By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pasien yang Sempat Mengamuk dan Menolak Diisolasi di Samarinda Positif Covid-19
Trending

Pasien yang Sempat Mengamuk dan Menolak Diisolasi di Samarinda Positif Covid-19

akurasi 2019
Last updated: April 21, 2020 6:49 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
pasien mengamuk dan menolak
Pasien yang sempat mengamuk di RSUD AW Sjahranie dan RSUD IA Moeis Samarinda dinyatakan positif Covid-19. (Ilustrasi)
SHARE
pasien mengamuk dan menolak
Pasien yang sempat mengamuk di RSUD AW Sjahranie dan RSUD IA Moeis Samarinda dinyatakan positif Covid-19. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Sempat heboh pada beberapa minggu lalu, terkait adanya pasien dalam pengawasan (PDP) di Samarinda yang mengamuk dan menolak dilakukan isolasi, baik di RSUD AW Sjahranie dan RSUD IA Moeis Samarinda, kini kabar kabar pasien dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji Swab BBLK Surabaya, Selasa (21/4/20) hari ini.

baca juga: Kasus OTG Covid-19 di Bontang Bertambah Jadi 38 orang, Terbanyak di Loktuan

Kepastian hasil terkonfirmasi positif Covid-19 pasien berinisial N itu, turut dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, saat menggelar video telekonferensi dengan awak media, Selasa sore tadi.

Andi menjelaskan, hasil Swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya yang keluar hari ini, menyatakan kalau pasien dengan kode SMD8 itu, terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pasien N saat ini dirawat isolasi di RSUD IA Moeis di Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, dan tengah dalam penjagaan ketat oleh para tim medis,” tuturnya.

Andi mengaku, kalau pihaknya juga sudah mengambil langkah-langkah lanjutan untuk mengatisipasi jika seaktu-waktu yang bersangkutan melakukan tindakan yang dapat mencelakai orang lain.

“Kami juga sudah memikirkan langkah-langkah untuk mengantisipasi jika yang bersangkutan kembali mengamuk. Dari Dinkes Samarinda pun juga sudah melakukan hal yang sama,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pasien berinisial N atau disebut SMD8 ditetapkan sebagai PDP pada 8 April 2020, lantaran hasil rapid test atau tes cepat dari bersangkutan menunjukkan hasil reaktif.

Atas hal itu, pasien menjalani isolasi di RSUD AW Sjahranie Samarinda. Namun pada Jumat 10 April lalu, yang bersangkutan mengamuk dengan mengancam salah seorang tim medis yang sedang berjaga dengan pecahan kaca.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Setelah mengancam tim medis, tim medis menyetujui permintan yang bersangkutan untuk kembali ke rumah untuk dilakukan isolasi secara mandiri di rumah, setelah 2 hari kemudian pasien N berhasil bujuk untuk dirujuk kembali dan menjalani isolasi di RSUD IA Moeis,” imbuhnya.

Pasien SMD8 sendiri merupakan peserta atau pelaku perjalanan pada kegiatan Ijtima Ulama Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 18-19 Maret lalu. Namun kegiatan batal setelah adanya larangan dari pemerintah setempat sebagai antisipasi pandemi Covid-19. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurbiawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Coronacorona kaltimCovid-19pasien ngamukwarga kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Heboh Selfie Pakai KTP, Kemendagri Jelaskan Bahayanya
HeadlineTrending

Heboh Selfie Pakai KTP, Kemendagri Jelaskan Bahayanya

By
akurasi 2019
Upayakan Program Normalisasi dan Lahan Pertanianan, DPRD Pastikan Kaltim Siap Sambut IKN
BirokrasiTrending

Upayakan Program Normalisasi dan Lahan Pertanianan, DPRD Pastikan Kaltim Siap Sambut IKN

By
Devi Nila Sari
Ikuti Kebijakan Kaltim Silent, Akses Jalan Masuk Bontang Bakal Ditutup Selama 2 Hari
Trending

Ikuti Kebijakan Kaltim Silent, Akses Jalan Masuk Bontang Bakal Ditutup Selama 2 Hari

By
akurasi 2019
Pastikan Penerima Sehat, Andi Faizal Sarankan Rapid Antigen Sebelum Vaksin
Kabar Politik

Pastikan Penerima Sehat, Andi Faizal Sarankan Rapid Antigen Sebelum Vaksin

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?