang menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-IV. Sebanyak 32 mahasiswa lulusan terbaik diwisuda di Ballroom Grand Equator Hotel, Sabtu (15/2/20) kemarin.

baca juga: STTIB Gelar Yudisium, Seluruh Mahasiswa Angkatan 2015 Dinyatakan Lulus

Mereka merupakan 15 mahasiswa program teknik kimia dan 17 mahasiswa teknik mesin. Acara sakral yang proses pengukuhannya dipimpin Ketua STTI Bontang Irianto ini dimulai pukul 08.00 Wita dan berlangsung khidmat.

Kegiatan ini dibuka dengan orasi ilmiah oleh Dr Ir H Zakir Sabara HW, ST., MT., IPM., ASEAN Eng dari Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Orasi tersebut mengangkat tema ‘Sarjana Dalam Cakrawala Revolusi Industri 6.0’.

sidang senat terbuka
Ketua Yayasan Yabis Bontang, H Muslim Arsyad (kiri) memberikan ucapan selamat kepada perwakilan wisudawan. (Humas STTI Bontang)

Momen istimewa itu dihadiri Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, Kepala L2 Dikti Wilayah XI Kalimantan Prof H Udiansyah, Ketua Yayasan Yabis Bontang Muslim Arsyad, dan mantan Ketua STTI Bontang ke-2, Andi Sofyan Hasdam.

Ketua STTI Bontang Irianto menjelaskan bahwa ada yang unik bagi lulusan STTI Bontang dibanding lulusan perguruan tinggi lain. Biasanya, lulusan perguruan tinggi lain bingung bahkan stres memikirkan nasib yang terjadi pasca kuliah. Salah satunya kalut memikirkan untuk mencari kerja.

Namun bagi Irianto alumni STTI Bontang tidak akan bingung mencari pekerjaan. Sebab ada 90 persen mahasiswa STTI Bontang merupakan pekerja.

“Yang jadi masalah selama belajar di STTI Bontang karena susahnya mengingatkan mahasiswa untuk segera mengakhiri kuliah karena terlena pekerjaan,” jelasnya.

Namun sejak 3 tahun terakhir, kata Irianto, STTI Bontang berusaha dan memaksa mahasiswa untuk menyelesaikan kuliah tepat waktu. Karena hal ini menjadi poin penilaian dalam proses akreditasi. Selain itu, STTI Bontang terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan mutu dan sumber daya manusianya.

Saat ini STTI Bontang memiliki 19 dosen tetap dan 4 dosen luar biasa. Pada program studi teknik kimia ada 8 dosen kualifikasi S2, 1 orang dosen S3 (5 linear), dan program studi teknik mesin ada 9 dosen kualifikasi S2 (6 linear dengan prodi teknik mesin). Sedangkan dosen tetap yang menjalani pendidikan S3 ada 1 orang.

“Selain dituntut meningkatkan kualitas, setiap dosen di STTI Bontang juga diwajibkan mempunyai jabatan fungsional akademik. Saat ini dosen STTI Bontang telah mempunyai jabatan fungsional akademik sebanyak 13 orang,” beber Irianto.

Mengakhiri sambutannya, Irianto mewakili keluarga besar Civitas Akademika STTI Bontang mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Dirinya berpesan agar para lulusan menimba sebanyak mungkin pengalaman dan mengamalkan ilmu yang diperoleh bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Berikan yang terbaik yang kalian miliki untuk kepentingan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Dalam kemajuan dan perkembangan STTI Bontang, Irianto menyebut tak luput dari dukungan Pimpinan Yayasan Yabis Bontang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, seluruh perusahaan, rekan-rekan dunia usaha, rekan-rekan dosen, para ketua program studi, Kepala SPMI, Kepala LPPM, kepala perpustakaan, unsur pegawai, serta semua pihak yang telah memberikan perhatian besar dan kerjasamanya.

“Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya dalam perkembangan dan kemajuan STTI Bontang,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:STTIB BontangWisudaYayasan Yabis
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pamerkan Strategi Komunikasi Baru, BPJS Ketenagakerjaan Optimis Capai 70 Juta Peserta Aktif
PariwaraRagam

Pamerkan Strategi Komunikasi Baru, BPJS Ketenagakerjaan Optimis Capai 70 Juta Peserta Aktif

By
Devi Nila Sari
46 Tahun Badak LNG, Mengabdi untuk Negeri dan Raup Beragam Prestasi
Pariwara

46 Tahun Badak LNG, Mengabdi untuk Negeri dan Raup Beragam Prestasi

By
akurasi 2019
Pemkot Bontang Sampaikan Perubahan Kategori Pelamar dan Unggah Dokumen Bagi Calon PPPK JF Tenaga Kesehatan
Pariwara

Pemkot Bontang Sampaikan Perubahan Kategori Pelamar dan Unggah Dokumen Bagi Calon PPPK JF Tenaga Kesehatan

By
Redaksi Akurasi.id
LPADKT-KU
Pariwara

Sebar Masker kepada Pengguna Jalan, Badak LNG Berkolaborasi dengan LPADKT-KU

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?