By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > PDP Corona di Kaltim Tembus 70 Kasus, Satu di Antaranya Berprofesi Dokter
Trending

PDP Corona di Kaltim Tembus 70 Kasus, Satu di Antaranya Berprofesi Dokter

akurasi 2019
Last updated: Maret 27, 2020 8:30 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
pdp 70 kasus
Angka PDP di Kaltim terus bertambah, bahkan salah seorang di antaranya berprofesi sebagai seorang dokter. (Ilustrasi)
SHARE
pdp 70 kasus
Angka PDP di Kaltim terus bertambah, bahkan salah seorang di antaranya berprofesi sebagai seorang dokter. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Wabah virus corona terus mengahantui warga Kaltim. Saat ini jumlah pasien positif corona berjumlah 11 kasus. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) hingga dengan, Jumat 27 Maret 2020, jumlahnya sudah mencapai 70 kasus. Satu orang di antara PDP itu bahkan disebut berprofesi sebagai seorang dokter.

baca juga: Waktu Belajar di Rumah Diperpanjang, Disdik Samarinda Jadikan Corona Mata Pelajaran

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, per 27 Maret 2020, ada penambahan 5 kasus PDP corona di Kaltim. Di antaranya 3 kasus berada di Kutai Kartanegara (Kukar), 1 kasus di Berau, dan 1 kasus lagi berada di Kota Samarinda.

“Hari ini ada penambahan 5 kasus PDP, jadi saat ini total kasus PDP di Kaltim sudah berjumlah 70 kasus,” ungkap Andi dalm konferensi pers di kantor Dinkes Kaltim, Jumat (27/3/20) sore.

Menurut Andi, tambahan 3 kasus PDP asal Kukar memiliki riwayat beragam. Yang pertama berkaitan dengan cluster asal Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dengan agenda sidang sinode tahunan.

“Pasien ini memiliki gejalan demam, batuk, pilek, dan lemas. Sehingga harus menjalani proses isolasi,” katanya.

PDP kedua, memiliki kontak erat dengan kasus positif corona asal Kukar atau yang disebutkan dengan KKR1. Pasien ini juga diketahui memiliki gejala demam, batuk, lemas, sakit kepala, diare, dan muntah-muntah.

“Sedangkan PDP ketiga adalah pasien yang ditetapkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Parikesit dengan keluhan demam tinggi, batuk, dan sakit kepala,” ungkapnya.

Adapun PDP asal Berau, memiliki kontak erat dengan kasus positif asal Bontang atau disebut dengan BTG1. Namun pasien tidak memiliki gejala apapun, dan saat ini dirawat di RSUD Abdul Rifai Berau.

Dan yang terahkir, PDP asal Kota Samarinda yang merupakan seorang dokter di RSUD AW Sjahranie Samarinda. Untuk dokter yang masuk dalam daftar PDP ini, disebutkan Andi, bukanlah dokter yang menangani pasien virus corona.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Pasien PDP asal Samarinda, merupakan dokter di Samarinda yang pernah melakukan perjalanan ke Malang dan Surabaya. Kebutulam saja profesinya seorang dokter dan saat ini dirawat di RSUD AW Sjahranie. Kondisinya stabil hanya saja mengalami gejala batuk,” ungkapnya.

Adapun untuk orang dalam pemantauan (ODP) virus corona, diketahui, per tanggal 27 Maret 2020, jumlahnya sudah mencapai 2.233 orang atau kasus. Peningkatan itu hampir terjadi setiap harinya. Saat ini, kondisi dari para ODP masih terus dipantau Dinkes Kaltim. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin



TAGGED:CoronaCovid-19PDPPDP coronaPositif Corona
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timnas Indonesia U-17 Tahan Imbang Pantai Gading, Garuda Muda Tunjukkan Perkembangan Positif Jelang Piala Dunia U-17 2025
OlahragaTrending

Timnas Indonesia U-17 Tahan Imbang Pantai Gading, Garuda Muda Tunjukkan Perkembangan Positif Jelang Piala Dunia U-17 2025

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp40.000, Tembus Rp3.068.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp40.000, Tembus Rp3.068.000 per Gram

By
Wili Wili
Frans Faisal Resmi Menikah dengan Indah Tri Pertiwi, Prosesi Khidmat dan Penuh Haru
SelebritisTrending

Frans Faisal Resmi Menikah dengan Indah Tri Pertiwi, Prosesi Khidmat dan Penuh Haru

By
Wili Wili
Mahkamah Konstitusi Indonesia Mulai Bersidang untuk Mengadili Dugaan Pelanggaran Etik
Trending

Mahkamah Konstitusi Indonesia Mulai Bersidang untuk Mengadili Dugaan Pelanggaran Etik

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?