SelebritisTrending

Prilly Latuconsina Resmi mengundurkan diri dari Sinemaku Pictures

Alasan Prilly Latuconsina Mundur dari Sinemaku Pictures

Loading

Akurasi.id – Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina resmi mengundurkan diri dari rumah produksi Sinemaku Pictures, perusahaan film yang turut ia dirikan sejak 2019. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Prilly melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @prillylatuconsina96, pada Senin (19/1).

Dalam unggahan tersebut, Prilly menyatakan pengunduran dirinya baik sebagai pemegang saham maupun anggota direksi Sinemaku Pictures.

“Hari ini, secara resmi aku menyatakan pengunduran diriku dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi,” tulis Prilly.

Sinemaku Pictures didirikan pada Oktober 2019 bersama Umay Shahab dan Yahni Dhamayanti, dan telah melahirkan berbagai film yang sukses secara komersial maupun emosional.

Jasa SMK3 dan ISO

Prilly menjelaskan, keputusannya keluar dari rumah produksi tersebut didorong oleh kebutuhan untuk memiliki ruang kreatif yang memungkinkan dirinya bertanggung jawab penuh atas visi dan suara artistik yang ingin ia bangun.

“Keputusan ini lahir dari kebutuhan untuk memiliki ruang di mana aku dapat memikul tanggung jawab sepenuhnya atas visi dan suara kreatif yang ingin aku bangun. Pengunduran diri ini bukanlah akhir, justru sedang mencari bentuk dan ruang yang lebih jujur denganku,” ujarnya.

Meski tidak membeberkan alasan detail lainnya, Prilly menegaskan bahwa langkah ini bukan akhir dari perjalanannya di industri film. Ia berkomitmen untuk terus berkarya dan memperjuangkan cerita-cerita yang ingin ia sampaikan melalui cara dan ruang baru yang lebih baik.

“Aku akan terus berkarya, melanjutkan cerita-cerita yang ingin aku perjuangkan sebagai bentuk kontribusi kepada industri yang telah membesarkanku,” tambahnya.

Selama berkiprah di Sinemaku Pictures, Prilly terlibat dalam berbagai film populer seperti “Kukira Kau Rumah”, “Ketika Berhenti di Sini”, “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis”, dan “Hanya Namamu dalam Doaku”. Rumah produksi ini dikenal mengeksplorasi beragam genre, mulai dari drama hingga horor, serta kerap melibatkan talenta muda.

Beberapa proyek terbaru Sinemaku Pictures seperti “Perayaan Mati Rasa” dan “Patah Hati yang Kupilih” juga tengah tayang di bioskop seluruh Indonesia. Bahkan, salah satu film produksinya sempat meraih rekor MURI sebagai film dengan jumlah penonton terbanyak pada masa pandemi.

Dalam pernyataannya, Prilly turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pendiri, tim Sinemaku Pictures, serta para penonton yang telah mendukungnya selama ini.

“Aku ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama selama ini kepada Umay Shahab dan Ibu Yahni Dhamayanti, serta seluruh tim Sinemaku. Dan tentu saja, terima kasih untuk para penonton setia yang telah memercayaiku,” tutup Prilly.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button