
![]()
Akurasi.id – Kebakaran hebat melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7/2025) petang sekitar pukul 17.50 WIB. Peristiwa ini menghanguskan hampir seluruh kios di pasar legendaris tersebut. Sebanyak 724 kios dilaporkan ludes terbakar, dengan komoditas dagangan seperti sepatu, pakaian, elektronik, parfum, hingga aksesori.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, baik dari warga maupun petugas. Proses pemadaman melibatkan 34 unit mobil pemadam dan 118 personel, yang bekerja hingga api benar-benar padam sekitar pukul 23.00 WIB.
“Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Begitu juga anggota kami sebanyak 118 orang dalam keadaan selamat,” ujar Bayu dalam keterangannya, Selasa (29/7/2025).
Kebakaran diperkirakan berasal dari bagian tengah pasar, tepatnya di zona JS 29 yang berisi 552 kios. Luas area yang terdampak mencapai 2.000 meter persegi, dengan 1.500 meter persegi merupakan area bangunan.
Api Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menurut laporan sementara Gulkarmat DKI Jakarta, api diduga muncul akibat korsleting listrik di salah satu kios pakaian di Blok E dan F. Seorang saksi mata yang hendak ke masjid melihat kepulan asap dan api yang terus membesar. Upaya pemadaman awal dengan alat pemadam api ringan (APAR) gagal karena kobaran api sudah tidak terkendali.
Akses menuju lokasi pasar yang padat serta jauhnya sumber air berjarak sekitar 500 meter menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Meskipun demikian, petugas berhasil melakukan penyisiran dan pelokalisasian api pada pukul 19.58 WIB, hingga akhirnya api dinyatakan padam total pukul 23.00 WIB.
Polsek Kebayoran Baru Turut Terdampak
Kebakaran bahkan sempat menjalar ke atap Polsek Kebayoran Baru, yang letaknya bersebelahan langsung dengan pasar. Empat tahanan dari sel Polsek dievakuasi ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk mencegah risiko lebih lanjut.
“Tahanan yang ada di Polsek kita evakuasi ke Polres, totalnya ada empat orang,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
Selama proses pemadaman, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat dialihkan akibat kepadatan dan kerumunan warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Riwayat Kebakaran dan Sejarah Pasar Taman Puring
Pasar Taman Puring bukan kali ini saja mengalami kebakaran. Pada 2002, pasar ini juga sempat hangus terbakar dan mengalami kerusakan parah, sebelum kemudian dibangun kembali dengan struktur lebih modern.
Dibangun pada era 1970-an, Pasar Taman Puring dikenal sebagai pusat perdagangan barang-barang kulit dan aksesori serta sempat terkenal sebagai lokasi jual beli onderdil bekas dan perlengkapan militer. Lokasinya yang strategis, dekat dengan Terminal Blok M dan skywalk Kebayoran Lama, membuat pasar ini menjadi destinasi belanja murah favorit warga Jakarta dan sekitarnya.
Pascakebakaran, para pedagang diimbau untuk tidak masuk ke area pasar karena struktur bangunan masih rawan roboh. Sementara itu, sejumlah pedagang berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi ke halaman Polsek terdekat.
Gulkarmat DKI Jakarta menurunkan enam personel tambahan untuk berjaga semalam penuh hingga pagi hari guna memastikan tidak ada titik api tersisa dan mencegah potensi kebakaran ulang.
Pihak kepolisian bersama tim pemadam akan melakukan olah TKP setelah situasi benar-benar dinyatakan aman untuk masuk ke dalam bangunan.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









