By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > KPK Perpanjang Penahanan Ismunandar dan Istrinya Selama 40 Hari
Trending

KPK Perpanjang Penahanan Ismunandar dan Istrinya Selama 40 Hari

akurasi 2019
Last updated: Juli 23, 2020 7:38 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
KPK Perpanjang Penahanan Ismunandar dan Istrinya Selama 40 Hari
KPK perpanjang penahanan para tersangka gratifikasi dari Pemerintahan Kutim. (Ist)
SHARE
KPK Perpanjang Penahanan Ismunandar dan Istrinya Selama 40 Hari
KPK perpanjang penahanan para tersangka gratifikasi dari Pemerintahan Kutim. (Ist)

Akurasi.id, Sangatta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpanjangan penahanan terhadap Bupati Kutai Timur (Kutim) non aktif Ismunandar dan tersangka lainnya.

baca juga: Dari OTT KPK Bupati Kutim, Aroma Korupsi Dana Covid-19 Menyeruak, Jamiatul: Tidak Ada Kaitannya

Melalui rilisnya pada Kamis (23/7/20), Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, menyatakan perpanjangan waktu penahanan dilakukan karena penyidik masih memerlukan waktu penyelesaian berkas perkara.

“Penyidik KPK memperpanjang masa penahanan rutan selama 40 hari terhitung 23 Juli sampai 30 Agustus 2020 untuk masing-masing tersangka ISM (Ismunadar) dan EUF (Encek Firgasih) serta 5 tersangka lainnya,” ujar Ali dalam pesan tertulis, Kamis (23/7/20).

Selain pasutri tersebut, KPK juga memperpanjang penahanan untuk tersangka lainnya. Mereka diantaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Musyaffa (MUS), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Suriansyah (SUR), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutim Aswandini (ASW).

Kemudian tersangka yang berperan sebagai pemberi suap atau rekanan yakni Deky Aryanto (DA) dan Aditya Maharani (AM). Para tersangka tersebut diperpanjang masa penahanannya karena penyidik masih membutuhkan keterangan mereka.

“Perpanjangan penahanan dilakukan karena penyidik masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan pemberkasan perkara,” terang Ali.

Lebih lanjut, kata Ali, tim penyidik sudah melakukan penggeledahan di 15 tempat. Sebanyak 15 tempat yang digeledah itu diantaranya kantor dan rumah jabatan bupati, kantor PU, Bapenda, dan BPKAD.

Sekadar informasi, KPK menetapkan Bupati Kutim, Ismunandar dan istrinya yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur, Encek Unguria sebagai tersangka. Pasutri tersebut ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait sejumlah proyek pekerjaan di Kutim tahun anggaran 2019-2020.

Saat ini para tersangka ditahan dibeberapa tempat diantaranya, Ismunandar ditahan di Rutan KPK Gedung Aclc Kavling C1, Encek UR Firgasih ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih. Lalu Musyaffa, Surianyah, dan Aswandini ditahan di Rutan KPK Gedung Aclc Kavling C1, sementara Aditya Maharani di rutan Polda Metro Jaya.

Sedangkan tersangka Deky Aryanto, lanjut Ali Fikri, ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat. Kepada Deky, dilakukan juga perpanjangan penahanan selama 40 hari terhitung mulai 24 Juli – 1 September 2020.

Dalam perkara ini, Bupati Kutim dan istrinya diduga menerima uang sebesar Rp2,65 miliar dari rekanan di DPU dan Dinas Pendidikan pada Juni 2020. Uang itu diterima bersama-sama dengan kepala Bappeda Kutim, Kadis PU, dan Kepala BPKAD Kutim.

Sebelumnya, masing-masing mereka juga diduga pernah menerima Rp100 juta dari rekanan sebagai tunjangan hari raya (THR), pada Mei 2020. ISM juga disebut pernah mendapat tambahan uang Rp125 juta dari rekanan untuk kebutuhan pencalonan di pilkada 2020.

Diduga, terdapat juga beberapa transaksi keuangan dengan nilai total Rp4,8 miliar yang mengalir ke sejumlah buku rekening atas nama tersangka MUS. Terdapat juga aliran uang sebesar Rp200 juta yang mengalir ke istri Bupati Kutim dari seorang rekanan. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:BeroperasiBupati KutimEncek FirgasihIsmunandarOTT KPKPerpanjangan Penahanan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ayu Ting Ting Tak Kuasa Menahan Tangis, Bangga Lihat Bilqis Tampil Memukau di Atas Panggung
SelebritisTrending

Ayu Ting Ting Tak Kuasa Menahan Tangis, Bangga Lihat Bilqis Tampil Memukau di Atas Panggung

By
Wili Wili
Dirty Vote: Film Terbaru Watchdoc Karya Dandhy Laksono yang Menguak Realitas Pemilu, Kini Tersedia di YouTube
HeadlineTrending

Dirty Vote: Film Terbaru Watchdoc Karya Dandhy Laksono yang Menguak Realitas Pemilu, Kini Tersedia di YouTube

By
akurasi 2019
Pemkot Bontang Raih 6 Panji Keberhasilan Pembangunan
RagamTrending

Pemkot Bontang Raih 6 Panji Keberhasilan Pembangunan

By
Devi Nila Sari
Pengusaha Kapal Asal Samarinda Meninggal Berstatus Positif, Keluarga Tolak Dimakamkan Secara Protokol Covid-19
Trending

Pengusaha Kapal Asal Samarinda Meninggal Berstatus Positif, Keluarga Tolak Dimakamkan Secara Protokol Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?