Corak

Sambil Jaga Keamanan Negara, Brigpol Sem Nalpa Beternak Ayam

Loading

JAGA KEAMANAN NEGARA
Brigpol Sem Nalpa jaga ketahanan pangan dengan budidaya ayam potong di Bontang Lestari. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Menjadi polisi tak membuatnya berpuas diri. Sembari jaga keamanan negara, Brigpol Sem Nalpa menyambi pekerjaan lain, yakni beternak ayam potong di Bontang Lestari untuk menjaga ketahanan pangan.

Dilakoni sejak 2017 silam, Brigpol Sem Nalpa merintis usahanya itu. Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit. Upaya kecil yang dilakukan terus-menerus, lambat laun akan menghasilkan. Semakin berkembang, anggota Polsek Bontang Selatan-Polres Bontang ini bisa mempekerjakan warga sekitar sebanyak 10 orang. Yakni terdiri 5 karyawan tetap dan 5 orang pekerja harian lepas.

baca juga: Menuju New Normal Covid-19, Mahyudin: Kesehatan Penting, Ekonomi Harus Hidup

Dalam usaha ternak ayam potong ini Sem Nalpa mengatakan dirinya menyiapkan kandang di Bontang Lestari sebanyak 4 petak. Masing-masing setiap petak berukuran sekira lebar 8 meter dan panjang 48 meter hingga 53 meter.

Jasa SMK3 dan ISO

“Sekali musim, paling sedikit saya dapat memelihara 14 ribu bibit ayam, dengan waktu panen maksimal 40 hari,” kata dia belum lama ini.

Dengan adanya usaha ini, Sem Nalpa menuturkan dirinya dapat memenuhi kebutuhan daging ayam warga sekitar Bontang Lestari dan masyarakat Bontang di bagian kota.

Dari segi pemasaran, dia mengaku tidak mengalami kendala. Sebab ayam peliharaannya tersebut sudah memiliki pelanggan tetap, baik pedagang dari Bontang dan Sangatta Kutai Timur (Kutim).

“Untuk bibit, makanan, minuman, dan pembiayaan juga tidak ada kesulitan,” ucapnya.

Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Bontang, usaha yang dijalankan Sem Nelpa ini menjadi salah satu yang mendukung ketahanan pangan di Kota Taman -sebutan Bontang-. Kapolres Bontang AKBP Boyke Wattimena pun mengapresiasi usaha yang dilakoni Sem Nelpa ini.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

AKBP Boyke memaparkan adanya pandemi Covid-19, Polres Bontang melakukan sejumlah upaya dan terobosan dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Di antaranya budidaya ayam potong, pertanian, dan budidaya ikan.

Disampaikan polisi yang memiliki tanda pangkat dua bunga sudut lima ini, dalam usaha budidaya ayam potong mendapat pembiayaan dan pembinaan dari salah satu badan usaha yang ada di Kota Taman. Kedepannya, usaha ini dapat lebih ditingkatkan dan dapat menjadi motivasi anggota polisi yang lain.

AKBP Boyke berharap dalam kondisi pandemi ini usaha budidaya ayam potong dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar. Terutama bagi warga kurang mampu terdampak Covid-19 selama pandemi masih berlangsung.

“Kita juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan dengan melakukan berbagai usaha, seperti  budidaya ikan, ternak ataupun bercocok tanam sayuran di sekitar rumah. Kalaupun tidak sampai menjual, minimal usaha itu dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya sendiri,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button