By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Bahas Kerja Sama Strategis di KTT APEC 2025 Gyeongju
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Bahas Kerja Sama Strategis di KTT APEC 2025 Gyeongju

Wili Wili
Last updated: November 1, 2025 3:07 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Bahas Kerja Sama Strategis di KTT APEC 2025 Gyeongju
Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Bahas Kerja Sama Strategis di KTT APEC 2025 Gyeongju. Foto: Biro Setpres.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025 yang berlangsung di Gyeongju, Korea Selatan, Sabtu (1/11/2025).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Korea Selatan menjadi tuan rumah APEC 2025 yang dinilainya sangat produktif, efisien, dan tepat waktu.
“Saya ingin mengucapkan selamat atas kepemimpinan Anda di APEC. Acara ini diselenggarakan dengan sangat baik, efisien, dan selalu tepat waktu hingga hitungan menit,” ujar Prabowo, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Prabowo juga mengungkapkan kekagumannya terhadap jamuan makan malam yang diselenggarakan pemerintah Korea Selatan, yang menurutnya sangat meriah dan menarik. Ia bahkan menyinggung popularitas K-Pop di kalangan anak muda Indonesia.
“Saya rasa Korea akan menaklukkan dunia dengan musik dan tarian kalian. Semua anak muda Indonesia tergila-gila dengan K-Pop,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Lee Jae Myung menyampaikan rasa terima kasih dan kehormatan atas kehadiran Presiden Prabowo, sekaligus menekankan pentingnya dialog dan kerja sama di tengah situasi keamanan global yang tidak stabil.
“Saat ini kita hidup dalam lingkungan keamanan yang tidak stabil. Oleh karena itu, saya ingin meminta Anda, Bapak Presiden, untuk menyampaikan sebagian kebijaksanaan Anda kepada saya dan Republik Korea,” kata Presiden Lee.

Presiden Lee juga memuji kepemimpinan Prabowo di tahun pertamanya sebagai Presiden Indonesia, serta menyampaikan harapannya agar kunjungan kenegaraan resmi Prabowo ke Korea Selatan yang sempat tertunda pada September lalu dapat segera terwujud.
“Saya yakin masyarakat Korea akan menyambut Anda dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menghadiri pembukaan KTT APEC 2025 di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, pada Jumat (31/10/2025). Kehadirannya menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam mendorong kerja sama ekonomi kawasan Asia-Pasifik yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sesi pertama APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) bertema “Towards a More Connected, Resilient Region and Beyond”, Presiden Prabowo menyampaikan pandangan strategis Indonesia untuk memperkuat konektivitas, ketahanan ekonomi, dan kolaborasi lintas kawasan.

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti ancaman global dari praktik “serakahnomics” istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan keserakahan ekonomi yang muncul dalam bentuk korupsi, penyelundupan, penipuan, dan ekonomi gelap lintas negara.
“Kami di Indonesia sedang berjuang melawan korupsi, melawan penipuan, dan melawan greed economies ekonomi serakah yang menahan pertumbuhan sejati,” ujar Prabowo di hadapan para pemimpin negara APEC.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antarnegara anggota APEC untuk memerangi praktik serakahnomics yang menjadi hambatan pertumbuhan ekonomi dan keadilan global.
“Kita menghadapi tantangan besar: korupsi, penyelundupan, penipuan, dan kita membutuhkan kerja sama di antara komunitas APEC karena penyelundupan antarnegara tidak akan menguntungkan ekonomi kita,” lanjutnya.

Menurut Prabowo, semangat APEC harus terus dijaga sebagai wujud komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan adil di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:APEC 2025APEC Economic Leaders Meetingbilateral Indonesia Koreaekonomi globalGyeongjuhubungan Indonesia Koreakerja sama ekonomiKorea SelatanKTT APEC 2025Lee Jae MyungPolitik InternasionalPrabowo di APECPrabowo SubiantoPresiden Indonesiaserakahnomics
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gempa M 5 Guncang Bogor dan Tangerang
CorakHeadlineRagam

Gempa M 5 Guncang Bogor dan Tangerang

By
Devi Nila Sari
Pasca Investigasi, Korban Tewas di Kerangkeng Manusia Lebih dari Satu
HeadlineHukum & Kriminal

Korban Tewas di Kerangkeng Manusia Lebih dari Satu Pasca Investigasi

By
akurasi 2019
Eks Kepala Otorita IKN Bambang Susantono Ditunjuk Jokowi sebagai Utusan Khusus Internasional
HeadlineParlemen

Eks Kepala Otorita IKN Bambang Susantono Ditunjuk Jokowi sebagai Utusan Khusus Internasional

By
akurasi 2019
Pasha Ungu Bantah Isu Mundur dari DPR: "Amanat Rakyat Tidak Main-Main"
HeadlinePeristiwa

Pasha Ungu Bantah Isu Mundur dari DPR: “Amanat Rakyat Tidak Main-Main”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?