OtomotifTrending

Jorge Martin Juara Sprint MotoGP Amerika 2026, Selebrasi Berujung Insiden

Duel Sengit Jorge Martin dan Francesco Bagnaia di Lap Penentuan

Loading

Akurasi.idJorge Martin tampil gemilang dengan meraih kemenangan pada Sprint Race MotoGP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas, Austin, Sabtu (28/3) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Balapan berlangsung ketat sejak awal. Francesco Bagnaia langsung memimpin sejak start, diikuti oleh Pedro Acosta di posisi kedua.

Namun, drama terjadi bahkan sebelum lap pertama selesai. Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio terlibat senggolan hingga keduanya terjatuh. Meski sempat melanjutkan balapan, Di Giannantonio akhirnya gagal finis akibat kerusakan motor.

Memasuki pertengahan lomba, Marco Bezzecchi berhasil naik ke posisi kedua setelah menyalip Acosta. Tak lama kemudian, Martin juga melewati Acosta dan ikut dalam perebutan posisi terdepan.

Jasa SMK3 dan ISO

Persaingan semakin panas di tiga lap terakhir. Bezzecchi yang sedang bersaing ketat justru terjatuh di tikungan, membuka peluang bagi Martin untuk naik ke posisi kedua dan mengejar Bagnaia.

Momentum kemenangan akhirnya datang di lap terakhir. Martin melakukan manuver penyalipan krusial terhadap Bagnaia di lintasan lurus belakang. Meski sempat bersenggolan tipis, Bagnaia melebar dan Martin berhasil mengunci posisi terdepan.

Pebalap asal Spanyol itu finis dengan catatan waktu 20 menit 19,54 detik dalam balapan 10 lap, sekaligus meraih kemenangan pertamanya sejak musim 2024 dan memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026.

Strategi Ban Jadi Kunci Kemenangan

Keberhasilan Martin tak lepas dari strategi berbeda yang ia terapkan. Ia menjadi satu-satunya pebalap yang menggunakan ban belakang medium, saat mayoritas rival memilih ban soft.

Strategi tersebut terbukti efektif, terutama di fase akhir balapan ketika daya cengkeram ban medium lebih stabil, memungkinkan Martin menekan Bagnaia hingga melakukan overtake penentu kemenangan.

Selebrasi Berujung Jatuh

Usai melewati garis finis, Martin merayakan kemenangan dengan aksi wheelie di depan para penonton. Namun, selebrasi tersebut justru berujung insiden.

Saat menurunkan roda depan, keseimbangan motornya terganggu hingga akhirnya ia terjatuh.

“Saya tahu saat itu bakal jatuh. Motornya tidak naik dengan cepat, dan saya tidak bisa mengontrol bagian depan,” ujar Martin.

Ia juga mengaku tidak enak kepada timnya atas insiden tersebut, meski tetap bersyukur dengan hasil yang diraih.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button